Bromine Media merupakan media online yang menyajikan ragam informasi dan berita di ranah lokal Wonogiri hingga nasional untuk masyarakat umum. Bromine Media bertempat di Brubuh, Ngadirojo Lor, Ngadirojo, Wonogiri, Jawa Tengah.

All Nasional Internasional

PERISTIWA

Inovasi Otomasi Perkecil Potensi Risiko Human Error dalam Perbaikan Sumur Migas

Senin 24-Mar-2025 20:49 WIB

296

Inovasi Otomasi Perkecil Potensi Risiko Human Error dalam Perbaikan Sumur Migas

Foto : mediaindonesia

Brominemedia.com – PHE OSES kembangkan inovasi automasi perawarat sumur yang diberi nama OOIP (Optimized Oilfield Integration Platform). Berkat inovasi ini, PHE OSES, yang mengelola wilayah kerja migas Southeast Sumatra, mampu meningkatkan ratio ketepatan implementasi rencana perbaikan sumur hingga 100%.

Terobosan ini lahir dari permasalahan banyaknya proses manual dalam pekerjaan evaluasi sumur, mulai dari perencanaan hingga eksekusi, yang berakibat pada meningkatkan potensi risiko human error.

“Dengan metode OOIP, kami berhasil memitigasi persoalan tersebut dengan automasi dan integrasi data,” ungkap Senior Manager Subsurface Development & Planning PHE OSES, Khafidul Malik dilansir dari keterangan resmi, Senin (24/3). 

Aplikasi OOIP merupakan salah satu terobosan teknologi yang sukses mengintegrasikan proses evaluasi rencana pekerjaan sumur minyak dan gas secara otomatis dan efisien dalam bentuk digitalisasi proses. Transformasi tersebut memanfaatkan machine learning untuk automasi evaluasi kinerja sumur-sumur minyak dan gas. 

Pada 2021 hingga 2023, lebih dari 15% rencana perbaikan sumur terkendala dilaksanakan. Evaluasi tim inovator menemukan lima masalah utama, yakni format data transfer data yang tidak seragam, proses evaluasi kandidat sumur yang masih manual, dokumen eksternal yang tidak tersentralisasi, dan koordinasi yang belum efisien termasuk basis data yang belum terintegrasi.

Pendekatan metode OOIP berbasis automasi ini memungkinkan seluruh divisi bekerja secara sinkron dalam satu platform tool yang sama. Data yang sebelumnya tersebar kini tersentralisasi dalam satu database dan dapat diakses oleh semua pihak terkait secara live.

Ketua proyek tim OOIP, Bhaskara Aji menyampaikan fitur unggulan dalam aplikasi tersebut. Kalkulasi otomatis (automated calculation), misalnya, memungkinkan aplikasi untuk menghitung secara otomatis potensi produksi minyak, estimasi biaya perbaikan, dan aspek ekonomi lainnya dalam perbaikan sumur minyak.

Langkah selanjutnya adalah dilakukan identifikasi prioritisasi sumur berdasarkan potensi ekonomis dan tingkat kondisi. Dengan pemanfaatan OOIP, PHE OSES mampu mendeteksi potensi gangguan sebelum sumur tersebut menjadi non-produktif, sekaligus melakukan penjadwalan pekerjaan sumur dengan mempertimbangkan efisiensi biaya dan faktor cuaca.

“Metode OOIP bisa mendeteksi potensi gangguan sumurlebih awal, sehingga perbaikan dapat dilakukan tanpa menunggu sumur berhenti produksi,” ujar Bhaskara Aji.

Setelah diterapkan pertama kali pada 2023, OOIP memberikan dampak signifikan terhadap kinerja operasi PHE OSES. Jika sebelumnya rencana perbaikan sumur yang dapat dikerjakan dengan tepat berada di kisaran 69-82%, kini naik secara signifikan hingga 100%.

Bhaskara bersama tim melakukan survei untuk mendapattanggapan dari seluruh pengguna OOIP. Hasilnya, survei indeks kepuasan pengguna mencatat skor 4.9 dari skala 5. Lebih dari itu, inovasi ini juga mendapat respons positif dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Triharyo Indrawan Soesilo, staf khusus Menteri ESDM periode 2023, menyebut OOIP sebagai terobosan luar biasa yang sukses mempercepat dan mempermudah proses evaluasi dan eksekusi pekerjaan sumur.

Teknologi tepat guna OOIP ini juga diganjar sejumlah penghargaan, mulai dari tingkat regional hingga apresiasi internasional dalam forum International Convention on Quality Control Circles (ICQCC), yang diselenggarakan di SriLanka, November lalu. 

Ke depan, inovasi OOIP dapat terus berkembang sebagai rumah tumbuh yang fleksibel, dengan menambahkan fitur sesuai kebutuhan, dan diadopsi lebih luas di area kerja Pertamina lainnya. 

“OOIP memungkinkan kami bekerja lebih efektif, efisien, dan menghasilkan keputusan berbasis data yang lebih cepat dan akuat. OOIP bukan sekadar aplikasi, tapi solusi komprehensif untuk menjawab tantangan industri migas yang semakin kompleks,” pungkas Khafidul Malik.

Konten Terkait

PEMERINTAHAN Biaya UKT di PEM Akamigas Cepu 2026: Rincian per Semester dan Fasilitasnya

Biaya UKT PEM Akamigas Cepu 2026per semester bervariasi tergantung program studi dan pilihan boarding atau non-boarding.

Minggu 11-Jan-2026 20:23 WIB

Biaya UKT di PEM Akamigas Cepu 2026: Rincian per Semester dan Fasilitasnya
TREND AS Serang Venezuela, Dirjen Migas Jamin Stok dan Harga BBM Aman

Kementerian ESDM memastikan pasokan dan harga BBM nasional tetap stabil meski terjadi kekisruhan politik di Venezuela.

Senin 05-Jan-2026 20:15 WIB

AS Serang Venezuela, Dirjen Migas Jamin Stok dan Harga BBM Aman
RAGAM BREAKING NEWS Gubernur Sumbar Tetapkan UMP 2026 Rp3.182.955., Naik 6,3 Persen

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) resmi menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) Sumbar Tahun 2026

Senin 22-Dec-2025 20:14 WIB

BREAKING NEWS Gubernur Sumbar Tetapkan UMP 2026 Rp3.182.955., Naik 6,3 Persen
RAGAM Bayu Krisnamurthi: Tata Kelola Berkelanjutan Kunci Minimalkan Risiko Perkebunan Sawit

Guru Besar Kebijakan Agribisnis IPB University, Bayu Krisnamurthi, menegaskan bahwa kelapa sawit memiliki manfaat ekonomi besar bagi masyarak

Rabu 10-Dec-2025 20:55 WIB

Bayu Krisnamurthi: Tata Kelola Berkelanjutan Kunci Minimalkan Risiko Perkebunan Sawit
RAGAM Bayu Krisnamurthi: Tata Kelola Berkelanjutan Kunci Minimalkan Risiko Perkebunan Sawit

Guru Besar Kebijakan Agribisnis IPB University, Bayu Krisnamurthi, menegaskan bahwa kelapa sawit memiliki manfaat ekonomi besar bagi masyarak

Rabu 10-Dec-2025 20:55 WIB

Bayu Krisnamurthi: Tata Kelola Berkelanjutan Kunci Minimalkan Risiko Perkebunan Sawit

Tulis Komentar