Kamis 28-Aug-2025 21:00 WIB
Foto : liputan6
Brominemedia.com – Pengaruh Taylor Swift sekali lagi terasa di dunia bisnis dan keuangan. Kali ini, bukan karena konsernya, melainkan kabar pertunangan dengan pemain NFL Travis Kelce pada Selasa (26/8/2025).
Unggahan di media sosial tentang momen bahagia itu langsung memicu euforia penggemar dan berdampak nyata pada pergerakan sejumlah saham.
Dikutip dari CNBC, Kamis (28/8/2025), salah satu yang paling menonjol adalah Signet Jewelers, perusahaan perhiasan publik yang sahamnya melonjak lebih dari 6% pada Rabu, setelah sehari sebelumnya naik sekitar 3%.
Kenaikan itu dipicu rasa penasaran penggemar yang mencoba menebak cincin berlian berpotongan bantal yang dikenakan Swift.
Tak hanya Signet, Ralph Lauren juga ikut kecipratan sentimen positif. Saham merek fashion ikonik tersebut naik 0,5% pada Rabu, melanjutkan kenaikan 2% pada hari sebelumnya. Analis Jefferies, Ashley Helgans, menilai hal ini sebagai peluang besar.
“Bagi perusahaan yang menyatakan tidak hanya bergerak di bisnis pakaian tetapi juga bisnis impian, kami memandang hasil ini sebagai keberhasilan misi,” ujarnya.
Dampak Bagi Pasar Saham
Selain perhiasan dan fashion, industri ritel juga merasakan dampak. American Eagle mencatat lonjakan saham lebih dari 8% pada Rabu setelah mengumumkan kolaborasi dengan merek pakaian olahraga milik Kelce, Tru Kolors.
Kolaborasi ini semakin menarik perhatian karena Kelce tampil sebagai wajah utama dalam kampanye koleksi terbaru.
Merek lain pun tak mau ketinggalan memanfaatkan momen budaya Swift-Kelce. Domino’s Pizza dan GrubHub mengirimkan notifikasi aplikasi dengan merujuk lagu-lagu Swift, lengkap dengan emoji cincin.
Sementara itu, produsen minuman bersoda Poppi mengunggah konten kreatif bertema pertunangan keduanya di Instagram.
Fenomena ini menunjukkan betapa kuatnya pengaruh Swift terhadap perilaku konsumen. Tak hanya menggerakkan penjualan produk, momen pribadinya pun sanggup menggerakkan pasar saham dan menjadi peluang emas bagi brand yang jeli membaca tren.
Peluang Taruhan
Dampak budaya pertunangan Swift-Kelce juga terasa di pasar prediksi. Platform Kalshi mencatat lonjakan taruhan terkait peluang keduanya menikah sebelum akhir 2025, hanya beberapa jam setelah pengumuman resmi.
Fenomena ini menambah panjang daftar bukti bahwa Taylor Swift adalah salah satu figur dengan dampak ekonomi paling signifikan pascapandemi. Tur dunia “Eras” sebelumnya sudah memicu peningkatan konsumsi di berbagai kota, hingga diperhitungkan oleh analis Wall Street dan bahkan Federal Reserve.
Dengan kombinasi musik, fashion, gaya hidup, dan kini pertunangan yang mendunia, Swift tidak hanya menjadi ikon budaya pop, tetapi juga “mesin ekonomi” yang mampu memengaruhi pasar. Bagi investor, setiap langkah Swift bisa menjadi sinyal baru, sementara bagi brand, keterkaitan dengan dirinya adalah peluang branding bernilai tinggi.
Konten Terkait
EVENT
Potensinya Capai Rp 290 Triliun BSI Incar Bisnis Halal Lifestyle
PT Bank Syariah Indonesia Tbk atau BSI terus memperkuat dukungan terhadap Islamic ecosystem terutama dari halal lifestyle, dengan menggelar BSI International Expo 2025.Acara tersebut, bakal digelar di Jakarta International Convention Center (JICC) pada 26-29 Juni 2025, BSI menggandeng 90 brand fesyen ternama di Indonesia dan juga menghadirkan Glamlocal.Corporate Secretary BSI Wisnu Sunandar mengungkapkan, ajang BSI International Expo 2025 digelar dalam rangka dukungan terhadap kemajuan ...
Rabu 18-Jun-2025 21:04 WIB