Minggu 10-Nov-2024 20:34 WIB
252
Foto : youtube KPU Jateng
Brominemedia.com - Calon Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ahmad Luthfi menyampaikan program untuk mendukung ekonomi hijau. Dia menyebut akan menggunakan transportasi listrik hingga eco pesantren.
"Kita akan menggunakan transportasi dengan mobil listrik. Kemudian ada lagi energi terkait dengan eco pesantren, di mana pesantren itu bisa melaksanakan, mengubah, energi sampah menjadi energi yang terbarukan," ujar Luthfi dalam debat Pilgub Jateng, yang disiarkan di akun YouTube KPU Jateng, Minggu (10/11/2024).
Selain itu, Luthfi menyampaikan terdapat 2.000-an desa mandiri energi di Jawa Tengah. Keberadaan desa-desa tersebut perlu ditingkatkan.
"Di Jawa Tengah mempunyai energi terbarukan, adalah desa mandiri energi, di mana dari 2.845 desa di Jawa Tengah sudah memiliki kualifikasi energi terbarukan. Ini suatu role model yang harus kita tingkatkan," kataya.
Diketahui, Debat Pilgub Jateng 2024 yang digelar malam ini diikuti dua paslon, yaitu Andika Perkasa-Hendrar Prihadi yang diusung PDIP dan Ahmad Luthfi-Taj Yasin yang diusung NasDem, PKS, PAN, PKB, Golkar, Gerindra, PPP, Demokrat, dan PSI.
"Tema debat kedua ini adalah 'Membangun Infrastruktur Ketahanan Pangan Jawa Tengah dalam menghadapi Perubahan Iklim dan Meningkatkan Kualitas Hidup masyarakat'," kata Ketua Bidang Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat KPU Jateng, Akmaliyah, di Kantor KPU Jateng, Kelurahan Bendungan, Kecamatan Gajahmungkur, Kamis (7/11).
Konten Terkait
Pemerintah menetapkan angaran dana desa di wilayah Jawa Tengah mencapai Rp2,1 triliun pada tahun 2026.
Selasa 06-Jan-2026 20:11 WIB
Dunia pesantren dan pendidikan tinggi Islam kehilangan salah satu tokoh penting.
Minggu 04-Jan-2026 20:06 WIB
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin mendampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Kamis 25-Dec-2025 20:33 WIB
Eko-tren OPOP adalah program unggulan Pemprov Jatim untuk menciptakan kemandirian ekonomi pesantren, santri dan masyarakat
Kamis 18-Dec-2025 20:10 WIB
Satu di antara jalan di Pamekasan rusak. Hujan lagi-lagi disalahkan, dan disebut jadi biang kerok.
Senin 08-Dec-2025 20:13 WIB




