Sabtu 24-Dec-2022 08:10 WIB
294
Foto : tempo
brominemedia.com-
Dosen pariwisata Universitas Airlangga (Unair), Surabaya, M Nilzam Aly,
membagikan beberapa tips untuk masyarakat yang ingin menghabiskan waktu liburan
Natal dan tahun baru (Nataru).
“Yang perlu diingat, bukan seberapa jauh atau seberapa
banyak uang yang dikeluarkan, melainkan apa makna dari momentum liburan yang
didapatkan,” kata dia seperti dilansir dari situs resmi Unair, Kamis, 22
Desember 2022.
1. Berlibur dekat
rumah
Nilzam mendukung masyarakat untuk berlibur di tempat-tempat
yang dekat dari rumah. Dukungan ini dianjurkan mengingat durasi liburan yang
pendek jika dibandingkan dengan liburan lainnya. Jika berlibur ke destinasi
wisata dekat tempat tinggal,waktu yang ditempuh untuk mempersiapkan liburan dan
waktu perjalanan pun jadi terpangkas.
2. Staycation
Selain berlibur dekat rumah, staycation juga bisa jadi opsi
untuk meminimalisasi waktu terbuang di perjalanan. Staycation adalah gabungan
dari kata stay dan vacation yang artinya berlibur dengan menetap di suatu
tempat. Lokasi yang dipilih untuk staycation dapat berupa hotel, vila, maupun
rumah sendiri.
“Bisa menciptakan agenda yang spesial dibanding hari-hari lain, semisal makan bersama, camping ala-ala. Intinya bisa menumbuhkan keakraban dalam keluarga," kata dia.
3. Tujuan Destinasi
Nilzam juga memberikan opsi bagi yang ingin tetap berwisata ke tempat yang jauh, tapi ia mengimbau agar menjauhi destinasi wisata yang langganan liburan. Hal ini dianjurkan untuk dilakukan agar tidak terjebak kepadatan pengunjung. Menurut dia, tempat wisata yang terlampau ramai akan membuat keluarga, khususnya anak-anak, merasa tidak nyaman.
Dosen Unair ini juga memberi contoh lokasi liburan alternatif yang masuk kategori ring 2 dan ring 3, seperti Magelang dan Gunung Kidul. Kedua tempat tersebut mudah diakses dan tidak seramai area kota.
4. Transportasi dan kelengkapan kendaraan
Walaupun keadaan lalu lintas dan kebijakan liburan sudah lebih renggang dibanginkan tahun lalu, Nilzam mengingatkan masyarakat untuk tetap memperhatikan syarat-syarat dan ketentuan mengenai regulasi perjalanan yang berlaku.
Selain itu, jangan lupa untuk selalu cek keadaan kendaraan. Jangan sampai berlibur dengan kendaraan yang kondisinya kurang baik, khawatir malah harus pergi ke bengkel di tengah perjalanan liburan.
5. Jaga kesehatan
Kesehatan sangat penting untuk selalu dijaga, apalagi di waktu liburan. Walaupun kasus Covid-19 sudah jauh menurun, menjaga diri dengan menerapkan protokol kesehatan tetap dianjurkan demi menjaga diri dan keluarga. Untuk menjaga kesehatan selama liburan, mempersiapkan vitamin dan obat-obatan penting juga sangat diperlukan. Tidak asyik jika selama berlibur malah jatuh sakit.
6. Perencanaan finansial
Menjaga kesehatan fisik memang sangat penting, namun kesehatan finansial juga tak kalah penting. Nilzam mengimbau agar di masa lliburan jangan sampai mengeluarkan dana yang terlalu besar hanya untuk liburan, karena khawatir kondisi finansial setelahnya jadi tidak stabil.
Buatlah rencana perjalanan atau itinerary sebelum mulai liburan, supaya masa liburan jadi lebih tersusun dan menyenangkan. Itinerary, menurut Dosen Bidang Bisnis Kepariwisataan ini, merupakan rencana perjalanan dan estimasi biaya yang dibutuhkan untuk memperhitungkan pengeluaran selama berlibur.
Konten Terkait
Unima mengambil langkah tegas terhadap oknum dosen berinisial DAM yang diduga terlibat dalam kasus kekerasan seksual.
Selasa 13-Jan-2026 19:06 WIB
Pihak Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU) secara tegas menyatakan tidak terlibat melaporkan komika Pandji Pragiwaksono.
Senin 12-Jan-2026 20:05 WIB
Kondisi banjir yang melanda dua desa di Kecamatan Galing sudah surut namun masyarakat tetap diimbau untuk waspada
Jumat 09-Jan-2026 20:04 WIB
Pemeriksaan Richard Lee dihentikan di pertanyaan ke-73 karena sakit. Kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen akan dilanjutkan pekan depan.
Kamis 08-Jan-2026 01:24 WIB
Penyerahan tersebut menjadi simbol lahirnya warisan budaya yang tumbuh dari partisipasi kolektif masyarakat.
Kamis 08-Jan-2026 01:04 WIB





