Bromine Media merupakan media online yang menyajikan ragam informasi dan berita di ranah lokal Wonogiri hingga nasional untuk masyarakat umum. Bromine Media bertempat di Brubuh, Ngadirojo Lor, Ngadirojo, Wonogiri, Jawa Tengah.

All Nasional Internasional

PERISTIWA

Ibu-Ibu Goyang-goyang Gerbang Rumah Mewah di Legok Kota Jambi sembari Mengamuk

Minggu 11-Jan-2026 20:12 WIB

6

Ibu-Ibu Goyang-goyang Gerbang Rumah Mewah di Legok Kota Jambi sembari Mengamuk

Foto : tribunnews

Brominemedia.com - Puluhan ibu-ibu dalam kondisi marah, mendatangi rumah mewah warna putih di Lorong Flamboyan, kawasan Legok, Kecamatan Danau Sipin, Kota Jambi.

Rumah mewah di kawasan Legok itu digeruduk warga yang mencari NS, perempuan yang disebut-sebut sebagai pelaku penipuan investasi berkedok rokok.

Ibu-ibu itu mengaku mengalami kerugian bervariasi, puluhan juta hingga ratusan juta.

Kronologi Permasalahan

Persoalan berawal saat ada tawaran investasi rokok yang menjanjikan keuntungan 20-30 persen setiap transaksi. 

Rata-rata, ibu-ibu itu tergiur karena angkanya besar. Mereka kemudian menyerahkan uang dengan jumlah bervariasi.

Setelah itu, ternyata keuntungan yang dijanjikan tidak pernah diterima. Bahkan modal yang telah disetorkan juga tidak dikembalikan.

Akhirnya, para sekira 20 orang yang menjadi korban mendatangi rumah tersebut untuk menuntut kejelasan. 

Mereka mengaku telah berulang kali mencoba menghubungi NS, namun tidak mendapat respons.

Salah seorang korban mengatakan, terduga pelaku telah beberapa kali dipanggil pihak berwenang, namun tidak pernah memenuhi panggilan dan disebut selalu menghindar dengan bersembunyi di rumah.

Menunggu di Depan Gerbang

Dalam video yang beredar di media sosial, tampak puluhan warga berkerumun di depan rumah berpagar putih dengan gerbang besi hitam. 

Mereka menunggu pemilik rumah keluar untuk mempertanggungjawabkan dana yang telah disetorkan.

Modus Dugaan Penipuan 

Keterangan para korban, jumlah korban diperkirakan lebih dari 20 orang dengan total kerugian ditaksir mencapai lebih dari Rp4 miliar. 

Nilai kerugian masing-masing korban bervariasi, mulai dari Rp45 juta, Rp490 juta, hingga ada yang lebih dari Rp500 juta.

Para korban menjelaskan, modus yang digunakan terduga pelaku relatif seragam. 

Pada awal investasi, sebagian korban sempat menerima pengembalian dana atau keuntungan dalam jumlah kecil untuk menumbuhkan kepercayaan. 

Namun, setelah itu aliran dana terhenti.

Mereka menegaskan seluruh dana ditransfer langsung ke rekening atas nama terduga pelaku tanpa perantara. 

Saat rumah NS didatangi, terduga pelaku disebut tidak berani keluar menemui para korban.

Kasus dugaan penipuan investasi ini telah dilaporkan ke Polresta Jambi. 

Hingga kini, disebutkan sudah ada empat laporan polisi yang masuk, dan jumlah pelapor diperkirakan akan terus bertambah. 

Para korban berharap aparat penegak hukum segera mengambil langkah tegas dan memproses kasus ini sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Hingga berita ini diterbitkan, Tribunjambi.com masih berupaya mengonfirmasi pihak terduga pelaku dan kepolisian terkait perkembangan penanganan kasus tersebut.

