Senin 11-Aug-2025 20:27 WIB
447
Foto : harianjogja
Penataan Lalu Lintas
Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja berencana mengalihkan lokasi parkir bus pariwisata dari Parkir Senopati yang berada di Kawasan Malioboro ke Terminal Giwangan.
Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya penataan lalu lintas dan pengurangan kemacetan di kawasan Malioboro. Rencana tersebut mendapat respons positif oleh pengelola Terminal Giwangan.
Kepala UPT Terminal Giwangan, Sigit Saryanto menyampaikan bahwa kapasitas Terminal Giwangan masih memadai untuk menampung bus-bus pariwisata. Terminal tersebut memiliki kapasitas untuk menampung 15 bus kedatangan, 24 bus keberangkatan, dan 150 bus parkir.
"Kalau lahan yang ada di sisi selatan diperluas, maka kapasitasnya dapat meningkat hingga 250 bus," katanya.
Meski mencukupi, menurut Sigit masih ada beberapa aspek yang perlu dibenahi agar Terminal Giwangan dapat optimal menampung lonjakan bus pariwisata, terutama saat momen liburan.
“Kita harus menyesuaikan dengan jumlah bus yang bertambah, baik itu pelayanan tempat parkir, jalur keluar-masuk, hingga penataan ulang area karena selama ini difokuskan untuk bus AKAP [Antarkota Antarprovinsi],” katanya.
Selain itu, lanjutnya, fasilitas pendukung lain di terminal itu seperti ruang tunggu juga perlu ditata kembali. Saat ini Terminal Giwangan memiliki satu ruang tunggu yang digunakan untuk kedatangan dan keberangkatan.
Ruang tunggu tersebut kapasitasnya pun masih terbatas sekitar 500 orang. Padahal, menurut Sigit, jumlah penumpang dapat melonjak lebih dari kapasitas tersebut saat momen liburan. “Kami sedang proses membuat ruang tunggu kedua untuk kedatangan dan keberangkatan yang lebih terpisah. Kami juga siapkan lounge eksekutif yang bekerja sama dengan perusahaan otobus besar,” katanya.
Rehabilitasi terminal pun tengah berjalan. Beberapa ruang lama pun ditata ulang. Penataan tersebut diperkirakan akan rampung pada September atau Oktober 2025. Dia menambahkan, ketika Terminal Giwangan digunakan sebagai titik utama parkir bus pariwisata, dia menilai perlu berbagai fasilitas pendukung seperti hotel, pusat oleh-oleh, hingga area belanja untuk mendukung kenyamanan wisatawan.
Kemudian, ketika rencana tersebut berjalan, menurutnya wisatawan dapat memanfaatkan layanan Trans Jogja atau shuttle bus yang ada untuk mengangkut mereka ke pusat Kota Jogja. “Intinya kami siap mendukung pariwisata Jogja agar tidak menambah kemacetan di pusat kota. Penataan ini juga untuk memastikan wisatawan mendapatkan kenyamanan sejak mereka tiba di kota ini,” katanya.
Konten Terkait
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta mengeklaim belum menemukan adanya kasus Superflu di ibu kota. Meski begitu, warga Jakarta tetap diminta waspada terkait penyebaran penyakit yang disebabkan virus Influenza...
Minggu 04-Jan-2026 20:17 WIB
Percikan api dari kabel instalasi listrik di atap Kanopi Jalur VIII Stasiun Bogor, Jawa Barat.
Minggu 04-Jan-2026 20:12 WIB
Berikut adalah rangkuman 3 rekomendasi matcha di Yogyakarta yang wajib dicoba, lengkap dengan tempat nyaman dan estetik yang cocok untuk nongkrong.
Senin 29-Dec-2025 20:10 WIB
Komisi Yudisial merekomendasikan sanksi nonpalu bagi majelis hakim perkara Tom Lembong terkait pelanggaran kode etik.
Jumat 26-Dec-2025 20:17 WIB
Sudah tiga tahun Aditya Dwi Saputra merintis pertanian hidroponik di kampungnya. Selama ini, hanya sekitar 7 hingga 8 kilogram selada yang diproduksinya dalam setiap kali panen. Namun sejak diminta menjadi pemasok sayuran ke dapur Makan Bergizi Gratis (MBG), omzetnya meningkat 100 persen.
Senin 22-Dec-2025 20:19 WIB






