PERISTIWA

Pensiunan Kolonel TNI Tutup Jalan Pakai Tembok, Warga di Medan Kelimpungan

Senin 20-Mar-2023 04:44 WIB 286

Foto : sindonews

brominemedia.com - Maswarty Lubis (65), terpaksa dibopong dari rumahnya menuju depan kompleks Perumahan Safa Marwah, Jalan Setia Budi, Gang Adil, Kecamatan Medan Selayang, Kota Medan. Nenek yang kondisinya tengah sakit itu, tidak bisa ke luar gang karena akses jalan ditutup tembok oleh seorang pensiunan TNI berpangkat kolonel.

Tembok penutup jalan yang berdiri di tanah umum tersebut, sudah berdiri sejak satu bulan terakhir. Kondisi ini membuat warga di Perumahan Safa Marwah tidak memiliki akses ke luar dan masuk kompleks perumahan.

Pensiunan TNI berpangkat kolonel yang diketahui berinisial HS tersebut, nekat membangun pagar tembok penutup jalan di tanah tersebut, karena menganggap tanah itu merupakan tanah warisan keluarganya.

Manfaatin gadgetmu untuk dapetin penghasilan tambahan. Cuma modal sosial media sudah bisa cuan!

Gabung bisnis online tanpa modal di http://bit.ly/3HmpDWm

Salah seorang warga, Asmaliyah mengatakan, Maswarty Lubis terpaksa diangkat oleh warga secara beramai-ramai, karena kakinya sakit dan tidak bisa jalan. "Ambulans tidak bisa masuk karena jalan ditutup, sehingga terpaksa diangkat untuk menuju ke rumah sakit," tuturnya.

Dia menyebutkan, jalan tersebut sudah ditutup sejak satu bulan terakhir, sehingga sangat menyusahkan warga. Sedikitnya ada 18 kepala keluarga yang menjadi korban penutupan akses jalan tersebut, dan meminta untuk segera dibongkar tembok penutup jalan.

Geram dengan kelakuan HS yang menutup akses jalan tersebut, warga menggelar unjuk rasa di depan rumah ahli waris. Mereka membentangkan sejumlah poster, berisi kecaman terhadap ahli waris dan Pemkot Medan.

Salah satu warga korban penutupan jalan, Jaka Tarigan mengaku, akibat penutupan jalan tersebut, aktivitas warga menjadi terganggu. Seluruh kendaraan tidak bisa ke luar kompleks perumahan, sementara warga harus bekerja, dan mengantar anak sekolah.

"Selama satu bulan ini, warga terpaksa ke luar masuk kompleks perumahan, dengan cara melompati tembok. Sepeda motor dan mobil, juga tidak bisa masuk dan ke luar kompleks perumahan," tegas Jaka Tarigan. Warga meminta kepada Pemkot Medan, untuk membantu membongkar tembok di tengah jalan yang dibangun oleh ahli waris, kerena jalan umum ini merupakan akses utama ke luar masuk warga.

Konten Terkait

PERISTIWA Kondisi Terkini Balita Korban Peluru Nyasar setelah Proyektil Diangkat, Ibunya Khawatir

Ternyata peluru tersebut bersarang di tengkorak kepala korban yang bernama Asmi Anggraini. Tepatnya di dekat mata kanan.

Jumat 09-Jan-2026 20:04 WIB

PEMERINTAHAN 39 Prajurit TNI Peraih Medali SEA Games 2025 Dapat Kenaikan Pangkat

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menaikkan pangkat 39 prajurit berprestasi SEA Games 2025, termasuk Rizki Juniansyah dan menyiapkan pembentukan batalyon olahraga TNI.

Kamis 08-Jan-2026 20:00 WIB

PEMERINTAHAN Cara Cek Penerima Bansos PKH Desember 2025 Khusus untuk Warga Sumedang

Berikut Ini Dia Kumpulan Cara Cek Penerima Bansos PKH Desember 2025 Khusus untuk Warga Sumedang

Jumat 26-Dec-2025 20:17 WIB

PERISTIWA Ayah Prada Lucky Gugat Jenderal dan Perwira TNI, Ini Penyebabnya

Kuasa hukum Pelda Chrestian Namo, Rika Permatasari mengatakan pihaknya menyerahkan sejumlah bukti terkait dugaan pencemaran nama baik yang dilakukan oleh para tergugat melalui pernyataan di media.

Kamis 18-Dec-2025 20:11 WIB

PEMERINTAHAN Empat Koruptor Gedung Balai Merah Putih Siantar Dituntut Lima Tahun di Pengadilan Negeri Medan

Empat terdakwa kasus korupsi pembangunan Gedung Balei Merah Putih di Kota Pematangsiantar dituntut lima tahun penjara .

Senin 15-Dec-2025 20:20 WIB

Tulis Komentar