Foto : tribunnews
Terkait temuan itu, Joko menyebut pihak kepolisian akan berkoordinasi dengan Polres Klaten untuk melakukan penyelidikan pemilik balon udara tersebut.
Sedangkan saat ini, barang bukti balon udara telah diamankan di kantor Polsek Klaten Utara.
"Nanti kami juga akan koordinasi dengan polres lain barangkali ada informasi terkait orang yang menerbangkan balon itu. Sementara belum ada data perkiraan balon udara diterbangkan dari daerah mana," ujarnya.
Menurut dia, penemuan balon udara jatuh di Kampung Jelak Lor itu bukanlah kali pertama terjadi di Kabupaten Klaten.
Sebab, beberapa hari lalu juga ditemukan balon udara liar jatuh di wilayah Desa Mayungan, Kecamatan Ngawen, dan Desa Gergunung, Kecamatan Klaten Utara, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.
"Yang ditemukan tadi, balon udaranya berbahan plastik dengan kain pembakar, kawat, dan kerangka lingkarang dari bambu, serta ada bau minyak tanah. Balon udara yang ditemukan itu lebih besar dari kemarin. Sebenarnya balon udara sangat berbahaya karena bisa menganggu penerbangan udara dan kalau meledak bisa membahayakan rumah warga," paparnya.
Konten Terkait
Camat Gantiwarno menyebut, program lain yang belum mendesak masih bisa disesuaikan melalui perubahan anggaran daerah.
Selasa 30-Dec-2025 20:12 WIB
Sejumlah musisi nasional dan lokal dijadwalkan tampil. Selain itu, influencer asal Klaten juga turut meramaikan panggung hiburan
Senin 29-Dec-2025 20:13 WIB
3.091 tenaga honorer dari berbagai OPD Pemkab Klaten yang kini resmi diangkat menjadi PPPK Paruh Waktu.
Rabu 24-Dec-2025 21:43 WIB
Hamenang mengingatkan para PPPK Paruh Waktu agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.
Selasa 23-Dec-2025 20:37 WIB
Sebanyak 108.867 keluarga penerima manfaat (KPM) di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, menerima bantuan pangan dari Kementerian Sosia
Selasa 16-Dec-2025 20:10 WIB