Kamis 20-Oct-2022 08:52 WIB
347
Foto : Humas KAI Daop IV Semarang
brominemedia.com-- PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) IV
Semarang memtakan 36 titik jalur teridentifikasi rawan mengganggu perjalanan
kereta api saat musim hujan.
Puluhan titik rawan yang mengganggu perjalanan kereta api
yaitu, 6 titik rawan banjir, 7 titik rawan longsor, 13 titik rawan amblas, dan
10 titik rawan lainnya. "Titik rawan tersebut dapat dipantau dan dijaga
oleh petugas," kata Kepala KAI Daop IV Semarang Wisnu Pramudyo, Rabu
(19/10).
Wisnu mengatakan upaya meminimalkan risiko bahaya telah
dilakukan. Pihaknya telah memetakan potensi-potensi gangguan perjalanan kereta
api. "Petugas secara bergantian bersiaga selama 24 jam untuk terus
memantau daerah rawan bencana," ujarnya. Termasuk, menurutnya seluruh
petugas telah dibekali keahlian dan kemampuan untuk melakukan tindakan apabila
terjadi suatu masalah pada jalur rawan.
"Pemeriksaan lintas dengan berjalan kaki oleh jajaran
top manajemen yang dilakukan setiap minggunya secara rutin," katanya. Dia
menyebut pemeriksaan rutin tersebut untuk mengetahui kondisi jalur kereta api
sekaligus melakukan penanganan bila ditemukan rawan mengganggu perjalanan.
"Penambahan balas serta pembuatan trucuk dari rel dan
penahan dengan menggunakan karung tanah pada daerah rawan longsor maupun
banjir," katanya.
Selain itu, Wisnu menyampaikan tiap jalur kereta api juga
disterilkan dari dahan pepohonan yang mengganggu jarak pandang masinis.
"Kami juga melakukan normalisasi saluran air di kanan kiri jalur KA dari
tumpukan sampah," tuturnya.
Konten Terkait
Manajemen PT KAI (Persero) dan Manajemen KAI Services menempuh jalur damai dalam menyelesaikan kasus penyalahgunaan data penumpang.
Jumat 09-Jan-2026 20:03 WIB
Seorang sopir angkot di Cileungsi, Kabupaten Bogor ketahuan Polisi menggunakan narkoba jenis sabu setelah gelagatnya dicurigai saat sedang
Kamis 01-Jan-2026 20:23 WIB
Berdasarkan data KCIC, penjualan tiket keberangkatan 31 Desember 2025 sudah mencapai 16 ribu tiket.
Kamis 01-Jan-2026 20:20 WIB
Manajemen PLTA Koto Panjang resmi membuka dua pintu pelimpah waduk setinggi masing-masing 50 sentimeter
Selasa 30-Dec-2025 20:04 WIB
Permintaan tersebut disampaikan menyusul adanya pengaduan dari Majelis Pengurus Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila Kalimantan Barat.
Senin 29-Dec-2025 20:12 WIB



