Foto : jawapos
brominemedia.com
– Warga terdampak kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara yang
tergabung dalam Forum Komunikasi Tanah Merah Bersatu (FKTMB), menyebut bahwa
memang sudah seharusnya Depo Pertamina tersebut direlokasi. Hal itu sudah
semestinya menjadi evaluasi setelah kejadian bencana yang menewaskan belasan
orang dan puluhan orang luka-luka. “Kami pikir ini sudah sesuai dengan standar
international jika depo BBM berada di zona aman atau di pinggir laut,” ujar
Ketua FKTMB Mohamad Huda kepada JawaPos.com, Selasa (7/3).
Ia juga menambahkan,
pilihan untuk memindahkan Depo Pertamina Plumpang sudah menjadi opsi dari
Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin. Dengan begitu, kata Huda,
sudah selayaknya depo memang dipindahkan.
“Dan warga memang, Depo Plumpang sudah tidak layak berada di
tengah kota atau di tengah pemukiman padat penduduk,” tegasnya. Selain itu,
Huda menegaskan bahwa bukan hanya warga Tanah Merah yang hidup di sekitaran
Depo Pertamina Plumpang, tapi juga perumahan mewah Kelapa Gading, Jalan Tol,
dan Mall Of Indonesia (MOI). “Iya (kita dukung relokasi Depo Plumpang). Ini
aspirasi dari warga dan para korban,” tandasnya.
Gabung bisnis online tanpa modal di http://bit.ly/3HmpDWm
Sebelumnya, Pemerintah memutuskan akan melakukan pemindahan Depo Pertamina Plumpang ke lahan milik PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo usai terjadinya kebakaran di Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) milik PT Pertamina (Persero) tersebut. Komisaris Pelindo Jodi Mahardi mengatakan lokasi yang bisa digunakan untuk lokasi baru Depo Plumpang, yakni lahan seluas 32 hektare dengan dua wilayah di Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara. Bahkan kata dia, lahan tersebut sudah ditawarkan ke Pertamina oleh Pelindo sejak 2 tahun lalu. “Lahannya di Kalibaru. Itu sebetulnya sudah ditawarkan oleh Pelindo sejak dua tahun lalu,” kata Jodi kepada awak media di Kemenko Marves, Senin (6/3).
Konten Terkait
Hingga saat ini, beberapa wilayah sudah berhasil dinormalkan secara bertahap. Namun, tantangan di lapangan tidaklah mudah.
Senin 12-Jan-2026 20:06 WIB
Dalam kondisi darurat, formulir dan verifikasi sering terasa lebih berkuasa daripada rasa kemanusiaan.
Senin 12-Jan-2026 20:05 WIB
Kerusakan terjadi di seluruh bagian rumah warga, akibat hantaman air laut pasang Selasa (6/1/2026) pukul 19.00 Wita.
Kamis 08-Jan-2026 02:00 WIB
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta mengeklaim belum menemukan adanya kasus Superflu di ibu kota. Meski begitu, warga Jakarta tetap diminta waspada terkait penyebaran penyakit yang disebabkan virus Influenza...
Minggu 04-Jan-2026 20:17 WIB
Berikut Ini Dia Kumpulan Cara Cek Penerima Bansos PKH Desember 2025 Khusus untuk Warga Sumedang
Jumat 26-Dec-2025 20:17 WIB