Bromine Media merupakan media online yang menyajikan ragam informasi dan berita di ranah lokal Wonogiri hingga nasional untuk masyarakat umum. Bromine Media bertempat di Brubuh, Ngadirojo Lor, Ngadirojo, Wonogiri, Jawa Tengah.

All Nasional Internasional

TREND

Perhutani Kedu Selatan Bersama Masyarakat Produksi Gondorukem

Rabu 06-Aug-2025 21:03 WIB

186

Perhutani Kedu Selatan Bersama Masyarakat Produksi Gondorukem

Foto : mediaindonesia

Brominemedia.com – PERUM Perhutani Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Kedu Selatan, Bagian Kesatuan Pemangku Hutan (BKPH) Purworejo bersama masyarakat di wilayah Kabupaten Wonosobo dan Kabupaten Purworejo memproduksi gondorukem dari hasil sadapan getah pohon pinus di wilayah hutan. Gondorukem merupakan produk padat berwarna kuning jernih hingga kuning tua yang didapat dari residu atau sisa dari proses destilasi getah pohon pinus.

Produk gondorukem memiliki berbagai aplikasi dalam industri, termasuk digunakan sebagai bahan dasar pembuatan cat, lem, sabun, tinta, pelapis kertas, politur, dan lainnya. Kepala BKPH Purworejo Supriyanto menerangkan, proses penyadapan getah pohon pinus untuk membuat gondorukem melibatkan sekitar 2.000 orang penyadap. Mereka merupakan anggota Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) di wilayah Kabupaten Wonosobo dan Purworejo yang masuk wilayah KPH Kedu Selatan.

"Produksinya kalau satu bulan bisa mencapai 250 ton getah pinus dengan total jumlah penyadap sebanyak 2.000 orang," kata Supriyanto, Rabu (6/8).

Produksi gondorukem dari getah pinus yang diolah di pabrik milik Perum Perhutani, ucap dia, memenuhi target randemen 88% dari bahan baku getah pinus. Produksi itu sudah berlangsung sangat lama, lebih dari 10 tahun.

"Hasil getahnya masuk perhutani. Sedangkan upah kerjanya untuk para penyadap. Dalam setahun rata-rata uang beredar di BKPH Purworejo masuk ke penyadap mencapai kisaran Rp1,5 miliar," ungkapnya.

Ia menjelaskan, sebanyak 2.000 orang penyadap getah pinus berasal dari Resor Pemangkuan Hutan (RPH) Katerban, Loano, Gebang, Bruno, Kemiri, dan Sawangan (wilayah Kabupaten Purworejo) dan sebagian kecil wilayah Kepil, Kalibawang, Wadaslintang (Kabupaten Wonosobo). Semuanya dalam naungan BKPH Purworejo, KPH Kedu Selatan.

Konten Terkait

RAGAM BREAKING NEWS Gubernur Sumbar Tetapkan UMP 2026 Rp3.182.955., Naik 6,3 Persen

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) resmi menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) Sumbar Tahun 2026

Senin 22-Dec-2025 20:14 WIB

BREAKING NEWS Gubernur Sumbar Tetapkan UMP 2026 Rp3.182.955., Naik 6,3 Persen
PERISTIWA Ayah Prada Lucky Gugat Jenderal dan Perwira TNI, Ini Penyebabnya

Kuasa hukum Pelda Chrestian Namo, Rika Permatasari mengatakan pihaknya menyerahkan sejumlah bukti terkait dugaan pencemaran nama baik yang dilakukan oleh para tergugat melalui pernyataan di media.

Kamis 18-Dec-2025 20:11 WIB

Ayah Prada Lucky Gugat Jenderal dan Perwira TNI, Ini Penyebabnya
PERISTIWA Potensi Pajak Tambang di Wonosobo Tembus Rp 6 Miliar per Tahun

Pemerintah daerah mencatat potensi pajak tambang mencapai sekitar Rp6 miliar per tahun

Senin 01-Dec-2025 20:21 WIB

Potensi Pajak Tambang di Wonosobo Tembus Rp 6 Miliar per Tahun
PERISTIWA Hilang Sejak 22 Oktober, Kakek 75 Tahun Ditemukan Tewas di Kebun Kaliwiro Wonosobo

Sesosok mayat ditemukan di area kebun wilayah RT 14 RW 02, Dusun Lokabaya, Desa Cledok, Kecamatan Kaliwiro, Kabupaten Wonosobo.

Selasa 04-Nov-2025 20:52 WIB

Hilang Sejak 22 Oktober, Kakek 75 Tahun Ditemukan Tewas di Kebun Kaliwiro Wonosobo
PEMERINTAHAN Sharing Session SINDOnews Ajak Gen Z Berani Tentukan Arah dan Berkontribusi Nyata

Generasi Z didorong untuk berani menentukan arah masa depan dan berkontribusi secara nyata bagi lingkungan serta masyarakat.

Selasa 28-Oct-2025 20:15 WIB

Sharing Session SINDOnews Ajak Gen Z Berani Tentukan Arah dan Berkontribusi Nyata

Tulis Komentar