Bromine Media merupakan media online yang menyajikan ragam informasi dan berita di ranah lokal Wonogiri hingga nasional untuk masyarakat umum. Bromine Media bertempat di Brubuh, Ngadirojo Lor, Ngadirojo, Wonogiri, Jawa Tengah.

All Nasional Internasional

PERISTIWA

Gabah dari Petani Tak Terserap Bulog, Petani Terpaksa Jual ke Tengkulak

Selasa 25-Mar-2025 21:00 WIB

329

Gabah dari Petani Tak Terserap Bulog, Petani Terpaksa Jual ke Tengkulak

Foto : liputan6

Brominemedia.com – Saat ini Bulog berupaya memenuhi target penyerapan gabah dan beras dari petani dalam negeri. Itu adalah tugas untuk mewujudkan swasembada pangan. Target itu akan berpuncak pada April 2025. Mengutip data terbaru, hingga 14 Maret 2025, Bulog hanya menyerap 300.000 ton gabah/beras. Sedangkan produksi dari para petani sudah jauh di atas serapan tersebut. 

Angka serapan itu baru 10% dari target yang ditetapkan, yakni 3 juta ton setara beras hingga akhir periode panen. Sudarnoto, seorang petani dari masyarakat adat Bonokeling menyebutkan bahwa gabah yang dihasilkan petani tidak terserap. Sudarnoto tak menyebutkan alasannya. "Tiap kecamatan hanya mendapatkan jatah serapan 10 ton. Ada petugas yang turun menginformasikan ke petani," katanya.

Sementara itu Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyebutkan bahwa Bulog memiliki peran krusial dalam memastikan kesejahteraan petani. Peran tersebut dijalankan dengan menyerap gabah dengan harga yang sesuai Harga Pembelian Pemerintah (HPP), yakni Rp6.500 per kilogram. 

“Saya kecewa dengan Bulog. Petani sudah menunggu kepastian harga di sawah, tapi Bulog malah menunggu di gudang. Ini nggak bisa dibiarkan. Bulog wajib menyerap gabah any quality dengan harga Rp6.500 per kg, tanpa terkecuali,” kata Menteri Pertanian, Amran Sulaiman.

Ditambahkan bahwa Bulog masih bersikap pasif. Bulog kalah dalam persaingan dengan tengkulak. Kondisi ini diperburuk keterbatasan fasilitas pengeringan di daerah seperti Ngawi, Banyumas, dan Lampung. Seperti daerah Ngawi, petani mengeluhkan harga gabah yang hanya Rp5.700 per kg, jauh di bawah HPP, karena Bulog kurang responsif.

Keluhan serupa juga datang dari Sudarnoto, seorang petani dari masyarakat adat Bonokeling di Banyumas. Ia mengaku kesulitan menjual gabahnya ke Bulog meski telah berusaha. “Harus ada perbaikan nyata. Bulog harus turun ke lapangan, bukan menunggu di gudang. Kita tidak bisa membiarkan petani terus dirugikan," katanya.

Amran Sulaiman mencopot Pimpinan Wilayah Bulog Kalimantan Selatan, Dani Satrio, setelah mendengar keluhan petani setempat yang terpaksa menjual gabah ke tengkulak dengan harga Rp5.300-Rp5.600 per kg.

Dengan puncak panen raya yang semakin dekat, Bulog diminta memastikan harga gabah petani. Selain itu juga memberikan kepastian melindungi petani dan memastikan kesejahteraannya, termasuk menjawab keluhan petani seperti Sudarnoto yang masih terhambat akses ke gudang Bulog.

Konten Terkait

TREND Petani Milenial Bersyukur Jadi Pemasok Sayur MBG

Sudah tiga tahun Aditya Dwi Saputra merintis pertanian hidroponik di kampungnya. Selama ini, hanya sekitar 7 hingga 8 kilogram selada yang diproduksinya dalam setiap kali panen. Namun sejak diminta menjadi pemasok sayuran ke dapur Makan Bergizi Gratis (MBG), omzetnya meningkat 100 persen.

Senin 22-Dec-2025 20:19 WIB

Petani Milenial Bersyukur Jadi Pemasok Sayur MBG
PEMERINTAHAN Momen Ratusan Keluarga di Klaten Terima Bantuan Pangan Beras dan Minyak Goreng

Sebanyak 108.867 keluarga penerima manfaat (KPM) di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, menerima bantuan pangan dari Kementerian Sosia

Selasa 16-Dec-2025 20:10 WIB

Momen Ratusan Keluarga di Klaten Terima Bantuan Pangan Beras dan Minyak Goreng
PEMERINTAHAN Lebihi Target, Bulog Cianjur Serap GKP Hampir 59 Ribu Ton

Untuk penyerapan GKP, Bulog Cianjur berkontribusi terhadap pengamanan di tingkat petani. Bulog Cianjur ditargetkan bisa menyerap sebanyak 42 ribu ton GKP.

Selasa 09-Dec-2025 20:15 WIB

Lebihi Target, Bulog Cianjur Serap GKP Hampir 59 Ribu Ton
KRIMINAL Ditangkap Setelah Kuras Tabungan Petani, Pelaku Pencurian di Banyuwangi Ternyata Pencuri Kawakan

Saat mengecek jok sepeda motor, korban juga merasa tidak ada yang aneh. Dompet dan uang yang ada di dalamnya masih utuh.

Selasa 02-Dec-2025 20:17 WIB

Ditangkap Setelah Kuras Tabungan Petani, Pelaku Pencurian di Banyuwangi Ternyata Pencuri Kawakan
PERISTIWA Sosok Pria Posting Video Diduga Penyebab Kebakaran Pasar Karmia Jaya Bengkulu Kini Diperiksa Polisi

Pemosting Video Diduga Terkait Kebakaran Pasar Karmia Jaya Bengkulu Diperiksa Polisi

Selasa 25-Nov-2025 20:12 WIB

Sosok Pria Posting Video Diduga Penyebab Kebakaran Pasar Karmia Jaya Bengkulu Kini Diperiksa Polisi

13 Komentar

  • k***********a
    djanbl******@**ail.com

  • k***********a
    djanbl******@**ail.com

  • F********m
    ggutie*******@**ail.com

  • Q************j
    aguidr*******@**ail.com

  • F*********I
    annem******@**ail.com

  • F*********I
    annem******@**ail.com

  • q*************r
    rondatay*********@**hoo.com

  • n**********c
    guzmank*******@**ail.com

  • w************g
    marksf******@**ail.com

  • z*******w
    kkem****@**ail.com

  • z*******w
    kkem****@**ail.com

  • w*********C
    timotim*******@**ail.com

  • w*********C
    timotim*******@**ail.com

Tulis Komentar