PERISTIWA

Kebakaran di Sedanau Natuna Jadi Alarm, Damkar Dorong Pengadaan Pos di Kecamatan Pulau

Senin 15-Sep-2025 20:50 WIB 396

Foto : tribunnews

Brominemedia.com – Kebakaran hebat yang menghanguskan sejumlah bangunan di Pelantar Laut, Kelurahan Sedanau, Kecamatan Bunguran Barat, Sabtu (13/9/2025) dini hari, menjadi peringatan serius bagi Pemerintah Kabupaten Natuna.

Pasalnya, hingga kini kecamatan pulau-pulau di luar Bunguran Besar, belum memiliki pos pelayanan pemadam kebakaran.

Kondisi ini membuat penanganan kebakaran disana memakan waktu lama, dan berisiko menimbulkan kerugian lebih besar.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Natuna, Syawal, menegaskan pengadaan pos pemadam kebakaran di kecamatan antar pulau kini menjadi prioritas.

“Peristiwa di Sedanau menjadi alasan utama kenapa pos pemadam di luar Bunguran Besar harus segera ada. Warga di pulau-pulau yang padat penduduk seperti Sedanau, Midai, dan Serasan sangat butuh layanan cepat dan kita prioritaskan dalam usulan APBD-P,” ujarnya saat dijumpai, Senin (15/9/2025).

Syawal menjelaskan, rencana pembangunan pos pemadam sebenarnya sudah diajukan sejak 2024.

Namun, karena adanya efisiensi anggaran, program itu belum bisa terealisasi tahun ini.

Kini, pihaknya bersama DPRD Natuna kembali mendorong agar pembangunan pos damkar masuk dalam APBD Perubahan 2025 atau paling lambat 2026 mendatang.

“Pos pelayanan nanti tidak hanya bangunan, tapi juga lengkap dengan peralatan, pipa portabel, kendaraan roda tiga, pompa apung, dan petugas yang siaga di lapangan,” tambahnya.

Untuk antisipasi jangka pendek, Disdamkarmat akan menggeser pipa portabel ke Sedanau, sebagai solusi darurat sementara waktu.

“Kita ingin memastikan jika terjadi kebakaran lagi, penanganannya bisa lebih cepat sebelum kerugian semakin besar,” jelas Syawal.

Langkah ini disambut baik oleh warga Sedanau. Mereka berharap pemerintah segera menghadirkan armada dan personel damkar yang siap siaga di wilayah mereka.

“Kebakaran kemarin bikin kami panik. Api cepat membesar karena bantuan datang terlambat dan peralatan tak memadai. Kalau ada pos damkar di sini kan jadi lebih cepat ditangani,” ujar Bahari, warga Sedanau.

Dengan adanya pos pelayanan damkar di pulau-pulau, pemerintah berharap dapat meminimalisir dampak kebakaran yang kerap mengancam. 

Konten Terkait

KESEHATAN Pemprov Jakarta Klaim Belum Temukan Warga Terkena Superflu

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta mengeklaim belum menemukan adanya kasus Superflu di ibu kota. Meski begitu, warga Jakarta tetap diminta waspada terkait penyebaran penyakit yang disebabkan virus Influenza...

Minggu 04-Jan-2026 20:17 WIB

OTOMOTIF Muncul Percikan Api di Stasiun Bogor dari Kabel Listrik di Atap Kanopi Jalur VIII

Percikan api dari kabel instalasi listrik di atap Kanopi Jalur VIII Stasiun Bogor, Jawa Barat.

Minggu 04-Jan-2026 20:12 WIB

PEMERINTAHAN KY Rekomendasikan Sanksi Nonpalu untuk Hakim Perkara Tom Lembong

Komisi Yudisial merekomendasikan sanksi nonpalu bagi majelis hakim perkara Tom Lembong terkait pelanggaran kode etik.

Jumat 26-Dec-2025 20:17 WIB

TREND Petani Milenial Bersyukur Jadi Pemasok Sayur MBG

Sudah tiga tahun Aditya Dwi Saputra merintis pertanian hidroponik di kampungnya. Selama ini, hanya sekitar 7 hingga 8 kilogram selada yang diproduksinya dalam setiap kali panen. Namun sejak diminta menjadi pemasok sayuran ke dapur Makan Bergizi Gratis (MBG), omzetnya meningkat 100 persen.

Senin 22-Dec-2025 20:19 WIB

PERISTIWA Ambulans Jadi Ruang Bersalin Bayi Kembar Saat Banjir Langkat

Dokter Afriza membantu persalinan bayi kembar di dalam ambulans saat banjir Langkat melumpuhkan fasilitas kesehatan setempat.

Senin 22-Dec-2025 20:17 WIB

Tulis Komentar