Selasa 14-Jun-2022 17:45 WIB
577
Foto : tribratanews.polri.go.id
Kakorlantas Polri Irjen Firman Santyabudi mengimbau pengendara sepeda motor tidak mengenakan sandal jepit saat berkendara. Tujuan imbauan tersebut disampaikan guna meminimalisir resiko para pengendara sepeda motor. Menurut Firman, pemakaian sandal jepit tak memberikan perlindungan maksimal.
“Tidak ada perlindungan pakai sandal jepit itu karena kalau sudah pakai motor, kulit itu bersentuhan langsug dengan aspal, ada api, ada bensin, ada kecepatan, makin cepat makin tidak terlindungi kita. Itulah fatalitas,” kata Firman saat meninjau Operasi Patuh Jaya, Senin (13/6).
Firman juga meminta anggota kepolisian bisa menjadi contoh bagi masyarakat. Ia berharap tidak ada polisi yang memakai sandal jepit saat mengendarai sepeda motor.
Meski begitu, polisi menegaskan tak akan menindak atau melakukan penegakan hukum terhadap premotor yang menggunakan sandal jepit.
Kabagops Korlantas Polri Kombes Eddy Djunaedi mengatakan larangan penggunaan sandal jepit hanya berupa imbauan supaya masyarakat lebih mengutamakan keselamatan saat berkendara.
“Harapannya, berkendaralah yang aman, mengutamakan keamanan dan keselamatan dalam berkendara,” kata Eddy.
Diketahui, polisi menggelar Operasi Patuh Jaya 2022 selama 14 hari ke depan mulai Senin (13/6).
Ada delapan target sasaran dalam Operasi Patuh Jaya 2022, yakni, penggunaan kenalpot bising, penggunaan rotator, aksi balap liar, dan melawan arus.
Selain itu, polisi juga akan menindak para pengendara yang menggunakan handphone saat mengemudi, tidak menggunakan helm SNI, tidak menggunakan sabuk pengaman, dan berboncengan lebih dari satu orang.
Konten Terkait
Richard Lee tidak ditahan setelah diperiksa sebagai tersangka. Polisi menilai dia kooperatif dan pemeriksaan dilanjutkan pekan depan.
Kamis 08-Jan-2026 01:37 WIB
Dokter Richard Lee menghentikan pemeriksaan setelah 8 jam karena kurang enak badan. Kasusnya terkait pelanggaran UU Kesehatan dan Perlindungan Konsumen.
Kamis 08-Jan-2026 01:15 WIB
Penyelidikan kecelakaan kerja di Batam yang menewaskan Ramli, pekerja subkontraktor di PT ASL Shipyard, masih diselidiki polisi dan Disnaker Kepri
Minggu 04-Jan-2026 20:14 WIB
Ngakunya jual obat kuat, pria di Pasuruan malah ditangkap polisi. Apa yang sebenarnya terjadi?
Kamis 25-Dec-2025 20:29 WIB
Pelarian begal motor residivis ASF berakhir di Pasuruan. Sempat membacok anggota polisi di Lumajang, pria bersenjata celurit itu tewas ditembak.
Rabu 17-Dec-2025 20:13 WIB






