Jumat 05-Sep-2025 20:56 WIB
Foto : tribun-bali
Brominemedia.com – Pada 4 September 2025, terjadi 2 kecelakaan di timur Bali yang melibatkan truk. Pertama tabrakan beruntun di bypass area Klungkung. Kedua, tragedi kecelakaan melibatkan truk dan membuat palinggih roboh.
Tragedi kecelakaan yang membuat palinggih roboh, terjadi di Lingkungan Pebukit, Kelurahan Karangasem, Bali. Warga mendadak riuh pada Kamis (4/9/2025) siang, setelah truk pengangkut kayu tersangkut kabel provider yang melintang di jalan.
Lalu menyeretnya dan menyebabkan tiga palinggih di Pura Dadia Penataran Tangkas roboh. Akibat insiden tersebut, Palinggih Meru, Kemulan, dan Padma yang baru saja rampung dibangun, mengalami kerusakan cukup parah. Kerugian ditaksir mencapai Rp85 juta.
Kepala Lingkungan Pebukit, I Made Purna, menjelaskan kabel yang terseret truk mengenai area pura hingga akhirnya menarik bangunan suci tersebut.
“Begitu truk melintas, kabel terseret dan mengenai palinggih. Tiga bangunan roboh, rusaknya parah,” ujarnya.
Saat ini, sopir truk masih menunggu keputusan dari pihak perusahaan atau pemilik truk terkait tanggung jawab ganti rugi.
Warga berharap agar biaya perbaikan ditanggung sepenuhnya, mengingat bangunan tersebut baru selesai dibangun. Musibah ini, membuat masyarakat setempat juga berharap kabel provider ataupun listrik bisa ditata agar lebih aman.
“Kalau dibiarkan, kejadian seperti ini bisa terulang lagi. Harus ada langkah serius dari pihak terkait,” katanya. Sementara itu, pangempon pura berencana segera menggelar rapat untuk menentukan jadwal pelaksanaan upacara pasca kerusakan sebelum proses perbaikan dilakukan.
Tabrakan Beruntun di Klungkung
Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Prof. Ida Bagus Mantra, Desa Tangkas, Kecamatan Dawan, Klungkung, Kamis (4/9/2025) malam sekitar pukul 23.30 Wita.
Insiden ini melibatkan truk tronton tangki dan sebuah light truck hingga mengakibatkan dua orang mengalami luka-luka.
Kasat Lantas Klungkung AKP Untung Laksono mengatakan, kecelakaan bermula saat truk tronton tangki bernopol DK 8768 DH yang dikemudikan I Nengah Astika (42) asal Karangasem melaju dari arah barat (Denpasar) menuju timur (Karanagsem).
Sesampainya di Jembatan eks Galian C, truk tersebut menabrak light truck bernopol EA 8398 EA yang tengah terparkir di badan jalan.
Benturan keras membuat light truck yang dikemudikan Kuswandi (38) dengan penumpang Nur Hasanah (30) asal Surabaya terdorong ke depan dan menabrak seorang pejalan kaki bernama Anjar Wira Pratama (23).
"Tidak hanya itu, tabrakan juga mengenai dua kendaraan lain yang terparkir di depan light truck," ujar Untung Laksono.
Akibat kejadian tersebut, Nur Hasanah mengalami luka robek di bagian kepala belakang, lebam pada pipi kanan serta paha kiri.
Konten Terkait
TREND
Petani Milenial Bersyukur Jadi Pemasok Sayur MBG
Sudah tiga tahun Aditya Dwi Saputra merintis pertanian hidroponik di kampungnya. Selama ini, hanya sekitar 7 hingga 8 kilogram selada yang diproduksinya dalam setiap kali panen.
Namun sejak diminta menjadi pemasok sayuran ke dapur Makan Bergizi Gratis (MBG), omzetnya meningkat 100 persen.
Senin 22-Dec-2025 20:19 WIB