Foto : goriau.com
Rombongan mahasiswa Amerika melakukan study adat ke Kabupaten Kampar, Riau. Rombongan tersebut terdiri dari 10 orang mahasiswa dan 4 orang pendamping.
Pada kesempatan tersebut, para mahasiswa diperkenalkan dengan adat Kampar seperti sekapur sirih dan setepak pinang, basiacuong dan makan badulang berkaki tiga.
“Ini menandakan kita semua sama dan tidak ada memandang suku, ras, atau agama, semua kita sama, mereka saudara kita, dalam Bahasa adat sirih balik ke gagang, pinang balik ke tampuk,” ujar Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar, Yusri, Rabu (15/6).
Para mahasiswa yang datang berasal dari American Universitas Amerika yakni University of North Carolina at Chapel Hill and North Carolina State University. Tema yang diangkat ialah To Visit Us in Bangkinang, Kampar Regency to Make Friends and Learn Our Culture.
Kejari Kampar, Arief Budiman mengatakan bahwa tujuan para mahasiswa adalah untuk melakukan study adat dan budaya.
“Harapan kita yakni kita dapat tarik sekali setahun melakukan kunjungan ke Kampar. Mari kita tanamkan untuk dapat berbuat bagi negeri walau dari manapun profesi, ini semua untuk meningkatkan ekonomi masyarakat,” ucap Arief.
Konten Terkait
AS mengklaim memiliki pengaruh maksimal atas otoritas sementara Venezuela setelah penangkapan Maduro. Trump akan bertemu eksekutif minyak Jumat besok.
Kamis 08-Jan-2026 02:29 WIB
Menurut keterangan sumber yang dikutip sejumlah media internasional, penangkapan dilakukan oleh pasukan elite Delta Force Angkatan Darat AS.
Minggu 04-Jan-2026 20:16 WIB
Manajemen PLTA Koto Panjang resmi membuka dua pintu pelimpah waduk setinggi masing-masing 50 sentimeter
Selasa 30-Dec-2025 20:04 WIB
Bombardir Amerika Serikat (AS) kepada ISIS di Suriah menewaskan lima orang. Ini merupakan balasan atas serangan yang menewaskan tiga warga AS.
Sabtu 20-Dec-2025 20:00 WIB
Anggota Kongres AS Marjorie Taylor Greene, seorang Republikan sayap kanan dari Georgia, secara pribadi telah memberi tahu sekutu-sekutunya bahwa ia mempertimbangkan pencalonan presiden pada tahun 2028. Itu dilaporkan TIME pada hari Sabtu, mengutip dua orang yang telah berbicara dengannya.
Minggu 23-Nov-2025 20:15 WIB