Jumat 09-Jan-2026 20:04 WIB
Foto : tribunnews
Brominemedia.com - Sebanyak 1.724 jiwa dan 406 Kepala Keluarga (KK) terdampak banjir yang merendam dua desa di Kecamatan Galing, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, Jumat 9 Januari 2026.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sambas mencatat 406 unit rumah terendam dilanda banjir sejak 2 hingga 5 Januari 2026.
Genangan banjir juga mengakibatkan sedikitnya tujuh fasilitas pendidikan terdampak dan kini banjir dilaporkan sudah berangsur surut.
Kepala Pelaksana BPBD Sambas Alwindo mengatakan, kondisi banjir yang melanda dua desa di Kecamatan Galing sudah surut. Namun masyarakat tetap diimbau untuk waspada terhadap banjir susulan.
"Situasi terkini banjir di Galing dan Sijang Alhamdulillah sudah surut tapi dihimbau kepada warga masyarakat untuk tetap waspada," kata Alwindo.
Dia mengatakan, berdasarkan prediksi BMKG Kalbar akan ada potensi curah hujan tinggi beberapa hari kedepan. "Kami imbau warga tetap waspada, karena ke depan berdasarkan data BMKG akan ada curah hujan yang tinggi," katanya.
Ia menjelaskan, pihaknya dari BPBD Sambas pada Rabu 7 Januari 2026 sudah turun ke Dusun Dadau dan Semanas Desa Tempapan Hulu.
"Dan Alhamdulillah sudah surut, untuk Sijang juga sudah surut," ungkap Alwindo. BPBD Sambas juga terus mengimbau masyarakat dan pemerintah desa melalui surat imbauan kesiapsiagaan bencana.
"Upaya yang sudah BPBD Sambas lakukan kami selain menghimbau masyarakat berupa surat himbauan yang sudah kami share ke aparat desa dan perangkat desa," katanya.
Imbauan ke Masyarakat
BPBD Sambas juga selalu memonitor desa-desa untuk melaporkan kondisi daerahnya melalui WA dan call center di BPBD.
"Dan juga BPBD beserta OPD terkait juga sudah memberikan bantuan logistik berupa sembako," imbuhnya.
Dia juga mengingatkan, untuk beberapa wilayah Sambas mewaspadai 2 hingga 3 hari ke depan karena Kabupaten Bengkayang di Suti Semarang sudah bencana banjir parah.
"Otomatis aliran airnya turun ke Kabupaten Sambas. Khususnya Kecamatan Sejangkung. Kita terus memantau kondisi desa-desa yang diperkirakan setiap tahun terdampak banjir," katanya.(mam)
Konten Terkait