TREND

Harga Gabah Terus Naik, Petani hanya Untung Sekadarnya

Rabu 06-Aug-2025 21:04 WIB 457

Foto : mediaindonesia

Brominemedia.com – HARGA gabah kembali mengalami kenaikan. Namun petani tidak mendapatkan keuntungan yang banyak akibat organisme pengganggu tanaman (OPT) yang mengganggu tanaman padi.

Ketua Kelompok Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Indramayu, Sutatang, menjelaskan bahwa saat ini harga gabah sudah mengalami kenaikan. Jika pekan lalu harga gabah kering panen (GKP) mencapai Rp7 ribu hingga Rp7.500 per kilogram, saat ini harganya sudah mencapai Rp8 ribu dan gabah kering giling (GKG) Rp8.500 per kilogram.

“Naik terus. Mungkin karena panen tidak serentak atau belum panen raya,” tuturnya, Rabu (6/8).  

Dia menjelaskan areal yang sudah panen di Kabupaten Indramayu ada di Kecamatan Gantar dan Haurgeulis seluas lebih kurang 7 ribu hektare. Harga gabah saat itu berkisar Rp7 ribu hingga Rp 7.500 per kilogram.

Kini, areal yang baru panen ada di Kecamatan Kroya dan Pasekan. Puncak panen raya di Kabupaten Indramayu diperkirakan Oktober atau November mendatang.

Menurut Tatang, harga gabah saat ini cukup tinggi. “Petani memang untung, tapi tidak untung banyak,” lanjutnya.

Penyebabnya karena massifnya serangan OPT tikus yang membuat produktivitas berkurang. Jika biasanya dalam satu hektare bisa menghasilkan 7 ton GKP, tapi akibat serangan OPT produktivitas gabah hanya 6-6,5  ton GKP.

Tidak hanya tikus, petani pun diwarnai kekhawatiran tanaman padi yang kekeringan. Penyebabnya karena mundurnya musim panen akibat mundurnya musim tanam.

Biasanya panen  gadu (kemarau) di Indramayu sudah selesai September, tapi sekarang mundur akibat masih adanya perbaikan saluran irigasi yang membuat aliran air tersendat masuk ke sawah.

“Biasanya di musim gadu ini petani akan  melakukan apa pun untuk menyelamatkan tanaman padi termasuk penggunaan pompa air. Hingga akhirnya biaya produksi pun meningkat,” tutur Sutatang.

Ini yang membuat sekali pun harga gabah tinggi namun petani hanya mendapatkan sekadar untung, bukan untung besar.

Share:

Konten Terkait

KESEHATAN Pemprov Jakarta Klaim Belum Temukan Warga Terkena Superflu

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta mengeklaim belum menemukan adanya kasus Superflu di ibu kota. Meski begitu, warga Jakarta tetap diminta waspada terkait penyebaran penyakit yang disebabkan virus Influenza...

Minggu 04-Jan-2026 20:17 WIB

OTOMOTIF Muncul Percikan Api di Stasiun Bogor dari Kabel Listrik di Atap Kanopi Jalur VIII

Percikan api dari kabel instalasi listrik di atap Kanopi Jalur VIII Stasiun Bogor, Jawa Barat.

Minggu 04-Jan-2026 20:12 WIB

PERISTIWA Drama Istri Bandar Narkoba di Mandailing Natal, Pura-Pura Pingsan Saat Terciduk Bawa Sekarung Sabu Lalu Kabur

Wanita bernama Mila, istri dari seorang bandar narkoba nekat menyembunyikan narkoba jenis sabu di dalam karung sebelum akhirnya berpura-pura pingsan saat ditangkap petugas.

Minggu 04-Jan-2026 20:08 WIB

PEMERINTAHAN KY Rekomendasikan Sanksi Nonpalu untuk Hakim Perkara Tom Lembong

Komisi Yudisial merekomendasikan sanksi nonpalu bagi majelis hakim perkara Tom Lembong terkait pelanggaran kode etik.

Jumat 26-Dec-2025 20:17 WIB

TREND Petani Milenial Bersyukur Jadi Pemasok Sayur MBG

Sudah tiga tahun Aditya Dwi Saputra merintis pertanian hidroponik di kampungnya. Selama ini, hanya sekitar 7 hingga 8 kilogram selada yang diproduksinya dalam setiap kali panen. Namun sejak diminta menjadi pemasok sayuran ke dapur Makan Bergizi Gratis (MBG), omzetnya meningkat 100 persen.

Senin 22-Dec-2025 20:19 WIB

Tulis Komentar