Jumat 01-Aug-2025 22:27 WIB
Foto : tribunnews
Brominemedia.com – Semakin sulitnya mencari jodoh, ternyata masih ada cara yang bisa dilakukan.
Seperti yang dilakukan wanita ini, kisah cinta-nya yang berawal mengirim CV bak melamar kerja, berhasil menemukan jodohnya hingga menikah.
Ia seolah tak menyangka, email sederhana yang dikirimnya menjadi langkah awal menuju pernikahan yang diidamkannya.
Ya, ternyata kisah cinta wanita ini lahir dari platform taaruf online, kini menjadi sorotan warganet setelah viral di media sosial TikTok.
Bukan hanya karena akhirnya mereka menikah, tetapi karena cara mereka memulai perkenalan dengan ketulusan, sopan santun, dan selembar CV.
Seperti Melamar Pekerjaan, Tapi Justru Bertemu Jodoh
Kisah ini dibagikan oleh seorang wanita melalui akun TikTok-nya, @keluarga_ceria__, lengkap dengan tangkapan layar email perdananya kepada pria yang kini menjadi suaminya, Azis Hakim.
Dalam salah satu kesempatan, wanita bernama Intan Permatasari usia 29 tahun asal Karawang, Jawa Barat itu mengisahkan bagaimana perjalanannya menuju pernikahan bermula dari interaksi di sebuah akun taaruf di Instagram.
Awalnya, Intan hanya penasaran dengan konsep taaruf daring yang mulai banyak digunakan.
Ia kemudian mengirimkan email ke beberapa kontak yang tercantum di unggahan akun Instagram tersebut.
Tak disangka, salah satu email itu mendapat respons dari Azis, pria yang kini menjadi suaminya.
Gaya bahasa yang digunakan begitu formal, seperti surat lamaran kerja, namun justru itulah yang membuat banyak orang tersenyum terharu.
"Assalamualaikum wr wb
Selamat siang,
Hai, saya dapat email kamu dari instagram taaruf.co.id. Perkenalkan nama saya Intan, jika berkenan bolehkah saya berkenalan?
Saya tunggu reply emailnya.
Terima kasih
Wassalamualaikum wr wb,"
Demikian isi email pertama dari Intan Permatasari, yang memulai langkah kecil namun penuh kesungguhan.
Konten Terkait
TREND
Petani Milenial Bersyukur Jadi Pemasok Sayur MBG
Sudah tiga tahun Aditya Dwi Saputra merintis pertanian hidroponik di kampungnya. Selama ini, hanya sekitar 7 hingga 8 kilogram selada yang diproduksinya dalam setiap kali panen.
Namun sejak diminta menjadi pemasok sayuran ke dapur Makan Bergizi Gratis (MBG), omzetnya meningkat 100 persen.
Senin 22-Dec-2025 20:19 WIB