PERISTIWA

3 Sektor Utama yang Harus Jadi Fokus Percepatan Transisi Energi Bersih

Selasa 19-Nov-2024 20:16 WIB 207

Foto : liputan6

Brominemedia.com – Electricity Connect 2024 siap menjadi panggung utama untuk memamerkan solusi inovatif yang dapat menjawab tantangan transisi energi bersih.

Acara bertema “Go Beyond Power Energizing The Future” tersebut tidak hanya menjadi ajang pameran teknologi mutakhir tetapi juga forum kolaborasi global untuk mempercepat penggunaan Energi Baru Terbarukan (EBT) dan mewujudkan Net Zero Emission (NZE) pada 2060.

Ketua Panitia Electricity Connect 2024, Arsyadany G. Akmalaputri, menegaskan pentingnya peran teknologi dalam mempercepat transisi energi bersih. Menurutnya, inovasi seperti digitalisasi sistem kelistrikan, ekosistem kendaraan listrik, hingga solusi berbasis Internet of Things (IoT) untuk rumah dan kantor masa depan akan menjadi sorotan dalam acara.

“Teknologi yang ditampilkan tidak hanya inovatif, tetapi juga relevan untuk mempercepat transformasi energi Indonesia menuju masa depan yang lebih berkelanjutan,” jelas Arsyadanny.

Nur Yulianto, akademisi dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), mengapresiasi inisiatif ini. Menurutnya, agenda transisi energi tidak hanya soal inovasi, tetapi juga strategi untuk mengurangi ketergantungan pada energi fosil.

“Sebagian besar sumber energi fosil kita masih impor. Hal tersebut menjadi tantangan serius yang perlu disikapi dengan langkah konkret agar transisi ke energi terbarukan dapat berjalan lebih cepat,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya akselerasi dalam memanfaatkan energi terbarukan agar Indonesia tidak hanya mencapai target NZE, tetapi juga menciptakan sistem energi dan ekonomi yang lebih stabil dan berkelanjutan.

“Kami, sebagai akademisi, sangat mendukung langkah ini dan berharap adanya percepatan yang lebih signifikan,” tambahnya.


3 Sektor

Sementara itu, Daniel Murdiyarso, Ketua Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI), menyebutkan bahwa tiga sektor utama harus menjadi fokus untuk mempercepat transisi energi bersih, yakni transportasi, pembangkit listrik, dan infrastruktur.

“Khususnya di Indonesia, di mana pembangkit listrik masih sangat bergantung pada batu bara, dan menjadi tantangan besar yang harus diatasi bersama,” ujarnya.

Selain itu, sektor transportasi yang masih didominasi kendaraan berbasis bahan bakar fosil juga menjadi perhatian. Daniel menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri, dan masyarakat sangat penting untuk mendorong pengembangan teknologi yang lebih ramah lingkungan di sektor energi.

Electricity Connect 2024, yang akan berlangsung pada 20–22 November di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat, diproyeksikan akan menarik lebih dari 500 exhibitor dan 15.000 pengunjung dari berbagai sektor. Acara tersebut akan menjadi ruang interaksi antara pemerintah, industri, dan akademisi dalam mencari solusi bersama menghadapi tantangan energi global.


Menteri Bahlil Jadi Pembicara

Salah satu agenda utama adalah konferensi yang akan menghadirkan pembicara-pembicara ternama, seperti Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo, dan Vice Chairman of Korea Smart Grid Association Jae Won Chang. Mereka akan berbagi wawasan tentang strategi dan peluang dalam mewujudkan transisi energi bersih.

Selain itu, beberapa perusahaan multinasional dan akademisi turut serta membahas pengembangan teknologi dan kebijakan yang mendukung pencapaian target NZE. Diskusi tersebut diharapkan dapat memberikan panduan konkret bagi Indonesia untuk memanfaatkan peluang global dalam transformasi energi.

Share:

Konten Terkait

PEMERINTAHAN Dana Desa Diprediksi Menyusut, Pelayanan Publik dan Stunting Tetap Jadi Prioritas di Klaten

Camat Gantiwarno menyebut, program lain yang belum mendesak masih bisa disesuaikan melalui perubahan anggaran daerah.

Selasa 30-Dec-2025 20:12 WIB

PERISTIWA Pemprov Sumbar Akan Gunakan Anggaran dari Pemerintah Pusat untuk Perbaikan Infrastruktur dan Hunian

Pemerintah daerah bersama pemerintah pusat tengah menyiapkan hunian sementara dan hunian tetap

Senin 22-Dec-2025 20:20 WIB

RAGAM BREAKING NEWS Gubernur Sumbar Tetapkan UMP 2026 Rp3.182.955., Naik 6,3 Persen

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) resmi menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) Sumbar Tahun 2026

Senin 22-Dec-2025 20:14 WIB

PEMERINTAHAN Gas Bumi Tak Hanya Jadi Bahan Bakar, Simak Ragam Produk Turunan Bernilai Tinggi

Gas bumi dikenal sebagai salah satu sumber energi fosil dengan nilai emisi karbon terendah dibandingkan bahan bakar lainnya

Selasa 16-Dec-2025 20:15 WIB

PEMERINTAHAN Harbolnas 2025 Bidik Transaksi Rp35 Triliun

Harbolnas 2025 kembali digelar dengan target transaksi Rp35 triliun. Pemerintah mendorong produk lokal agar belanja daring semakin meningkat.

Jumat 12-Dec-2025 20:15 WIB

Tulis Komentar