PERISTIWA

Hujan Deras Melanda, Bantaeng Kebanjiran, BMKG Minta Warga Tetap Waspada

Minggu 30-Nov-2025 20:14 WIB 108

Foto : fajar

Brominemedia.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Sulawesi Selatan pada Minggu (30/11/2025) malam.

Dilansir dari bmkg.go.id, sejumlah daerah di Sulsel berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang mulai pukul 20.30 WITA.

Dalam laporan tersebut, BMKG menyebutkan bahwa cuaca ekstrem diprakirakan terjadi di beberapa wilayah.

Di antaranya seperti Kabupaten Pinrang, Luwu, Tana Toraja, Luwu Utara, Toraja Utara, serta Kota Palopo.

Kondisi ini, menurut prakirawan, tidak menutup kemungkinan akan meluas ke wilayah lainnya termasuk Kabupaten Enrekang, Luwu Timur, Kota Parepare, dan sejumlah kecamatan lain di Toraja dan Luwu Raya.

BMKG menjelaskan bahwa potensi hujan lebat yang disertai kilat dan angin kencang tersebut diperkirakan masih akan berlangsung hingga pukul 22.30 WITA.

Warga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya banjir, banjir bandang, longsor, hingga pohon tumbang dan gangguan pada transportasi darat maupun udara.

Prakirawan BMKG Sulawesi Selatan juga mengimbau masyarakat agar menghindari aktivitas di area terbuka saat terjadi petir.

BMKG jiga memiiatar tidak berteduh di bawah pohon ataupun papan reklame, serta memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi.

Untuk diketahui, Kabupaten Bantaeng menjadi salah satu daerah yang mengalami banjir akibat hujan deras pada Minggu (30/11/2025) ini.

Akibatnya, sejumlah wilayah di pusat kota terendam banjir hingga Minggu malam.

Di antara titik yang terdampak di antaranya area Garegea, Pasar Baru, Swalayan, Terminal, Sasayya, BTN Kaili, hingga sebagian kompleks perkantoran di Jalan Andi Mannappiang.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Bantaeng, Faisal, mengatakan bahwa banjir ini terjadi akibat luapan air sungai.

“Terkait data, kami saat ini masih fokus penanganan banjir seperti pembersihan sampah pada aliran sungai serta pembersihan jalan," kata Faisal.

Dalam kegiatan tersebut, pihaknya menggandeng Kodim Bantaeng, Polres, Dinas Lingkungan Hidup, Satpol PP serta masyarakat setempat. (Muhsin/fajar)


Konten Terkait

SAINS BMKG Imbau Masyarakat Waspada dan Berhati-hati Terhadap Dampak Bencana Hidrometeorologi

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Tjilik Riwut Palangka Raya. Mengeluarkan prakiraan cuaca mingguan untuk wilayah Kalimantan Tengah periode 12 hingga 18

Senin 12-Jan-2026 20:06 WIB

PERISTIWA 2 Hari Longsor di Tempur Jepara, 3.522 Orang Masih Terisolasi

Sebanyak 3.522 jiwa atau 1.445 KK masih terisolasi setelah dua hari dilanda bencana tanah longsor yang memutus akses jalan menuju Tempur, Jepara

Minggu 11-Jan-2026 20:22 WIB

PERISTIWA 1.724 Jiwa Terdampak Banjir Galing, BPBD Sambas Minta Waspada Banjir Kiriman dari Suti Semarang

Kondisi banjir yang melanda dua desa di Kecamatan Galing sudah surut namun masyarakat tetap diimbau untuk waspada

Jumat 09-Jan-2026 20:04 WIB

PEMERINTAHAN Kemenkop Dorong Koperasi yang Terdampak Bencana di Sumatra Aktif Kembali

Kemenkop juga menyiapkan program pendampingan keterampilan bagi masyarakat khususnya anggota koperasi yang sebelumnya memiliki kegiatan usaha produktif.

Kamis 08-Jan-2026 01:21 WIB

PERISTIWA IMABI Suarakan Penetapan Bencana Nasional, Salurkan Bantuan Donasi untuk Masyarakat Terdampak Banjir

IMABI bersama mahasiswa se-Sumatra menyalurkan bantuan logistik dan kebutuhan pokok bagi korban banjir dan longsor.

Selasa 06-Jan-2026 20:11 WIB

Tulis Komentar