Bromine Media merupakan media online yang menyajikan ragam informasi dan berita di ranah lokal Wonogiri hingga nasional untuk masyarakat umum. Bromine Media bertempat di Brubuh, Ngadirojo Lor, Ngadirojo, Wonogiri, Jawa Tengah.

All Nasional Internasional

PERISTIWA

Kemendag Ingin Merevisi Harga Eceran Tertinggi Minyakita

Rabu 20-Aug-2025 20:47 WIB

620

Kemendag Ingin Merevisi Harga Eceran Tertinggi Minyakita

Foto : harianjogja

Brominemedia.com – Harga Eceran Tertinggi (HET) Minyakita dipertimbangkan untuk direvisi Kementerian Perdagangan (Kemendag).

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Iqbal Shoffan Shofwan mengatakan bahwa saat ini harga Minyakita dibanderol Rp16.700 per liter secara nasional. Harganya masih masih melampaui HET yang ditetapkan sebesar Rp15.700 per liter.

“Mungkin salah satunya iya [merevisi HET Minyakita], tapi kita sekarang sedang melakukan kajian untuk melakukan perbaikan itu. Bisa saja berdampak pada revisi HET,” kata Iqbal saat ditemui di sela-sela Rakornas Kadin Indonesia Bidang Koperasi dan UMKM 2025 di Jakarta, Rabu (20/8/2025).

Namun, Iqbal menambahkan bahwa evaluasi itu bisa juga berdampak pada pola distribusi Minyakita. Adapun, evaluasi Minyakita ini melibatkan pihak ketiga.

Hal ini mengingat regulasi Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 18 Tahun 2024 (Permendag 18/2024) terkait Minyak Goreng Sawit Kemasan dan Tata Kelola Minyak Goreng Rakyat sudah berjalan satu tahun lamanya. Untuk diketahui, Permendag 18/2024 diundangkan pada 14 Agustus 2024.

“Sudah 1 tahun berjalan [Permendag 18/2024], ada banyak masukan yang kita terima. Nah, masukan-masukan itu dari pelaku usaha, dari aparat penegak hukum bahkan dari konsumen itu kita masukkan ke dalam keranjang untuk kita lakukan analisa,” tuturnya.B

Dia menjelaskan, Kemendag tengah berupaya agar penjualan Minyakita bisa sesuai dengan HET Rp15.700 per liter.

“Bukan hanya kita yang melakukan analisa. Kita bahkan meng-hire pihak-pihak anggota dalam universitas untuk melakukan kajian itu. Yang intinya adalah bagaimana caranya agar penjualan Minyakita itu sesuai HET,” ujarnya.

Lebih lanjut, meski harga Minyakita secara nasional masih melampaui HET, Iqbal mengeklaim harganya mengalami tren penurunan dibandingkan 2–3 bulan lalu. Dia juga bahkan membandingkan harga Minyakita di awal tahun sempat berada di level Rp17.100–Rp17.200 per liter secara nasional.

“Itu sudah ada penurunan 2 sekian persen. Kita bandingkan. Lihat pembandingannya dong. Kalau kita berbicara mahal kan lihat pembanding bulan lalu atau 3 bulan yang lalu. Nggak signifikan memang penurunan, tapi terjadi penurunan,” ujarnya.

Jika menengok Panel Badan Pangan Nasional (Bapanas) pada Rabu (20/8/2025) pukul 18.55 WIB, harga rata-rata Minyakita di tingkat konsumen mencapai Rp17.506 per liter secara nasional. Secara nasional, harganya naik 11,5% dari HET Rp15.700 per liter.

Jika ditelusuri lebih jauh, harga Minyakita termahal terjadi di Papua Tengah yang tembus Rp19.500 per liter atau melompat 24,2% dari HET.

Share:

Konten Terkait

KESEHATAN Pemprov Jakarta Klaim Belum Temukan Warga Terkena Superflu

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta mengeklaim belum menemukan adanya kasus Superflu di ibu kota. Meski begitu, warga Jakarta tetap diminta waspada terkait penyebaran penyakit yang disebabkan virus Influenza...

Minggu 04-Jan-2026 20:17 WIB

Pemprov Jakarta Klaim Belum Temukan Warga Terkena Superflu
OTOMOTIF Muncul Percikan Api di Stasiun Bogor dari Kabel Listrik di Atap Kanopi Jalur VIII

Percikan api dari kabel instalasi listrik di atap Kanopi Jalur VIII Stasiun Bogor, Jawa Barat.

Minggu 04-Jan-2026 20:12 WIB

Muncul Percikan Api di Stasiun Bogor dari Kabel Listrik di Atap Kanopi Jalur VIII
PEMERINTAHAN KY Rekomendasikan Sanksi Nonpalu untuk Hakim Perkara Tom Lembong

Komisi Yudisial merekomendasikan sanksi nonpalu bagi majelis hakim perkara Tom Lembong terkait pelanggaran kode etik.

Jumat 26-Dec-2025 20:17 WIB

KY Rekomendasikan Sanksi Nonpalu untuk Hakim Perkara Tom Lembong
TREND Petani Milenial Bersyukur Jadi Pemasok Sayur MBG

Sudah tiga tahun Aditya Dwi Saputra merintis pertanian hidroponik di kampungnya. Selama ini, hanya sekitar 7 hingga 8 kilogram selada yang diproduksinya dalam setiap kali panen. Namun sejak diminta menjadi pemasok sayuran ke dapur Makan Bergizi Gratis (MBG), omzetnya meningkat 100 persen.

Senin 22-Dec-2025 20:19 WIB

Petani Milenial Bersyukur Jadi Pemasok Sayur MBG
PERISTIWA Ambulans Jadi Ruang Bersalin Bayi Kembar Saat Banjir Langkat

Dokter Afriza membantu persalinan bayi kembar di dalam ambulans saat banjir Langkat melumpuhkan fasilitas kesehatan setempat.

Senin 22-Dec-2025 20:17 WIB

Ambulans Jadi Ruang Bersalin Bayi Kembar Saat Banjir Langkat

Tulis Komentar