PERISTIWA

Potensi Longsor Susulan Setelah Plengsengan Di Desa Bareng Ambles, PUPR Jombang Gandeng BBWS Brantas

Jumat 09-Jan-2026 20:04 WIB 11

Foto : tribunnews

Brominemedia.com - Kerusakan plengsengan penahan tanah di Dusun Banjarsari, Desa Bareng, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang menjadi perhatian serius pemda.

Infrastruktur sungai yang berada di jalur penghubung antar wilayah itu dilaporkan ambles setelah terdampak luapan Sungai Baliran Sumber Gogor, Selasa (6/1/2026) lalu.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Jombang mengerahkan tim teknis ke lokasi. 

Peninjauan dilakukan untuk memastikan tingkat kerusakan sekaligus mengidentifikasi potensi resiko lanjutan, terutama di tengah kondisi cuaca yang masih hujan.

Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPR Jombang, Sultoni, menyampaikan bahwa Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Sumber Daya Air (UPT PSDA) telah turun langsung ke lapangan guna melakukan pengecekan awal.

"Tim sudah melakukan survey lapangan untuk melihat kondisi plengsengan secara langsung," ucap Sultoni saat dikonfirmasi SURYA, Jumat (9/1/2026).

Dari hasil kajian sementara, lokasi amblesan berada di kawasan alur sungai sehingga penanganannya masuk dalam kewenangan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas.

Karena itu Pemkab Jombang akan segera mengajukan koordinasi resmi kepada BBWS Brantas agar proses perbaikan dapat segera ditindaklanjuti.

"Kami akan mengirimkan surat ke BBWS Brantas karena kewenangan penanganan ada di sana," Sultoni melanjutkan.

Berpotensi Longsor Susulan

Meski bukan menjadi kewenangan penuh daerah, Pemkab Jombang tetap berupaya aktif melakukan koordinasi. Pasalnya jalur tersebut merupakan akses utama warga dan berpotensi mengalami longsor lanjutan apabila hujan deras kembali terjadi.

Sebelumnya, plengsengan di Dusun Banjarsari dilaporkan ambles sejak Minggu (4/1/2026) sore akibat tingginya curah hujan yang memicu banjir luapan sungai.

Meski masih dapat dilewati kendaraan, kondisi tersebut memicu kekhawatiran warga karena struktur tanah di sekitar lokasi dinilai semakin rapuh.

Masyarakat berharap adanya perbaikan cepat dan bersifat permanen demi menjamin keselamatan pengguna jalan, mengingat wilayah Selatan Jombang masih berpotensi diguyur hujan dengan intensitas tinggi.


Konten Terkait

PERISTIWA Potensi Longsor Susulan Setelah Plengsengan Di Desa Bareng Ambles, PUPR Jombang Gandeng BBWS Brantas

Meski masih dapat dilewati kendaraan, kondisi tersebut memicu kekhawatiran warga karena struktur tanah di sekitar lokasi rapuh

Jumat 09-Jan-2026 20:04 WIB

PERISTIWA Wakapolri Tinjau Penanganan Pascabencana Banjir dan Longsor di Tapanuli Tengah

Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan percepatan penanganan dampak bencana alam serta menyalurkan bantuan langsung kepada masyarakat

Minggu 28-Dec-2025 20:15 WIB

PERISTIWA Akses Jalan ke 8 Pesantren di Pamekasan Rusak Parah, Hujan yang Turun Disalahkan

Satu di antara jalan di Pamekasan rusak. Hujan lagi-lagi disalahkan, dan disebut jadi biang kerok.

Senin 08-Dec-2025 20:13 WIB

PERISTIWA Hari Kelima di Tapteng, Gubernur Bobby Nasution Buka Akses ke Tukka

Tapanuli Tengah,- Kecamatan Tukka, Tapanuli Tengah, masih berada dalam status darurat pascabencana. Akses menuju wilayah tersebut sangat terbatas akibat jalan yang tertutup material longsor dan sungai yang tersumbat, sehingga menghambat distribusi bantuan kepada warga terdampak. Warga di sekitar Tukka meminta alat berat untuk membersihkan material longsor yang menimbun rumah mereka, sekaligus membuka kembali akses jalan [...]

Selasa 02-Dec-2025 20:23 WIB

PERISTIWA Penjarahan di Tengah Banjir Bandang Sumatera, Pengamat: Kerja Pemerintah Belum Sesuai Harapan Warga

Fernando Emas menyebut, terjadinya penjarahan di tengah banjir Sumatra mengindikasikan, pemerintah belum bergerak sesuai harapan masyarakat.

Selasa 02-Dec-2025 20:22 WIB

Tulis Komentar