Foto : detik
brominemedia.com – Tim Puslabfor Mabes Polri mendatangi Komnas HAM hari ini (10/8). Mereka datang untuk diperiksa berkaitan dengan balistik dan senjata.
Tim Puslabfor Mabes Polri tiba di Kantor Komnas HAM pukul
09.04 WIB. Tiga mobil Puslabfor memasuki kantor Komnas HAM.
Terlihat sebanyak delapan orang tim Puslabfor Mabes Polri
langsung memasuki kantor Komnas HAM tanpa mengatakan sepatah kata pun. Mereka
mengenakan pakaian hitam-putih.
Pemeriksaan uji balistik hari ini dikonfirmasi oleh
Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara. Beka menyebut hingga kini belum ada pembatalan
jadwal uji tersebut.
"(Soal uji balistik) sampai saat ini belum ada
pembatalan," kata Beka di kantor Komnas HAM, Rabu (10/8).
Sebelumnya, Komnas HAM menyatakan Polri menunda terkait
permintaan keterangan soal uji balistik terkait kasus tewasnya Brigadir
Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J. Keterangan itu akan disampaikan
pada pekan depan.
"Proses balistik hari ini tidak bisa diselenggarakan,
kami sepakati waktu tadi dengan timsus Rabu (10/8) minggu depan," kata
Komisioner Komnas HAM Choirul Anam dalam jumpa pers di kantornya, Jumat (5/8).
Penundaan pemeriksaan balistik ini merupakan yang kedua kali
terjadi. Awalnya, direncanakan pemeriksaan balistik dilakukan pada Rabu (3/8).
Kemudian diagendakan pada hari ini.
Anam mengatakan penundaan yang dilakukan hari ini Tim Khusus
Polri mendapatkan perkembangan penting.
Konten Terkait
Sebanyak seribuan personel Satuan Pengamanan (Satpam) dari berbagai perusahaan dan instansi yang berada di Sumsel
Selasa 30-Dec-2025 20:16 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan pihaknya telah membangun dan memperbaiki sebanyak 101 unit jembatan di berbagai daerah.
Selasa 30-Dec-2025 20:16 WIB
Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan percepatan penanganan dampak bencana alam serta menyalurkan bantuan langsung kepada masyarakat
Minggu 28-Dec-2025 20:15 WIB
Pemerintah membuka peluang untuk meninjau kembali daftar 17 kementerian dan lembaga yang dapat diisi anggota Polri aktif sebagaimana diatur dalam Perpol Nomor 10 Tahun 2025.
Sabtu 20-Dec-2025 20:00 WIB
Proses identifikasi korban kebakaran Gedung Terra Drone resmi ditutup setelah Polri memastikan seluruh 22 jenazah berhasil dikenali. Jika ada temuan baru, operasi DVI siap dibuka kembali.
Rabu 10-Dec-2025 20:55 WIB