Rabu 11-Jun-2025 20:58 WIB
233
Foto : jpnn
"TKDN 58,32 persen bukan sekadar data administratif. Ini menjadi representasi dari dedikasi kami terhadap penguatan kapasitas teknologi bangsa, terhadap ekonomi lokal, dan terhadap masa depan sistem pertahanan Indonesia yang mandiri,” ujarnya.
Adapun, keikutsertaan Respati di Indo Defence 2025 tidak hanya menjadi etalase inovasi, melainkan momentum memperluas jejaring kolaborasi strategis.
Terutama, membuka jejaring dengan BUMN industri pertahanan, mitra swasta nasional, maupun pelaku industri global.
Dalam sepuluh tahun terakhir, PT. Respati Solusi Rekatama telah menunjukkan konsistensi dalam mengembangkan ekosistem teknologi pertahanan berbasis digital dan sistem senjata cerdas.
Selain RCWS, Respati membuat penguatan rantai pasok lokal dan investasi berkelanjutan pada SDM teknologi Indonesia demi menjalankan visi menjadi garda depan dalam transformasi industri pertahanan nasional.
Konten Terkait
Menyikapi kondisi tersebut, Pemerintah Kota Ambon menegaskan akan mengambil langkah serius untuk memperkuat upaya pengendalian inflasi.
Jumat 09-Jan-2026 19:59 WIB
Harga telur ayam semula Rp 31.500 menjadi Rp29 ribu, normalnya Rp 26 ribu perkg, bawang merah Rp 43 ribu, bawang putih Rp40 ribu, cabai rawit merah Rp 54 ribu, cabai keriting Rp 62 ribu.
Kamis 08-Jan-2026 20:00 WIB
IHSG Bursa Efek Indonesia 8 Januari 2026 ditutup melemah. Analis Pasar Modal Indonesia Reydi Octa mengatakan IHSG kemungkinan sedikit terdampak suku bunga acuan dan inflasi
Kamis 08-Jan-2026 19:54 WIB
Penyerahan tersebut menjadi simbol lahirnya warisan budaya yang tumbuh dari partisipasi kolektif masyarakat.
Kamis 08-Jan-2026 01:04 WIB
IMABI bersama mahasiswa se-Sumatra menyalurkan bantuan logistik dan kebutuhan pokok bagi korban banjir dan longsor.
Selasa 06-Jan-2026 20:11 WIB






