Sabtu 17-Dec-2022 09:29 WIB
550
Foto : tempo
brominemedia.com-- Banjir merendam ratusan rumah warga di lima desa di
Kecamatan Sukanagara, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Jumat 16 Desember 2022.
Ketinggian air yang merendam lima desa, yaitu Desa
Sukamekar, Sukanagara, Sukalaksana, Sukarame, dan Gunungsari mencapai satu
meter.
Camat Sukanagara Robby Erlangga, mengatakan banjir yang
merendam ratusan rumah warga di lima desa itu terjadi sekitar pukul 17.00 WIB
yang disebabkan meluapnya Sungai Cibala setelah hujan berintensitas tinggi
mengguyur wilayah itu.
Robby menyebutkan, bencana banjir yang menerjang wilayahnya
itu merupakan kejadian terparah.
"Banjir merendam ratusan rumah di lima desa, yakni Desa
Sukanagara, Desa Sukamekar, Desa Sukalaksana, Desa Sukarame, dan Desa
Gunungsari. Paling parah Desa Sukanagara, ketinggian air sampai 1 meter. Untuk
jumlah rumah yang terendam masih terus dilakukan pendataan," jelas Robby
kepada wartawan, Jumat 16 Desember 2022.
Robby mengatakan rumah yang terendam paling parah ialah yang
berada di daerah aliran sungai (DAS).
"Jadi banyak rumah yang didirikan di bibir sungai,
rumah itu yang paling terdampak. Kalau yang hanyut tidak ada, tapi yang rusak
ada beberapa rumah. Untuk data jelasnya kita masih menunggu laporan
lengkap," ujarnya.
Robby menyebutkan banjir tidak hanya merendam pemukiman
namun jalan utama Cianjur-Sindangbarang. "Akses jalan tidak bisa dilalui
karena ikut terendam banjir," tandasnya.
Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)
Kabupaten Cianjur, Rudi Wibowo membenarkan hujan deras dengan intensitas tinggi
tersebut membuat aliran Sungai Cibala meluap.
"Benar, saat ini petugas BPBD sudah diturunkan ke
lokasi kejadian untuk melakukan penanganan dan assement," kata Rudi.
Namun, lanjut dia, data yang diterima sementara luapan
Sungai Cibala tersebut merendam dua kampung, yaitu Kampung Kaum dan Kampung Pos
dengan ketinggian mencapai 50 centimeter.
"Jalan Raya Sukanagara pun terendam banjir dan membuat
arus lalu lintas di sekitar mengalami kemacetan," jelasnya.
Pihaknya menambahkan, hingga kini untuk korban jiwa dan luka
tidak ada. Namun para petugas masih melalukan penganan dan aseement di lokasi kejadian.
Konten Terkait
IMABI bersama mahasiswa se-Sumatra menyalurkan bantuan logistik dan kebutuhan pokok bagi korban banjir dan longsor.
Selasa 06-Jan-2026 20:11 WIB
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Barat meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi cuaca ekstrem.
Selasa 30-Dec-2025 20:10 WIB
Manajemen PLTA Koto Panjang resmi membuka dua pintu pelimpah waduk setinggi masing-masing 50 sentimeter
Selasa 30-Dec-2025 20:04 WIB
Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan percepatan penanganan dampak bencana alam serta menyalurkan bantuan langsung kepada masyarakat
Minggu 28-Dec-2025 20:15 WIB
Begitu juga jika dibandingkan hari biasa, peningkatan kunjungan wisatawan juga mencapai dua kali lipat.
Minggu 28-Dec-2025 20:07 WIB



