PERISTIWA

Lagi, Bocah 3 Tahun di Makassar Tewas Terseret Aliran Drainase

Senin 16-Dec-2024 20:48 WIB 355

Foto : tribunnews

Brominemedia.com – Seorang bocah tiga tahun ditemukan tewas setelah hanyut dalam gorong-gorong saluran drainase Jl Batu Doang, Kelurahan Kapasa Raya, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, Senin (16/12/2024) sore.

Bocah yang diketahui bernama Muh Nur Rahmat Ilham itu hanyut di saluran drainase yang tidak jauh dari rumahnya.

Dalam rekaman video yang diperoleh, korban tampak terjebak dalam gorong-gorong.

Warga tampak menarik korban dari dalam gorong-gorong, yang dikabarkan sudah dalam kondisi tidak bernyawa.

Isak tangis keluarga dan warga pun pecah melihat kondisi bocah malang tersebut.

Kapolsek Tamalanrea Kompol Muhammad Yusuf yang dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian itu.

"Warga bersama binmas Kapasa Raya melakukan pencarian di dalam gorong-gorong saluran air (got) di jalan yang dilewati korban saat hujan deras," ujar Kompol Yusuf.

Setelah dilakukan pencarian akhirnya korban ditemukan.

"Korban ditemukan tersangkut di dalam gorong-gorong saluran air (got) dalam keadaan sudah meninggal dunia," jelasnya.

Kini korban sudah disemayamkan di rumah duka.

Sebelumnya, kejadian serupa juga terjadi di wilayah Kecamatan Tamalanrea.

Sebelumnya, bocah perempuan delapan tahun ditemukan tewas di saluran drainase Jl Bontoa Utara, Kelurahan Parangloe, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, Selasa (10/12/2024).

Sebelum ditemukan meninggal dunia, bocah yang diketahui bernama MA alias Magfirah (8) itu, disebut bermain di saluran pembuangan air tersebut.

Kapolsek Tamalanrea Kompol Muhammad Yusuf mengatakan, saat bermain, kakak korban MA (10) mengaku sempat melarang korban adiknya untuk menyebrangi saluran drainase tersebut.

"Sekitar pukul 10.00 Wita Saksi (MA) bersama korban (adiknya) bermain air di dekat drainase yang penuh dengan air," ujar Muhammad Yusuf dalam keterangan tertulisnya.

"Saksi sempat melarang korban untuk tidak menyebrangi drainase, Namun tidak mendengarnya dan tetap menyeberang sehingga terpeleset dan terjatuh kedalam drainase yang tertutup dengan cor," sambungnya.

Saat terjatuh ke dalam drainase, korban diduga terseret arus hingga 50 meter.

"Saksi sempat menolong korban dengan memegang tangannya, Namun karena arus air sangat deras sehingga korban tidak bisa diselamatkan dan masuk ke dalam drainase tersebut kemudian saksi berteriak untuk meminta tolong," jelasnya.

Korban yang hanyut di dalam saluran drainase, pun dievakuasi warga dan diberikan pertolongan pertama.

Namun, nyawanya tidak tertolong lagi.

Sebelumnya diberitakan, Seorang bocah perempuan berusia delapan tahun ditemukan tewas di saluran drainase Jl Bontoa Utara, Kelurahan Parangloe, Kecamatan Tamalanrea, Makassar, Selasa (10/12/2024) siang.

Bocah yang diketahui berinisial MA alias Magfirah ini, terseret arus air yang ada di saluran drainase.

Kapolsek Tamalanrea Kompol Muhammad Yusuf, membenarkan adanya kejadian itu.

Yusuf mengatakan, korban bermain di sekitar drainase saat hujan disertai angin kencang.

Magfirah yang diduga terjatuh, pun terseret arus air dalam drainase tersebut.

Saat ditemukan, korban sudah dinyatakan meninggal.

"Korban meninggal karena tenggelam di saluran air (drainase) sekitar pukul 11.15 Wita," ujarnya.

Kini korban telah disemayamkan di rumah duka yang tidak jauh dari lokasi kejadian.

Konten Terkait

PERISTIWA Kondisi Terkini Balita Korban Peluru Nyasar setelah Proyektil Diangkat, Ibunya Khawatir

Ternyata peluru tersebut bersarang di tengkorak kepala korban yang bernama Asmi Anggraini. Tepatnya di dekat mata kanan.

Jumat 09-Jan-2026 20:04 WIB

PEMERINTAHAN Kuasa Hukum Korban Diksar Mahepel Unila Dampingi Rekonstruksi di Polda Lampung

Kuasa hukum korban Diksar mahepel Unila mendampingi para korban dalam pelaksanaan rekonstruksi perkara di Polda Lampung, Kamis (8/1/2026).

Kamis 08-Jan-2026 19:56 WIB

PERISTIWA IMABI Suarakan Penetapan Bencana Nasional, Salurkan Bantuan Donasi untuk Masyarakat Terdampak Banjir

IMABI bersama mahasiswa se-Sumatra menyalurkan bantuan logistik dan kebutuhan pokok bagi korban banjir dan longsor.

Selasa 06-Jan-2026 20:11 WIB

PERISTIWA 3 Jam Pasca Diduga Tenggelam, Petugas Masih Lakukan Pencarian Jasad Husni di Sungai Martapura

Lokasi tepatnya korban diduga tenggelam, di Jalan Simpang Pengambangan, RT 10, Kelurahan Pengambangan, Kecamatan Banjarmasin Timur.

Senin 05-Jan-2026 20:09 WIB

PERISTIWA Wakapolri Tinjau Penanganan Pascabencana Banjir dan Longsor di Tapanuli Tengah

Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan percepatan penanganan dampak bencana alam serta menyalurkan bantuan langsung kepada masyarakat

Minggu 28-Dec-2025 20:15 WIB

Tulis Komentar