Foto : fajar
Namun, ia disarankan agar terlebih dahulu mengadukan kasus ini ke Dewan Pers.
"Yogi kemudian ke Dewan Pers dan menangis di sana karena sudah ketakutan. Yogi punya istri dan dua anak yang masih kecil," kata Jhon di X @jhonsitorus_19 (25/5/2025).
Atas rekomendasi Dewan Pers, artikel tersebut akhirnya diturunkan oleh pihak Detik dengan alasan keselamatan penulis.
Jhon pun tidak habis pikir bahwa mempertanyakan sistem merit dalam organisasi justru membuat nyawa terancam.
Ia menyebut hal ini sebagai pertanda bahwa sistem dalam organisasi tersebut mungkin sudah tak lagi menghargai kompetensi.
"Kalau karena mempertanyakan merit sistem dalam sebuah organisasi harus bertaruh nyawa, jangan-jangan di dalam organisasi itu memang sudah anti dengan merit sistem?" tegas Jhon.
Lebih lanjut, ia memperingatkan akan bahaya penempatan jabatan atas dasar hubungan pribadi dan balas jasa, yang menurutnya dapat mematikan demokrasi, merusak kompetensi, dan membuka lebar pintu korupsi.
Konten Terkait
Persiba Balikpapan masih memiliki peluang untuk bertahan di Championship musim depan.
Selasa 13-Jan-2026 20:05 WIB
BUMD PT Permodalan Siak (Persi) menargetkan dividen sebesar Rp 20 miliar pada tahun 2026.
Senin 12-Jan-2026 20:06 WIB
Hingga saat ini, beberapa wilayah sudah berhasil dinormalkan secara bertahap. Namun, tantangan di lapangan tidaklah mudah.
Senin 12-Jan-2026 20:06 WIB
Begini komentar dari Pelatih Persik Kediri usai timnya dikalahkan Arema FC dalam pertarungan derbi Jatim Super League Indonesia.
Minggu 11-Jan-2026 20:11 WIB
Begini komentar dari Pelatih Persik Kediri usai timnya dikalahkan Arema FC dalam pertarungan derbi Jatim Super League Indonesia.
Minggu 11-Jan-2026 20:11 WIB