Kamis 22-Sep-2022 13:30 WIB
483

Foto : detik
brominemedia.com –
Kepolisian Daerah (Polda) Bali menangkap sejoli berpakaian adat yang mesum
sambil menyetir mobil. Video mesum sejoli itu membuat heboh jagat maya beberapa
waktu lalu.
"Telah diamankan dua orang laki dan perempuan yang ada
di dalam video," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas)
Polda Bali Kombes Stefanus Satake Bayu Setianto saat konferensi pers, Kamis
(22/9).
Satake Bayu mengungkapkan, pemeran video mesum tersebut
yakni laki-laki berinisial MM (28) asal dari Denpasar. Sedangkan perempuannya
berinisial DNL (26) berasal dari Bogor tinggal di Depok.
"Sekarang sudah diamankan di Polda Bali," katanya.
Sebelumnya, Polda Bali mengusut video viral sejoli
berpakaian adat yang mesum sambil menyetir mobil. Tim Sub Direktorat (Subdit) V
Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Bali kini tengah
melakukan penyelidikan mengenai lokasi dan penyebar video tersebut.
"Ya, jadi untuk (Subdit) Siber masih melakukan penyelidikan, sampai saat ini jadi masih proses untuk mengetahui lokasinya (dan) untuk mengetahui pengirimnya," kata Kasubdit V Siber Ditreskrimsus Polda Bali AKBP Nanang Prihasmoko, Senin (12/9).

Nanang menuturkan, penyelidikan video sejoli mesum tersebut memiliki beberapa tingkat kesulitan. Sebab, aksi dilakukan di dalam mobil yang bergerak di jalan. Menurutnya, penyelidikan video memerlukan tingkat ketelitian yang tinggi.
"Karena beberapa tingkat kesulitan seperti di dalam mobil yang bergerak di jalan sehingga itu perlu suatu ketelitian yang tinggi untuk menentukan tempat dan orangnya juga," terangnya.
Selain itu, pihak Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Bali juga perlu menentukan apakah video tersebut memang dibuat di Bali atau apakah dibuat oleh orang lain yang menggunakan pakaian adat Bali. Karena itu, pihaknya perlu menyelidiki kepastian lokasi dari pembuatan video mesum tersebut.
"Ini menentukan apakah benar (video) ini di Bali, apakah ada orang lain yang menggunakan pakaian itu, (atau orang memakai) pakaian Bali mungkin di luar Bali, seperti itu, mungkin ada niat untuk merusak citra atau gimana. Jadi itu perlu diselidiki untuk lokasinya," tegas Nanang.
Konten Terkait
Rocky Gerung menekankan bahwa setiap demonstrasi massal selalu memiliki potensi kekerasan.
Jumat 29-Aug-2025 21:02 WIB
Polda Metro Jaya mengungkap peran 15 tersangka dalam penculikan dan pembunuhan Kacab bank, Mohamad Ilham. Penyelidikan mendalam masih berlangsung.
Rabu 27-Aug-2025 20:48 WIB
Q (51), menolak meminta maaf dan menarik tudingannya terhadap Rektor UNM yang...
Selasa 26-Aug-2025 21:05 WIB
Kepanikan warga pun sempat tersulut, mengingat lokasi tersebut memang rawan aksi kejahatan serupa.
Minggu 24-Aug-2025 21:12 WIB
Kasus kematian tragis siswi 13 tahun asal Malaysia, Zara Qairina Mahathir, terus...
Kamis 14-Aug-2025 20:52 WIB