PERISTIWA

Perairan Bali Dipenuhi Puluhan Kapal Perang Asing dan KRI, Nelayan Tak Perlu Khawatir Melaut

Jumat 14-Feb-2025 20:34 WIB 228

Foto : tribun-bali

Brominemedia.com – Asisten Operasi Kepala Staf Anfkatan Laut Laksda TNI Yayan Sofiyan memastikan hadirnya puluhan kapal perang asing dan kapal perang KRI milik Indonesia tidak mengganggu kegiatan ekonomi maritim nelayan dan sebagainya

Bahkan TNI AL juga turut melibatkan nelayan ikut dalam formasi dengan kapal-kapal perang dalam agenda Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) 2025 tersebut. 

Sebagaimana disampaikan Laksda Yayan dalam keterangannya di Nusa Dua, Bali, pada Kamis 13 Februari 2025 malam saat disinggung apakah akan ada pembatasan operasional nelayan mengingat puluhan kapal perang asing berada di Bali. 

"Kegiatan ini akan memberikan multiplier effect terhadap berbagai kepentingan nasional Indonesia. Kegiatan ini tidak menghambat kegiatan nelayan, tetapi justru melibatkan nelayan mengikuti formasi dalam dengan kapal perang bagian dari komponen cadangan TNI AL," ungkap laksda Yayan.

"Jadi tidak akan mengganggu ekonomi maritim aktivitas maritim yang ada di perairan Bali, justru memberikan kontribusi yang positif terhadap ekonomi Bali, 3.000 lebih pelaut angkatan laut seluruh dunia akan hadir di sini," imbuhnya. 

Sebagai tuan rumah, Indonesia juga mempunyai tanggung jawab besar atas pengamanan terhadap semua peserta yang mengikuti 


Untuk pengamanan TNI AL melibatkan pengamanan TNI AD (Kodam IX/Udayana), TNI AU (Lanud Ngurah Rai), Polri (Polda Bali), para tokoh adat, dan instansi pemerintahan di Bali karena selain aset kapal perang asing juga hadir pejabat dari negara-negara yang terlibat.

"Khusus untuk TNI AL telah membentuk Satgas khusus untuk pengamanan. Satgas ini telah berkomunikasi dengan seluruh stakeholder security yang ada di Bali, seperti Polda Bali, Kodam Udayana, Pemprov Bali, Bakamla, para tokoh adat, dan lainnya. Ini adalah event nasional yang membutuhkan dukungan dari semua elemen," jelasnya.

Lanjut Laksda Yayan, event internasinal ini adalah kehormatan bagi Indonesia sehingga persiapan dan pengamanan harus dilakkan dengan matang bersama para stakeholder. 

"Panglima Armada Pasifik Amerika Serikat bersama delapan kepala staf angkatan laut dari negara-negara lainnya akan hadir dalam kegiatan itu. Negara yang hadir juga menghadirkan kapal perang," tuturnya.

Konten Terkait

OLAHRAGA 3 Laga Penentu Nasib Persiba Balikpapan di Championship 2025/26, Peluang Bertahan Masih Terbuka

Persiba Balikpapan masih memiliki peluang untuk bertahan di Championship musim depan.

Selasa 13-Jan-2026 20:05 WIB

OLAHRAGA Kadek Arel jadi anggota exco APPI

Pemain Bali United Kadek Arel Priyatna menjadi anggota executive committee (exco) Asosiasi Pesepakbola Profesional ...

Senin 12-Jan-2026 20:06 WIB

PERISTIWA Kondisi Terkini Balita Korban Peluru Nyasar setelah Proyektil Diangkat, Ibunya Khawatir

Ternyata peluru tersebut bersarang di tengkorak kepala korban yang bernama Asmi Anggraini. Tepatnya di dekat mata kanan.

Jumat 09-Jan-2026 20:04 WIB

PEMERINTAHAN Kemenkop Dorong Koperasi yang Terdampak Bencana di Sumatra Aktif Kembali

Kemenkop juga menyiapkan program pendampingan keterampilan bagi masyarakat khususnya anggota koperasi yang sebelumnya memiliki kegiatan usaha produktif.

Kamis 08-Jan-2026 01:21 WIB

PERISTIWA Trump Kembali Soroti Greenland, Pakar Peringatkan Ancaman Serius

Pakar internasional mengingatkan bahwa ketertarikan kembali Presiden Amerika Serikat Donald Trump terhadap Greenland harus dipandang sebagai ancaman serius. Ini mencerminkan pola kebijakan luar negeri yang lebih...

Kamis 08-Jan-2026 01:15 WIB

Tulis Komentar