PEMERINTAHAN

Pemkot Semarang Bakal Perluas Kios Pangan Hingga Tingkat RW

Senin 05-Jan-2026 20:08 WIB 15

Foto : tribunnews

Brominemedia.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang melalui Dinas Ketahanan Pangan (Dishanpan) menyebut akan mendorong perluasan kios pangan di tahun 2026 ini.

Kepala Dishanpan, Endang Sarwiningsih mengatakan, perluasan itu di antaranya akan dilakukan melalui kemitraan dengan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP).

"Kami berharap dari kios pangan ini tentunya bermitra dengan Koperasi Merah Putih. Koperasi Merah Putih ini belum semuanya bermitra dengan kami," kata Endang saat dihubungi tribunjateng.com mengenai upaya ketahanan pangan di Kota Semarang tahun 2026.

Endang menyebut perluasan itu sebagai upaya mendekatkan akses kebutuhan pokok sekaligus menstabilkan harga.

Ia mengungkapkan, dari total 177 KKMP di Kota Semarang, saat ini ada sekitar 60 koperasi yang bermitra dan menjalankan usaha di bidang sembako atau kios pangan.

"Nah, ini nanti mungkin bisa menambah kios pangan," sebutnya.

Untuk tahun 2026, lanjut Endang, Dishanpan belum merancang program baru. Namun ia menyebut tetap akan mengembangkan program yang sudah berjalan, di antaranya Kempling Semar (Ketahanan Pangan Keliling Semarang).

Selain menambah jumlah kios pangan, pihaknya juga berencana melakukan pilot project dengan memperluas jejaring layanan hingga tingkat RW.

Menurutnya, selain dengan KKMP, kios pangan nantinya juga diharapkan bersinergi dengan Kempling Semar.

"Itu kami mencoba untuk mengembangkan jejaringnya sampai ke tingkat RW. Jadi mendekatkan akses pangan yang mudah itu sampai di tingkat RW, sehingga RW ini menjadi jejaring bisa Kempling Semar maupun Koperasi Merah Putih untuk pelayanan kepada masyarakat," katanya.

Endang mengklaim, kios pangan dimaksudkan untuk mengendalikan harga, terutama menjelang hari besar keagamaan.

"Di saat orang merayakan hari besar keagamaan, seperti spekulan-spekulan justru menaikkan harga semaunya. Maka pemerintah ini harus mengontrol dari segi harga," ungkapnya. (idy)

Konten Terkait

PEMERINTAHAN Jatah Dana Desa Jateng Anjlok Rp5,8 Triliun, Kades Kelimpungan Dituduh Korupsi

Pemerintah menetapkan angaran dana desa di wilayah Jawa Tengah mencapai Rp2,1 triliun pada tahun 2026.

Selasa 06-Jan-2026 20:11 WIB

PEMERINTAHAN Pemkot Semarang Bakal Perluas Kios Pangan Hingga Tingkat RW

Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang melalui Dinas Ketahanan Pangan (Dishanpan) menyebut akan mendorong perluasan kios pangan di tahun 2026 ini.

Senin 05-Jan-2026 20:08 WIB

PEMERINTAHAN Rocky Gerung dan Ferry Juliantono Soroti Koperasi dan Ekonomi Kerakyatan di Acara Buruh Yamaha

Acara musyawarah unit kerja PT Yamaha Music Manufacturing Indonesia (YMMI) menarik perhatian karena dihadiri Menteri Koperasi Ferry Juliantono serta filsuf publik Rocky Gerung, yang memberikan pesan penting terkait pergerakan koperasi dan buruh di Indonesia.Di acara yang digelar di bilangan Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu, 29 November 2025 itu, Ferry Juliantono menekankan pergeseran paradigma ekonomi nasional dari model kapitalistik menuju ekonomi kerakyatan.Ini tugas ideologis yang digarisk.. Baca selengkapnya di https://rmol.id/bisnis/read/2025/11/30/688537/rocky-gerung-dan-ferry-juliantono-soroti-koperasi-dan-ekonomi-kerakyatan-di-acara-buruh-yamaha

Minggu 30-Nov-2025 20:16 WIB

PEMERINTAHAN 105 Tokoh Lintas Agama di Semarang Ikuti Perjalanan Keagamaan

Wali kota Semarang, Agustina Wilujeng melepas para peserta di Ruang Lokakrida Gedung Moch Ichsan Balaikota Semarang, Senin (24/11/2025).

Senin 24-Nov-2025 20:15 WIB

OLAHRAGA Babak Pertama Kendal Tornado FC vs PSIS Semarang Berakhir 0-0, Meski Banjir Peluang!

Hasil sementara babak pertama laga Kendal Tornado FC kontra PSIS Semarang berkahir 0-0 di Stadion Jatidiri Semarang, Jumat (7/11/2025) malam.

Jumat 07-Nov-2025 20:15 WIB

Tulis Komentar