Kamis 01-Jan-2026 20:20 WIB
Foto : tribunnews
Brominemedia.com - Kereta Cepat Whoosh terus dipadati ribuan penumpang selama libur Tahun Baru 2026, bahkan tiket yang terjual pun diprediksi bakal terus bertambah hingga 5 Januari mendatang.
Berdasarkan data KCIC, penjualan tiket keberangkatan 31 Desember 2025 sudah mencapai 16 ribu tiket.
Jumlah tersebut meningkat sekitar 25 persen jika dibandingkan dengan hari biasa.
"KCIC memprediksi volume penumpang Whoosh masih akan relatif tinggi hingga akhir pekan, 5 Januari 2026," ujar General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, Kamis (1/1/2026).
Eva mengatakan, banyaknya jumlah penumpang yang bakal terjadi hingga akhir pekan ini karena masih tingginya aktivitas masyarakat yang memanfaatkan momen libur akhir tahun untuk berwisata.
Menurutnya, untuk keberangkatan dari Stasiun Halim, tingkat okupansi pada jam-jam siang hingga sore tercatat berada di atas 70 persen, dan meningkat pada keberangkatan periode sore hingga malam hari.
KCIC mencatat tingginya volume penumpang Kereta Cepat Whoosh pada malam pergantian tahun 2025.
Meski terjadi kepadatan penumpang, layanan Whoosh pada 31 Desember tetap beroperasi normal hingga perjalanan terakhir sesuai jadwal.
"Pada malam Tahun Baru, perjalanan terakhir Whoosh tetap dilayani pada pukul 21.25 WIB dari Stasiun Halim, pukul 21.05 WIB dari Stasiun Tegalluar, serta pukul 21.23 WIB dari Stasiun Padalarang," kata Eva.
62 Perjalanan/hari
Dia mengatakan, selama libur Tahun Baru tersebut, KCIC mengoperasikan sebanyak 62 perjalanan Whoosh per hari.
Jumlah tersebut meningkat sekitar 29 persen jika dibandingkan dengan 31 Desember 2024 lalu.
Atas hal tersebut, kata Eva, KCIC terus melakukan pemantauan operasional secara menyeluruh guna memastikan seluruh perjalanan berjalan aman dan nyaman di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat.
"KCIC mengimbau penumpang untuk merencanakan perjalanan dengan baik, datang lebih awal ke stasiun, serta menjaga barang bawaan masing-masing agar perjalanan tetap nyaman hingga tiba di tujuan," ujarnya.(*)
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin
Konten Terkait