PERISTIWA

Calo Migran Indonesia Marak Karena Minimnya Pengetahun Warga

Rabu 30-Jul-2025 21:11 WIB 299

Foto : tribunnews

Brominemedia.com – Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding menyebut banyaknya percaloan migran Indonesia ke luar negeri, karena kurangnya pengetahuan masyarakat

Demikian dikatakan Menteri Karding  usai memberikan materi di Kampus Nusadaya, Jalan Raden Imba Kusuma Ratu, Langkapura, Kecamatan Langkapura, Kota Bandar Lampung, Rabu (30/7/2025).

"Problem migran ini soal pengetahuan migran di masyarakat sangat terbatas. Sehingga mereka banyak menggunakan calo," ujarnya.

"Jadi saya sekarang muter ke segala tempat, forumnya besar kecil saya selalu menyampaikan migrasi secara aman," sambungnya.

"Karena mereka nggak punya skill, nggak punya dokumen yang lengkap, kontrak mereka lemah.  

Ada yang di kontrak ada yang tidak makanya mereka seperti diperjualbelikan. Jangan sampai berangkat secara ilegal," pesannya. 

Ia mengimbau migran yang mau ke luar negeri untuk meningkatkan skill.

"Pentingnya memiliki kemampuan berbahasa yang baik dan memberi informasi.

Karena banyak orang tidak tahu keuntungan apa yang diperoleh bekerja di luar negeri.

Kita bekerja di luar negeri ini tidak tinggal semua di sana, kita akan pulang," ujarnya.

"Kita jadi mendapatkan tambahan ilmu. tambahan skil tambahan jaringan teman kita bisa membantu negara," sambungnya.

Ia menyebut pihaknya akan menindaktegas pencaloan migran.

"Untuk para calo saya wanti-wanti kalau bisa saya tangkap. Dihukum seberat beratnya," ujarnya.

"Di kementerian kami sudah ada tim reaksi cepat perlindungan pencegahan terhadap migran ilegal dan TPPO.

Kita juga bekerjasama dengan polisi untuk kepentingan itu," ujarnya.

"Untuk di Lampung sendiri masih dicari. Saya minta kalau ada datanya," ujarnya.
"Masalah perlindungan migran ini tidak bisa jadi kewajiban kementerian sendiri, tapi melibatkan tokoh masyarakat juga kerjasama fengan polisi imigrasi TNI.

Salah satu caranya kami membentuk desa migran imigrasi," tandasnya. 

Share:

Konten Terkait

PEMERINTAHAN Dana Desa Diprediksi Menyusut, Pelayanan Publik dan Stunting Tetap Jadi Prioritas di Klaten

Camat Gantiwarno menyebut, program lain yang belum mendesak masih bisa disesuaikan melalui perubahan anggaran daerah.

Selasa 30-Dec-2025 20:12 WIB

PERISTIWA Pemprov Sumbar Akan Gunakan Anggaran dari Pemerintah Pusat untuk Perbaikan Infrastruktur dan Hunian

Pemerintah daerah bersama pemerintah pusat tengah menyiapkan hunian sementara dan hunian tetap

Senin 22-Dec-2025 20:20 WIB

RAGAM BREAKING NEWS Gubernur Sumbar Tetapkan UMP 2026 Rp3.182.955., Naik 6,3 Persen

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) resmi menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) Sumbar Tahun 2026

Senin 22-Dec-2025 20:14 WIB

PEMERINTAHAN Harbolnas 2025 Bidik Transaksi Rp35 Triliun

Harbolnas 2025 kembali digelar dengan target transaksi Rp35 triliun. Pemerintah mendorong produk lokal agar belanja daring semakin meningkat.

Jumat 12-Dec-2025 20:15 WIB

PEMERINTAHAN Gus Jazil Kritik Tajam Bahlil Lahadalia, Gegara Usul Koalisi Permanen saat Pemerintah Sibuk Urus Bencana

Ketua Fraksi PKB di DPR RI, Jazilul Fawaid atau Gus Jazil melontarkan...

Senin 08-Dec-2025 20:12 WIB

Tulis Komentar