Bromine Media merupakan media online yang menyajikan ragam informasi dan berita di ranah lokal Wonogiri hingga nasional untuk masyarakat umum. Bromine Media bertempat di Brubuh, Ngadirojo Lor, Ngadirojo, Wonogiri, Jawa Tengah.

All Nasional Internasional

KRIMINAL

Tangis Palsu Azis dan Luka Seorang Ibu, Ketika Cemburu Mengubah Anak Menjadi Pembunuh

Senin 30-Jun-2025 21:16 WIB

84

Tangis Palsu Azis dan Luka Seorang Ibu, Ketika Cemburu Mengubah Anak Menjadi Pembunuh

Foto : tribunnews

Brominemedia.com – Samsuden alias Azis (30), yang sempat berpura-pura menangis di tengah warga, ternyata menyimpan luka dan dendam yang mengakar sejak kecil. 

Kepolisian mengungkap bahwa pembunuhan ini sudah direncanakan, didorong rasa sakit hati karena merasa tidak disayangi seperti sang adik. 

“Motifnya karena pelaku merasa korban lebih menyayangi adiknya,” ujar Kapolres Lamandau, AKBP Joko Handono. 

Sebelum menikam ibunya dengan 30 tusukan, Azis menenggak 18 sachet obat batuk cair yang diduga untuk menghilangkan empati. 

Tak ada perebutan warisan, tak ada harta, hanya luka psikologis yang dibiarkan tumbuh tanpa ruang bicara. 

Kini, Azis menghadapi jeratan hukum dan beban moral yang tak kalah berat: ia membunuh sosok yang mungkin paling mencintainya, meski tak lagi ia sadari.

Mengapa Seorang Anak Bisa Mengakhiri Nyawa Ibunya Sendiri?

Di balik kematian tragis seorang ibu di Desa Bukit Jaya, Lamandau, Kalimantan Tengah, tersimpan kisah pilu yang mengaduk emosi: seorang anak kandung membunuh ibunya karena merasa tersisihkan dalam keluarga.

Adalah Samsuden alias Azis (30), pria yang menjadi dalang di balik pembunuhan keji itu. 

Ironisnya, Azis sempat ikut membawa jasad sang ibu ke puskesmas dengan tangis palsu yang ternyata hanya kedok untuk menutupi kejahatannya.

Kapolres Lamandau, AKBP Joko Handono, mengungkapkan bahwa pembunuhan ini bukan tindakan spontan. 

Azis memulainya sejak pagi, dengan langkah-langkah yang menunjukkan perencanaan matang. 

Ia mengambil pisau dari dapur, mengasahnya di dinding kamar mandi, lalu menyimpannya dalam tas selempang.

Sebelum menuju lokasi kejadian, Azis membeli sebungkus obat batuk cair merk Komix sebanyak 30 sachet. 

Ia menenggak 18 sachet sepanjang perjalanan. Obat itu diduga digunakannya untuk meredam empati dan menurunkan kesadaran.


Penyerangan di Perkebunan Sawit

Azis mengintai ibunya, Ratna, yang saat itu sedang mengantar adiknya ke sekolah. 

Ia menunggu korban kembali sendirian melalui jalan pintas di perkebunan sawit.

Saat melihat ibunya berjalan sendirian, Azis menyerangnya dari belakang, menusukkan pisau berulang kali ke punggung, dada, perut, bahkan dagu korban. 

Total terdapat 30 luka tusuk di tubuh Ratna. Korban sempat mencoba menangkis serangan itu dengan tangan kiri, namun tak berdaya.

“Setelah korban tidak bergerak, pelaku meninggalkan jasadnya dan membuang pisau ke semak belukar,” ujar AKBP Joko.

Share:

Konten Terkait

KRIMINAL Sekda dan Mantan Sekda Klaten Ditahan Kejati Jateng

Pada 2023, JP bersama JFS menandatangani perjanjian sewa dengan klausul yang tidak untungkan Pemkab Klaten.

Rabu 27-Aug-2025 21:07 WIB

Sekda dan Mantan Sekda Klaten Ditahan Kejati Jateng
KRIMINAL Peran 15 Tersangka Kasus Kacab Bank: Pemantau Penculikan-Otak Pembunuhan

Polda Metro Jaya mengungkap peran 15 tersangka dalam penculikan dan pembunuhan Kacab bank, Mohamad Ilham. Penyelidikan mendalam masih berlangsung.

Rabu 27-Aug-2025 20:48 WIB

Peran 15 Tersangka Kasus Kacab Bank: Pemantau Penculikan-Otak Pembunuhan
KRIMINAL 'Sultan' Kemnaker Pakai 3 Rekening Nominee Tampung Rp 69 M Uang Pemerasan

KPK mengungkap Irvian Bobby Mahendro menggunakan rekening orang lain untuk menampung Rp 69 miliar hasil pemerasan sertifikasi K3.

Senin 25-Aug-2025 20:41 WIB

'Sultan' Kemnaker Pakai 3 Rekening Nominee Tampung Rp 69 M Uang Pemerasan
KRIMINAL Begini Tampang 4 Aktor Intelektual Penculikan dan Pembunuhan Kepala Cabang Bank di Jakarta

Polisi berhasil meringkus empat aktor intelektual atau dalang dari insiden penculikan disertai pembunuhan terhadap kepala cabang bank di Jakarta berinisial IP.

Minggu 24-Aug-2025 21:18 WIB

Begini Tampang 4 Aktor Intelektual Penculikan dan Pembunuhan Kepala Cabang Bank di Jakarta
EVENT Kapolri Tinjau Gerakan Pangan Murah dan Penyaluran Beras SPHP di Kalsel

Acara digelar di Lapangan Hitam Mapolda Kalimantan Selatan, Kamis (21/8/2025).

Kamis 21-Aug-2025 20:35 WIB

Kapolri Tinjau Gerakan Pangan Murah dan Penyaluran Beras SPHP di Kalsel

Tulis Komentar