Jumat 04-Nov-2022 12:31 WIB
384
Foto : detik
brominemedia.com –
Rencana konser boyband asal Korea Selatan, NCT 127, di ICE BSD, Tangerang
Selatan, diwarnai ancaman teror bom. Polda Metro Jaya menjamin konser yang
digelar nanti malam itu akan berlangsung aman.
"Untuk acaranya kan nanti malam jam 7 ya jadi tidak
usah panik. Masyarakat kita imbau tidak usah panik nanti kepolisian akan
memberikan hasil sterilisasi dari Jibom terkait dengan keamanan tempat
acara," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan saat
dihubungi, Jumat (4/11/2022).
Ancaman teror bom di ICE BSD itu tengah viral di media
sosial. Ancaman tersebut berasal dari surat yang berisi adanya ratusan gram
bahan peledak yang akan digunakan saat konser NCT 127 berlangsung.
Zulpan mengatakan pihak kepolisian telah merespons ancaman
tersebut. Anjing pelacak dan tim Jibom telah diturunkan di lokasi.
"Memang sementara belum ditemukan hal-halyang
mencurigakan. Namun untuk SOP sudah kita turunkan tim dari Jibom dari Brimob
sementara masih berlangsung belum selesai," jelas Zulpan.
Selain itu ancaman teror bom tidak akan membatalkan konser
NCT di ICE BSD nanti malam. Zulpan memastikan tim pengamanan telah bersiaga di
lokasi saat ini.
"Kalau untuk pengamanan tanpa ancaman ini pun kita kan melakukan pengamanan sudah dengan baik, sudah disiapkan pola pengamanan ya. Itu tidak usah dikhawatirkan, tidak usah panik masyarakat khususnya yang sudah beli tiket ya tidak usah panik," tutur Zulpan.
NCT 127 menggelar konser di ICE BSD, Tangerang Selatan, Jumat (4/11) hingga Sabtu (5/11). Dari pemberitahuan ke polisi, konser NCT 127 akan dihadiri oleh 8.000 penonton.
"8.000 (penonton)," kata Kapolres Tangerang Selatan AKBP Sarly Sollu saat dihubungi, Kamis (3/11).
Menurut Sarly persiapan pengamanan telah dilakukan kepolisian. Polisi menyiapkan pengamanan dengan sistem sensor.
"Kita siapkan pengamanan. Sistem ticketing masuk dengan sensor untuk ketahui jumlah masuk," ucap Sarly.
Selain itu, polisi dan panitia telah menyiapkan posko kesehatan dan sejumlah pintu darurat di lokasi. Hal itu berkaca pada peristiwa festival musik Berdendang Bergoyang di Istora Senayan pekan lalu yang berakhir ricuh.
"(Disiapkan) posko kesehatan dan pintu darurat yang banyak," katanya.
Konten Terkait
Richard Lee tidak ditahan setelah diperiksa sebagai tersangka. Polisi menilai dia kooperatif dan pemeriksaan dilanjutkan pekan depan.
Kamis 08-Jan-2026 01:37 WIB
Dokter Richard Lee menghentikan pemeriksaan setelah 8 jam karena kurang enak badan. Kasusnya terkait pelanggaran UU Kesehatan dan Perlindungan Konsumen.
Kamis 08-Jan-2026 01:15 WIB
Penyelidikan kecelakaan kerja di Batam yang menewaskan Ramli, pekerja subkontraktor di PT ASL Shipyard, masih diselidiki polisi dan Disnaker Kepri
Minggu 04-Jan-2026 20:14 WIB
Ngakunya jual obat kuat, pria di Pasuruan malah ditangkap polisi. Apa yang sebenarnya terjadi?
Kamis 25-Dec-2025 20:29 WIB
Pelarian begal motor residivis ASF berakhir di Pasuruan. Sempat membacok anggota polisi di Lumajang, pria bersenjata celurit itu tewas ditembak.
Rabu 17-Dec-2025 20:13 WIB






