Kamis 30-Jun-2022 21:08 WIB
379
Foto : freepik
brominemedia.com – Seorang anggota polisi berinisial Ipda RM menjadi korban penganiayaan mahasiswi berinisial HFR (23). Pelaku menyerang polisi karena tidak terima ditegur saat berkendara melawan arah di kolong flyover Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis (30/6).
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Jakarta Timur AKBP Ahsanul Muqaffi mengatakan peristiwa itu terjadi saat pelaku mengendarai motor dari arah Jatinegara menuju Tebet sekitar pukul 07.30 WIB.
Melihat pelaku yang mengendarai motor melintas lawan arah, Ipda RM mencoba menegur HFR. Namun, HFR justru menabrak Ipda RM dengan sepeda motor miliknya.
Setelah itu, Ipda RM mencoba menasehati dan mengambil kunci motor milik pelaku sembari meminta yang bersangkutan menenangkan diri.
“Namun, pelaku melawan dengan memukul petugas menggunakan tangan kanan sebanyak satu kali hingga mengenai pipi kanan dan bibir kanan,” ujar Muqaffi.
Selanjutnya, pelaku HFR menggigit pergelangan tangan kanan petugas sebanyak satu kali hingga berdarah.
HFR kemudian diamankan Polres Metro Jakarta Timur untuk diperiksa. Muqaffi menyatakan pihaknya telah melakukan tes urine terhadap pelaku. Hasilnya, pelaku dinyatakan negative dari obat dan narkotika.
Muqaffi juga menegaskan bahwa pelaku tidak dalam kondisi mabuk saat menyerang petugas. Ia mengatakan latar belakang pelaku melakukan aksinya karena emosi hendak ditilang akibat melawan arah.

Konten Terkait
Usai diputus dipecat atau PTDH dari anggota kepolisian, Bripda Seili pembunuh mahasiswi ULM Zahra Dilla tak ajukan banding
Senin 29-Dec-2025 20:08 WIB
Pelarian panjang pelaku pembunuhan mahasiswi UMM akhirnya berakhir. Rekan Bripka AS ditangkap, motif harta keluarga mulai terungkap.
Jumat 19-Dec-2025 20:16 WIB
Motif penyimaran air keras terhadap mahasiswi di Yogyakarta karena sakit hati diputuskan kekasih.
Kamis 26-Dec-2024 20:27 WIB
Pihak Kampus UPI Bandung membenarkan mengenai penemuan seorang mahasiswi yang meninggal dunia di Kampus.
Kamis 26-Dec-2024 20:22 WIB
Berikut identitas mahasiswi DW (19) asal Pati, Jawa Tengah, yang diamankan Polda Jateng gara-gara meng-endorse judi online di media sosial.
Rabu 10-Jul-2024 20:39 WIB






