Jumat 10-May-2024 20:43 WIB
435
Foto : fajar
Brominemedia.com - Mantan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo merespons pernyataan presiden terpilih Indonesia, Prabowo Subianto yang meminta agar pemerintahanya ke depan tidak direcoki.
Ganjar Pranowo yang merupakan capres pada pilpres 2024, lantas mengingatkan gangguan bagi pemerintahan tidak hanya berasal dari pihak luar. Sebab, kelompok yang berada dalam satu barisan bisa menjadi batu sandungan.
Ganjar berkata demikian saat menjawab pertanyaan awak media soal pernyataan Presiden terpilih RI Prabowo Subianto. "Iya, yang bekerja sama saja bisa ganggu, lo, saya mengingatkan, lo, ya," kata Ganjar ditemui awak media di Tebet, Jakarta, Jumat (8/5).
Sebelumnya, Prabowo meminta kepada pihak-pihak yang tidak mau diajak kerja sama tak merecoki pemerintahannya periode 2024-2029.
Prabowo mengaku ingin bekerja bagi Indonesia, sekaligus mengamankan seluruh kekayaan bangsa agar tidak dirampok. Ganjar mengingatkan pihak yang di dalam dan menyatakan siap bekerja sama bisa menjadi pengganggu bagi pemerintahan terpimpin dengan perilaku korupsi.
"Jangan sampai kemudian, yang di dalam malah mengganggu, umpama, kita ingin menciptakan pemerintahan bersih, tetapi korupsi di dalam, itu mengganggu," kata eks Gubernur Jawa Tengah itu dilansir dari jpnn.
Menurut Ganjar, pihak yang berada di luar bisa saja membantu pemerintahan terpimpin dengan menjalankan fungsi pengawasan.
"Jadi, yang di luar jangan-jangan malah membantu, karena mengingatkan yang baik, begitu, ya," kata alumnus Universitas Gadjah Mada (UGM) itu.
Ganjar mengatakan fungsi pengawasan terhadap pemerintahan harus berjalan melalui sikap kritis yang bisa disampaikan masyarakat sipil atau partai politik.
"Jadi, mesti membuka ruang check and balances itu, tetapi betul kalau mengganggu itu artinya destruktif, saya setuju, jangan," kata dia.
Adapun, Ganjar sebelumnya telah menyatakan diri tidak akan masuk dalam kabinet pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dan memilih menjadi pihak pengontrol.
Konten Terkait
Presiden Prabowo Subianto memberikan sejumlah instruksi kepada Otoritas Ibu Kota Nusantara (OIKN), dan koreksi di ...
Selasa 13-Jan-2026 20:07 WIB
Menyikapi kondisi tersebut, Pemerintah Kota Ambon menegaskan akan mengambil langkah serius untuk memperkuat upaya pengendalian inflasi.
Jumat 09-Jan-2026 19:59 WIB
Penyerahan tersebut menjadi simbol lahirnya warisan budaya yang tumbuh dari partisipasi kolektif masyarakat.
Kamis 08-Jan-2026 01:04 WIB
IMABI bersama mahasiswa se-Sumatra menyalurkan bantuan logistik dan kebutuhan pokok bagi korban banjir dan longsor.
Selasa 06-Jan-2026 20:11 WIB
Dunia pesantren dan pendidikan tinggi Islam kehilangan salah satu tokoh penting.
Minggu 04-Jan-2026 20:06 WIB



