TREND

Asita DIY Sebut Lonjakan Wisman ke DIY Bulan Ini Belum Signifikan

Kamis 24-Jul-2025 19:37 WIB 350

Foto : harianjogja

Brominemedia.com – Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (Asita) DIY menyebut kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman) ke DIY pada Juli 2025 belum menunjukkan lonjakan yang signifikan.

Humas Asita DIY, Iwan Sulistyanto mengatakan dibandingkan periode yang sama tahun lalu terjadi penurunan. Meski penurunan ini bisa dirasakan, namun dia menyebut secara angka tidak bisa dipastikan karena tidak ada data resmi yang Asita DIY pegang.

Menurutnya berdasarkan pengamatan di lapangan dan komunikasi dengan rekan-rekan pelaku wisata, termasuk pemandu wisata, terlihat kunjungan Wisman belum seramai tahun lalu.

"Dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, terlihat adanya penurunan yang cukup terasa," ujarnya, Kamis (24/7/2025).

Ia menjelaskan ada beberapa faktor yang mempengaruhi kunjungan Wisman bulan ini, di antaranya ketidakpastian situasi global, termasuk kondisi ekonomi dan keamanan di beberapa negara, persaingan antar destinasi yang semakin ketat, penerbangan langsung yang masih terbatas dari beberapa negara pasar utama.

"Dan mungkin juga strategi promosi yang perlu disesuaikan kembali dengan karakteristik pasar inbound pasca pandemi," tuturnya.

Lebih lanjut dia mengatakan wisatawan yang masih cukup stabil berasal dari kawasan Asia Tenggara seperti Malaysia dan Singapura, Serta beberapa dari Eropa Barat seperti Belanda, Prancis, Italia, Spanyol dan Jerman. Akan tetapi secara volume belum pulih seperti masa sebelum pandemi.

Menurutnya jika melihat tren tahunan puncak kunjungan Wisman biasanya terjadi pada Agustus hingga awal September. Seiring dengan musim liburan di negara-negara Eropa dan beberapa bagian Asia.

"Kita berharap tren ini masih akan terjadi tahun ini, meskipun tetap harus dipantau dengan cermat," lanjutnya.

Reservasi Hotel Juli 2025

Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY mencatat reservasi hotel pada Juli 2025 di DIY rata-rata 65% dari target 70%. Ketua PHRI DIY, Deddy Pranowo Eryono mengatakan kunjungan Wisman sudah mulai ada peningkatan di kisaran 20%-25% khususnya dari Eropa.

"Turun dari tahun lalu karena ada perang Iran-Israel yang lalu dan ekonomi global tidak baik-baik saja," ujarnya.

Ia berharap Pemerintah Daerah (Pemda) DIY atau Event Organizer (EO) bisa menggelar event nasional dan internasional. Sebab beberapa bulan ke depan tidak ada hari libur atau libur panjang.

"Kami gencar promosi dengan table top, untuk bulan September kami ke Bekasi, selain itu melalui media sosial kami."

Konten Terkait

KESEHATAN Pemprov Jakarta Klaim Belum Temukan Warga Terkena Superflu

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta mengeklaim belum menemukan adanya kasus Superflu di ibu kota. Meski begitu, warga Jakarta tetap diminta waspada terkait penyebaran penyakit yang disebabkan virus Influenza...

Minggu 04-Jan-2026 20:17 WIB

OTOMOTIF Muncul Percikan Api di Stasiun Bogor dari Kabel Listrik di Atap Kanopi Jalur VIII

Percikan api dari kabel instalasi listrik di atap Kanopi Jalur VIII Stasiun Bogor, Jawa Barat.

Minggu 04-Jan-2026 20:12 WIB

PERISTIWA Drama Istri Bandar Narkoba di Mandailing Natal, Pura-Pura Pingsan Saat Terciduk Bawa Sekarung Sabu Lalu Kabur

Wanita bernama Mila, istri dari seorang bandar narkoba nekat menyembunyikan narkoba jenis sabu di dalam karung sebelum akhirnya berpura-pura pingsan saat ditangkap petugas.

Minggu 04-Jan-2026 20:08 WIB

PEMERINTAHAN KY Rekomendasikan Sanksi Nonpalu untuk Hakim Perkara Tom Lembong

Komisi Yudisial merekomendasikan sanksi nonpalu bagi majelis hakim perkara Tom Lembong terkait pelanggaran kode etik.

Jumat 26-Dec-2025 20:17 WIB

TREND Petani Milenial Bersyukur Jadi Pemasok Sayur MBG

Sudah tiga tahun Aditya Dwi Saputra merintis pertanian hidroponik di kampungnya. Selama ini, hanya sekitar 7 hingga 8 kilogram selada yang diproduksinya dalam setiap kali panen. Namun sejak diminta menjadi pemasok sayuran ke dapur Makan Bergizi Gratis (MBG), omzetnya meningkat 100 persen.

Senin 22-Dec-2025 20:19 WIB

Tulis Komentar