Jumat 02-Dec-2022 14:19 WIB
479
Foto : tempo
brominemedia.com –
Kawasan Pelabuhan Tanjung Emas Kota Semarang kembali direndam banjir rob pada
Jumat, 2 Desember 2022. Air mulai pasang sejak dini hari. Sekitar pukul 03.00
ketinggian air laut sudah melebihi tanggul dan meluber ke dalam kawasan
pelabuhan.
Di tanggul sekitar gerbang pos I Pelabuhan Tanjung Emas pada
pukul 03.30 air rob sudah masuk ke loket. "Rob paling tinggi tadi saat
menjelang subuh. Sekarang sudah mulai surut," kata petugas keamanan
Pelabuhan Tanjung Emas, Bagus Irham pada Jumat 2 Desember 2022.
Semakin pasangnya air laut dibandingkan ketinggian tanggul,
perahu yang sebelumnya berada di luar terbawa masuk kawasan pelabuhan. Tanggul
tersebut berketinggian satu meter dari permukaan tanah di pelabuhan.
Genangan rob menyebabkan kendaraan para pekerja di kawasan
pelabuhan tak bisa masuk dan diparkir di luar gerbang. Mereka lantas masuk ke
kawasan industri tersebut menumpang truk atau kendaraan lain yang bisa
menerjang banjir.
Sejumlah pekerja ada kembali pulang sebelum waktu istirahat
siang karena tak ada aktivitas di pabrik tempatnya bekerja. "Tidak bisa
kerja. Ada pemadaman listrik," kata salah seorang pekerja, Supramto.
Dia pulang berjalan kaki menerjang banjir rob yang
menggenangi jalan setinggi pinggangnya. Sepeda motornya dia tinggal di depan
gerbang kawasan Tanjung Emas. "Karyawan lain di pabrik saya juga pulang
semua," ujar dia.
Konten Terkait
Puluhan rumah warga di Desa Hiyung, Kecamatan Tapin Tengah, Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan terdampak banjir
Selasa 13-Jan-2026 20:05 WIB
Kondisi banjir yang melanda dua desa di Kecamatan Galing sudah surut namun masyarakat tetap diimbau untuk waspada
Jumat 09-Jan-2026 20:04 WIB
IMABI bersama mahasiswa se-Sumatra menyalurkan bantuan logistik dan kebutuhan pokok bagi korban banjir dan longsor.
Selasa 06-Jan-2026 20:11 WIB
Aksi tersebut tergolong berisiko, namun keduanya berhasil menyeberang dengan selamat hingga ke seberang sungai.
Selasa 06-Jan-2026 20:11 WIB
Pemerintah menetapkan angaran dana desa di wilayah Jawa Tengah mencapai Rp2,1 triliun pada tahun 2026.
Selasa 06-Jan-2026 20:11 WIB