Rumah Lengang, Tetangga Enggan Berkomentar

Pantauan Tribunjambi.com di lokasi, Minggu (11/01/2026), rumah tersebut berada di dalam lorong yang terhubung dengan Jalan Slamet Riyadi, Legok Kota Jambim, sekira 500 meter dari jalan utama. 

Rumah dua lantai itu berdiri di pinggir lorong dan dikelilingi permukiman warga.

Bangunan rumah tampak bercat putih. Pagarnya setinggi sekitar dua meter dan lebar bangunan diperkirakan 12 meter. 

Gerbang besi berwarna hitam terlihat tertutup. 

Di sisi kiri lantai dua tampak etalase toko pakaian, sementara di sisi kanan terdapat kanopi dan peralatan olahraga berupa samsak tinju.

Beberapa unit mobil terlihat teparkir di halaman dan depan pagar rumah. 

Namun, suasana di sekitar lokasi sepi. Hanya satu hingga tiga orang warga yang melintas.

Seorang warga berinisial NAM, mengaku mengetahui peristiwa tersebut. 

Dia menyebut, kerumunan para korban terjadi sekitar pukul 15.00 WIB, namun pemilik rumah tidak berada di dalam.

Warga lain mengaku hanya mengetahui informasi dari media sosial dan tidak mengetahui secara pasti penyebab rumah tersebut didatangi warga. 

Sebagian warga enggan berkomentar dan mengaku tidak mengenal pemilik rumah karena jarang berinteraksi.

"Dak tahu, orangnya (pemilik rumah) dak pernah keluar," ujarnya.

Sementara itu, Kasi Humas Polresta Jambi, Ipda Deddy Haryadi, menyatakan masih melakukan koordinasi dengan unit reskrim terkait informasi dugaan penipuan tersebut.  


Konten Terkait

PERISTIWA Ibu-Ibu Goyang-goyang Gerbang Rumah Mewah di Legok Kota Jambi sembari Mengamuk

Puluhan ibu-ibu dalam kondisi marah, mendatangi rumah mewah warna putih di pinggir kawasan Legok, Kecamatan Danau Sipin, Kota Jambi.

Minggu 11-Jan-2026 20:12 WIB

Ibu-Ibu Goyang-goyang Gerbang Rumah Mewah di Legok Kota Jambi sembari Mengamuk
PEMERINTAHAN BRI Market Outlook 2026: Strategi Investor Hadapi Headwinds Global

Simak prospek BRI Market Outlook 2026: mengapa ekonomi Indonesia tetap optimis meski dihantam geopolitik global? Cek strategi HNWI!

Jumat 12-Dec-2025 20:19 WIB

BRI Market Outlook 2026: Strategi Investor Hadapi Headwinds Global
PERISTIWA Gaya Hedon Ayu Puspita di Balik Tangisan Klien, Liburan ke Luar Negeri hingga Bangun Rumah Mewah

Potret kehidupan Ayu Puspitasari terlihat jauh dari kesan sedang mengelola usaha yang tengah bermasalah.

Senin 08-Dec-2025 20:17 WIB

Gaya Hedon Ayu Puspita di Balik Tangisan Klien, Liburan ke Luar Negeri hingga Bangun Rumah Mewah
PEMERINTAHAN Iran Eksekusi Mati Otak Penipuan Investasi Rp5,8 Triliun

Iran eksekusi pemimpin penipuan investasi Rp5,8 triliun. Ghaffari dinilai merusak sistem ekonomi dan menipu puluhan ribu orang.

Minggu 07-Dec-2025 20:17 WIB

Iran Eksekusi Mati Otak Penipuan Investasi Rp5,8 Triliun
PEMERINTAHAN OJK: Ratusan Perusahaan Sudah Pakai Kripto Buat Investasi

OJK mencatat sudah ada ratusan perusahaan yang melirik kripto sebagai instrumen investasi

Senin 01-Dec-2025 20:21 WIB

OJK: Ratusan Perusahaan Sudah Pakai Kripto Buat Investasi

Tulis Komentar