Dua Hari Hilang, Seorang Lansia di Bireuen Ditemukan Meninggal Dunia
Jumat 28-Nov-2025 20:12 WIB
13
Foto : tribunnews
Brominemedia.com - Seorang lansia yang hilang sejak Selasa (25/11/2025) malam akibat terjangan banjir, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Kamis (27/11/2025).
Korban adalah Nurbaidah (80), warga Blang Seunom, Kecamatan Jeumpa, Bireuen.
Jasad korban ditemukan oleh tim pencarian tidak jauh dari rumahnya.
Koordinator Unit Siaga SAR Bireuen, M Rizal, menjelaskan, unit Siaga SAR Bireuen terus melakukan evakuasi warga terdampak banjir sejak Selasa (25/11/2025).
Tim SAR gabungan dikerahkan untuk mengevakuasi warga yang terjebak banjir. Mereka pun fokus pada kelompok rentan seperti balita, lansia, ibu hamil, dan warga dengan kondisi sakit.
Rizal menjelaskan bahwa debit air di sebagian wilayah Bireuen mulai menunjukkan penurunan sejak Kamis pagi.
Namun sejumlah lokasi masih sulit diakses akibat kerusakan infrastruktur. “Sebagian besar wilayah sudah surut, tetapi ada beberapa titik yang tidak bisa dilalui. Akses dari Bireuen menuju Aceh Utara/Lhokseumawe untuk sementara tidak dapat dilewati karena jembatan Krueng Peusangan terputus,” ujarnya.
Selama tiga hari operasi, Unit Siaga SAR Bireuen melakukan penyelamatan di berbagai titik.
Pada Selasa, 25 November 2025, tim mengevakuasi 20 warga dari Desa Cureh, termasuk tiga balita dan satu lansia.
Di Desa Uten Retoh, 12 jiwa dipindahkan ke lokasi aman. Lalu Di Desa Meunasah Gadong, enam warga dievakuasi, satu di antaranya mengalami patah kaki. Operasi hari itu ditutup dengan penyelamatan tiga warga dari Desa Meunasah Capa.
Evakuasi berlanjut pada Rabu, 26 November 2025, dengan fokus di Kecamatan Peusangan. Tim mengevakuasi 35 jiwa, termasuk 30 warga yang terjebak di dalam rumah, di antaranya empat balita, enam lansia, dan lima warga dalam kondisi sakit.
Empat warga yang tersangkut di pohon akibat arus banjir dan satu ibu hamil juga berhasil diselamatkan.
Pada Kamis, 27 November 2025, tim kembali melakukan evakuasi di Desa Pante Lhong, Kecamatan Peusangan.
Sebanyak 23 jiwa berhasil dievakuasi, sementara 300 kepala keluarga terdampak berhasil diamankan dari lokasi banjir.
Dalam operasi ini, tim menemukan dua korban meninggal dunia, serta mengevakuasi satu warga dalam kondisi lumpuh dan 20 warga lanjut usia.
Secara keseluruhan, 99 jiwa dan 300 kepala keluarga berhasil dievakuasi selama operasi berlangsung.
Basarnas Banda Aceh bersama unsur SAR lainnya terus memantau perkembangan situasi dan tetap siaga menghadapi potensi cuaca ekstrem lanjutan.
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menyalurkan bantuan tanggap darurat untuk korban banjir bandang dan tanah longsor, yang melanda sejumlah wilayah di Kota Padang sejak Senin (24/11/2025).Bantuan disalurkan melalui program BNI Berbagi, sebagai bagian dari komitmen perseroan dalam mendukung penanganan bencana dan pemulihan awal masyarakat.Terkait hal tersebut, Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan, perseroan bergerak cepat memfokuskan bantuan pada kebutuhan ...