KESEHATAN

Kemenkes: Lebih 400 Aplikasi Kesehatan Pemerintah Belum Saling Terintegrasi

Sabtu 24-Dec-2022 09:01 WIB 347

Foto : tempo

brominemedia.com-- Kementerian Kesehatan atau Kemenkes saat ini tengah melakukan transformasi kesehatan. Berdasarkan dokumen Transformasi Kesehatan Kemenkes ada enam pilar transformasi kesehatan yang tengah digalakkan pemerintah.

Enam pilar yang dimaksud yaitu transformasi layanan primer, transformasi layanan rujukan, transformasi sistem ketahanan kesehatan, transformasi sistem pembiayaan kesehatan, dan transformasi SDM kesehatan, serta transformasi teknologi kesehatan.

1. Transformasi layanan primer

Ada empat agenda yang menjadi fokus transformasi layanan primer, yaitu edukasi penduduk, pencegahan primer, pencegahan sekunder, dan meningkatkan kapasitas dan kapabilitas layanan primer.

2. Transformasi layanan rujukan

Fokus transformasi ini adalah meningkatkan akses dan mutu layanan sekunder dan tersier. Salah satunya sejumlah layanan kesehatan kini bisa diakses di Puskesmas, Posyandu Prima, dan Posyandu.

3. Transformasi sistem ketahanan kesehatan

Ada dua fokus transformasi kesehatan yaitu meningkatkan ketahanan sektor farmasi dan alat kesehatan, serta memperkuat ketahanan tanggap darurat.

4. Transformasi sistem pembiayaan kesehatan

Fokus transformasi kesehatan ini adalah terkait dengan regulasi pembiayaan kesehatan. Ada tiga tujuan yang ingin dicapai yaitu tersedia, cukup, dan berkelanjutan; alokasi yang adil; dan pemanfaatan yang efektif dan efisien.

5. Transformasi SDM Kesehatan

Transformasi kesehatan ini berfokus pada penambahan kuota mahasiswa, beasiswa dalam dan luar negeri, serta kemudahan penyetaraan nakes lulusan luar negeri.

6. Transformasi teknologi kesehatan

Adapun fokus transformasi kesehatan ini yaitu pengembangan dan pemanfaatan teknologi, digitalisasi, dan bioteknologi di sektor kesehatan.

 

Namun, menurut data Kemenkes, transformasi kesehatan tersebut menghadapi berbagai tantangan data dan sistem. Beberapa tantangan tersebut yaitu:

1. Terdapat 400 lebih aplikasi kesehatan milik pemerintah yang belum saling terintegrasi.

2. Beberapa data yang sama dikumpulkan oleh sistem atau aplikasi yang berbeda-beda.

3. Sistem atau aplikasi milik developer Health Information System belum terintegrasi dengan ekosistem layanan kesehatan Indonesia.

4. Ketidakseragaman meta data menyebabkan interoperabilitas sulit dilakukan.

5. Tidak adanya standar format dan kamus data interoperabilitas.

Konten Terkait

RAGAM 5 Manfaat Teh Hijau untuk Kesehatan, Bukan Cuma Tangkal Radikal Bebas

Teh hijau memiliki manfaat yang baik untuk tubuh, diantaranya mencegah penuaan dini sampai melindungi kesehatan otak.

Selasa 13-Jan-2026 20:00 WIB

PEMERINTAHAN Daftar 10 Pejabat Eselon II Pemkab Muaro Jambi Dilantik Bupati Hari Ini

Bambang Bayu Suseno resmi melantik 10 pejabat eselon II di rumah dinas Bupati Muaro Jambi..

Senin 12-Jan-2026 20:06 WIB

PERISTIWA Pemeriksaan Richard Lee Dihentikan karena Alasan Kesehatan, Penyidik Ajukan 73 dari 85 Pertanyaan

Pemeriksaan Richard Lee dihentikan di pertanyaan ke-73 karena sakit. Kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen akan dilanjutkan pekan depan.

Kamis 08-Jan-2026 01:24 WIB

PERISTIWA Kondisi Drop, Polisi Hentikan Sementara Pemeriksaan Richard Lee

Dokter Richard Lee menghentikan pemeriksaan setelah 8 jam karena kurang enak badan. Kasusnya terkait pelanggaran UU Kesehatan dan Perlindungan Konsumen.

Kamis 08-Jan-2026 01:15 WIB

SAINS RSUD Kajen Tetap Buka Poliklinik Minggu Selama Libur Panjang Nataru

Di tengah libur Nataru, RSUD Kajen tetap menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Minggu 28-Dec-2025 20:12 WIB

Tulis Komentar