TREND

Jumlah Masjid di Jepang Terus Bertambah hingga Menarik Warga Setempat jadi Mualaf

Jumat 10-Jan-2025 20:50 WIB 322

Foto : tribunnews

Brominemedia.com – Pembangunan masjid di wilayah Jepang semakin meningkat seiring bertambahnya komunitas Muslim di Negeri Sakura, termasuk bertambahnya pekerja migran asal Indonesia.

Pada akhir 1980-an, jumlah masjid di Jepang hanya 3 unit. Dan jumlah itu terus bertambah pada tahun 2021 mencapai 113 unit.

Hingga kini direncanakan kembali dibangun masjid dengan nama Masjid As-Sholihin di Yokohama, Jepang.

Dipimpin Founder sekaligus Dewan Pembina Cinta Quran Foundation, Ustadz Fatih Karim, peletakan batu pertama Masjid As-Sholihin di Yokohama itu dilakukan pada Jumat pagi, 10 Januari 2025.

Pembangunan masjid ini dilatarbelakangi kekhawatiran anak dan cucu pekerja migran muslim tidak mengenal masjid sekaligus menjadi fasilitas untuk kemajuan dakwah Islam di Negeri Matarahi Terbit.

Rencananya Masjid As-Sholihin dibangun di atas lahan seluas 397 meter persegi. Dengan luas bangunan 650 meter persegi, masjid ini diperkirakan dapat menampung lebih dari 600 jemaah. Adapun anggarannya diperkirakan sebesar Rp40 miliar.

Ustadz Fatih Karim mengatakan, pembangunan masjid ini merupakan bagian dari komitmen pihaknya untuk mendukung penguatan iman, edukasi, dan kegiatan religi bagi muslim di Yokohama dan sekitarnya.

“Masjid As-Sholihin Yokohama adalah bentuk nyata dari misi dakwah Islam yang penuh cinta di Negeri Matahari Terbit. Kami berharap masjid ini tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat kegiatan sosial yang mempererat hubungan masyarakat lintas budaya di Jepang,” ujar Ustadz Fatih Karim.

Ia menyatakan, Masjid As-Sholihin dirancang sebagai pusat spiritual yang multifungsi. Selain menyediakan ruang shalat, masjid ini juga akan menjadi mualaf center, baitul maal, halal mart, serta tempat menyelenggarakan kajian keislaman, dan berbagai aktivitas sosial yang melibatkan komunitas muslim.

Ditemani arsitek Jepang, Ustadz Fatih Karim percaya konstruksi masjid ini merupakan yang terbaik.

“Di Jepang, semua bangunan diperhatikan, termasuk masjid kita bersama ini, oleh karena itu masjid ini akan dibangun tiga lantai dengan bangunan modern dan tentunya nyaman untuk ibadah,” ujarnya.

Menurutnya, meski belum berdiri secara utuh, namun sudah banyak mualaf yang bersyahadat di lokasi pembangunan masjid.

“Alhamdulillah, dengan hidayah Allah, banyak warga Jepang yang akhirnya memeluk Islam di lokasi yang akan dibangun masjid ini, semoga semakin banyak orang yang berbondong-bondong bersyahadat di sini,” imbuhnya.

Turut hadir dalam peletakan masjid tersebut yakni Koordinator Fungsi Penerangan dan Sosial Budaya KBRI Tokyo, Muhammad Al Aula; President Director Deamaya Studio, Muhammad Subhan; Representative Director Gaia Design Studio Co., Ltd. Architectural Office, Mr Masamitsu Iibe, Chairman of Chiba Islamic Cultural Center Japan, Hajj Kyochiro Sugimoto; dan Praktisi Neuroparenting Skill, dr. Aisah Dahlan.

Selain itu, turut hadir musisi dan Top 4 American Got Talent 2023, Putri Ariani.

Muhammad Al Aula selaku Koordinator Fungsi Penerangan dan Sosial Budaya KBRI Tokyo menceritakan, perjuangan Nabi Muhammad SAW saat mendirikan masjid di zamannya dahulu. Menurutnya, Rasulullah SAW harus berdarah-darah terlebih dahulu untuk membangun tempat ibadah.

“Pada zaman Rasulullah, untuk membangun masjid saja perjuangannya harus ada darah dan air mata, hari ini semua di antara kita berpakaian rapih,” katanya.

Founder sekaligus Dewan Pembina Cinta Quran Foundation, Ustadz Fatih Karim, melakukan peletakan batu pertama Masjid As-Sholihin di Yokohama, Jepang, Jumat (10/1/2025).

Founder sekaligus Dewan Pembina Cinta Quran Foundation, Ustadz Fatih Karim, melakukan peletakan batu pertama Masjid As-Sholihin di Yokohama, Jepang, Jumat (10/1/2025). (Istimewa)

Ia juga menyampaikan salam dari Duta Besar Indonesia untuk Jepang. Ia mengatakan jumlah masyarakat Indonesia di Jepang semakin banyak, ada 173.000. Dan baginya, masjid adalah salah satu kebutuhan tidak hanya untuk umat Islam.

“Kita bekerja hari ini untuk esok hari, mari kita berharap agar Masjid As-Sholihin menjadi mercusuar harapan bagi kebaikan umat manusia yang ada di muka bumi, masjid ini ada di tengah komunitas Jepang yang mungkin bukan umat muslim, tapi ini jangan sampai menjadi sekat yang membatasi, sebagaimana Islam diturunkan sebagai rahmat bagi seluruh umat manusia,” tuturnya.

Atas nama pemerintah Indonesia, ia juga berharap pembangunan berjalan dengan baik sesuai dengan perencanaan.

Konten Terkait

PEMERINTAHAN Penjelasan Pramono Anung Soal Anggaran Rp100 Miliar untuk Bongkar Tiang Monorel, Jadi Polemik

Anggaran Rp100 miliar yang akan digunakan Pemprov DKI Jakarta untuk pembongkaran 98 tiang monorel menuai polemik. Pramono Anung beri penjelasan.

Selasa 13-Jan-2026 20:06 WIB

PERISTIWA Trump Kembali Soroti Greenland, Pakar Peringatkan Ancaman Serius

Pakar internasional mengingatkan bahwa ketertarikan kembali Presiden Amerika Serikat Donald Trump terhadap Greenland harus dipandang sebagai ancaman serius. Ini mencerminkan pola kebijakan luar negeri yang lebih...

Kamis 08-Jan-2026 01:15 WIB

HIBURAN 7 Cara Gampang Nonton Video Film Jepang Viral Tanpa VPN di Yandex Ru Browser Japan

Berikut ini cara gampang nonton film Jepang viral terjemahan bahasa Indonesia tanpa VPN di Yandex.

Selasa 06-Jan-2026 20:10 WIB

RAGAM Jejak Emas KH Amal Fathullah Zarkasyi, sang Arsitek UU Pesantren dan Internasionalisasi Gontor

Dunia pesantren dan pendidikan tinggi Islam kehilangan salah satu tokoh penting.

Minggu 04-Jan-2026 20:06 WIB

EVENT Kapolres Selayar Pastikan Ibadah Natal 2025 Aman dan Tertib

Kehadiran beliau bertujuan memastikan kesiapsiagaan personel dan kelancaran seluruh rangkaian ibadah bagi jemaat.

Kamis 25-Dec-2025 20:37 WIB

Tulis Komentar