Bromine Media merupakan media online yang menyajikan ragam informasi dan berita di ranah lokal Wonogiri hingga nasional untuk masyarakat umum. Bromine Media bertempat di Brubuh, Ngadirojo Lor, Ngadirojo, Wonogiri, Jawa Tengah.

All Nasional Internasional

PERISTIWA

Baru 9 Bulan Mengajar, Guru Honorer Terpukul Tau Siswanya Meninggal Usai Dihukum 100 Kali Squat Jump

Senin 30-Sep-2024 20:35 WIB

344

Baru 9 Bulan Mengajar, Guru Honorer Terpukul Tau Siswanya Meninggal Usai Dihukum 100 Kali Squat Jump

Foto : tribunnews

Brominemedia.com – SW terpukul begitu mengetahui siswanya bernama Rindu Syahputra Sinaga meninggal dunia setelah menjalani hukuman squat jump 100 kali. 

SW merupakan guru yang memberikan hukuman kepada remaja 14 tahun tersebut. 

Ternyata hukuman itu diberikan SW karena Rindu bersama beberapa rekannya tidak mengerjakan tugas yang diberikan. 

Peristiwa itu terjadi pada Kamis (19/9/2024), saat itu sebanyak enam siswa tidak mengerjakan tugas. 

SW melalui keterangan tertulisnya menjelaskan saat itu bertanya kepada siswa soal hukuman yang mereka inginkan. 

Para siswa tersebut kemudian memutuskan memilih hukuman squat jump.

SW lantas meminta enam orang siswa itu melakukan squat jump sebanyak 100 kali. 

Namun ia mengaku siswannya itu boleh berhenti sejenak jika merasa lelah. 

Namun setelah pulang sekolah, korban yakni Rinda merasakan sakit di kedua kakinya. 

Hingga ia mengalami demam tinggi dan sempat dirawat du Rumah Sakit Sembiring, Deli Tua, Deli Serdang. 

Namun pada Kamis (26/9/2024) Rindu menghembuskan napas terakhirnya. 

Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Deli Serdang, Muriadi mengatakan, kondisi SW terpukul karena ia tidak menyangka kejadiannya sampai seperti ini. 

"Dia merasa bersalah dan terpukul tidak menyangka," kata Muriadi, Senin (30/9/2024) dikutip dari Tribun Medan. 

Baru 9 Bulan Mengajar

SW merupakan guru honorer yang baru mengajar sejak Januari 2024. 

SW mengajar pendidikan agama Kristen menggantikan guru sebelumnya yang sudah pensiun. 

Akibat kejadian tersebut, SW kini dinonaktifkan dari proses mengajar. 


Ekshumasi

Kasat Reskrim Polresta Deli Serdang, Kompol Risqi Akbar mengatakan, akan dilakukan ekshumasi terhadap makam RSS.

"Selain itu, kami sedang berkoordinasi dengan Rumah Sakit Bhayangkara untuk proses ekshumasi," kata Risqi, Senin (30/9/2024).

Polisi juga akan memeriksa sejumlah saksi, termasuk keluarga, pihak sekolah, dan SW.

Polisi telah menerbitkan laporan model A untuk menyelidiki kasus ini.

Laporan model A merupakan laporan yang dibuat oleh petugas kepolisian.


Pesan Terakhir Korban

Peristiwa memilukan menimpa seorang siswa sekolah menengah pertama (SMP) berinisial RSS (14) di Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut).  

RSS meninggal usai dihukum squat jump 100 kali oleh guru agamanya gara-gara tidak hafal ayat kitab suci, Kamis (26/9/2024).

Menurut ibu korban, Yuliana Derma Padan, putranya itu sempat mengeluh kakinya sakit dan demam pada hari Rabu (25/9/2024).

Melihat kondisi putranya mengkhawatirkan, Yuliana segera membawa RSS ke Rumah Sakit Umum Sembiring, Kecamatan Deli Tua.

Tim medis segera melakukan tindakan. Namun korban dinyatakan meninggal dunia pada Kamis pagi (26/9/2024). 

"Ia mengeluh sakit kaki dan demam tinggi. Sempat bilang ke saya, 'Mak, kakiku sakit sekali, penjarakanlah gurunya itu, Mak. Biar jangan dia biasa begitu.' Paginya, anak saya sudah meninggal," ujar Yuliana.

Share:

Konten Terkait

PERISTIWA Kondisi Terkini Balita Korban Peluru Nyasar setelah Proyektil Diangkat, Ibunya Khawatir

Ternyata peluru tersebut bersarang di tengkorak kepala korban yang bernama Asmi Anggraini. Tepatnya di dekat mata kanan.

Jumat 09-Jan-2026 20:04 WIB

Kondisi Terkini Balita Korban Peluru Nyasar setelah Proyektil Diangkat, Ibunya Khawatir
PEMERINTAHAN PSI Belum Masuk Sekber Parpol Non-parlemen, OSO: Mungkin Mau Berjuang Sendiri

OSO ogah mempersoalkan partai non-parlemen yang belum bergabung dengan Sekretariat Bersama (Sekber) Gerakan Kedaulatan Suara Rakyat.

Jumat 09-Jan-2026 20:04 WIB

PSI Belum Masuk Sekber Parpol Non-parlemen, OSO: Mungkin Mau Berjuang Sendiri
PERISTIWA Nasib Sopir Bus Harapan Jaya Yang Tewaskan 2 Mahasiswa UIN Tulungagung, Ancaman Berat Menanti

Satlantas Polres Tulungagung melakukan pelimpahan tahap dua, perkara kecelakaan lalu lintas PO Harapan Jaya di depan SPBU Rejoagung

Senin 05-Jan-2026 20:10 WIB

Nasib Sopir Bus Harapan Jaya Yang Tewaskan 2 Mahasiswa UIN Tulungagung, Ancaman Berat Menanti
PERISTIWA Drama Istri Bandar Narkoba di Mandailing Natal, Pura-Pura Pingsan Saat Terciduk Bawa Sekarung Sabu Lalu Kabur

Wanita bernama Mila, istri dari seorang bandar narkoba nekat menyembunyikan narkoba jenis sabu di dalam karung sebelum akhirnya berpura-pura pingsan saat ditangkap petugas.

Minggu 04-Jan-2026 20:08 WIB

Drama Istri Bandar Narkoba di Mandailing Natal, Pura-Pura Pingsan Saat Terciduk Bawa Sekarung Sabu Lalu Kabur
PEMERINTAHAN Keterbatasan Guru Tak Surutkan SKB Tenggarong Seberang Berikan Layanan Pendidikan ke Masyarakat

Beragam program pendidikan tetap berjalan, meski kondisi sumber daya manusia masih jauh dari ideal

Jumat 26-Dec-2025 20:07 WIB

Keterbatasan Guru Tak Surutkan SKB Tenggarong Seberang Berikan Layanan Pendidikan ke Masyarakat

Tulis Komentar