TREND

Analisa Pengamat Faktor Menang Shalahuddin-Felix vs Jimmy-Inriaty pada Pilkada Ulang Barito Utara

Minggu 01-Jun-2025 20:37 WIB 579

Foto : tribunnews

Brominemedia.com – Pilkada Barito Utara pasca putusan Mahkamah Konstitusi, diprediksi lebih dari sekadar pertarungan peserta dengan latar belakang birokrat dan politisi.

Pilkada Barito Utara pasca putusan MK akan diikuti dua pasangan calon, yakni Jimmy Carter-Inriaty Karawaheni yang mendaftar pertama, serta Shalahuddin-Felix Sonadie Y Tingan.

Jika hanya melihat calon Bupati Barito Utara saja, maka secara kasat mata yang terlihat adalah pertarungan politisi melawan birokrat. 

Jimmy Carter merupakan politisi Demokrat yang terpilih di DPRD Kalteng pada Pemlilu 2024 kemarin.

Sedangkan, Shalahuddin punya pengalaman birokrasi di lingkup Pemprov Kalteng.

Namun, pada Pilkada Barito Utara nanti, birokrat melawan politisi tidak bisa digeneralisir.

Pengamat politik sekaligus akademisi dari Univesitas Palangka Raya, Ricky Zulfauzan mengungkapkan, ada faktor lain yang bisa mempengaruhi hasil di Pilkada Barito Utara.

Menurut Ricky, para peserta Pilkada Barito Utara tidak sepenuhnya independen, mengingat kedua paslon diusung koalisi partai politik.

"Ada banyak kepentingan yang berkelindan di balik kedua pasangan peserta Pilkada Barito Utara," ujar Ricky, Minggu (1/6/2025).

Ricky juga menyoroti, dua calon Wakil Bupati yang punya latar belakang beragam.

Pasangan Jimmy Carter, Inriaty, merupakan mantan Kepala DLH Barito Utara.

Adapun, pasangan Shalahuddin, Felix, adalah pengusaha yang juga kader PDI Perjuangan.

Tak hanya itu, Ricky menyebut, figur-figur di balik layar pada Pilkada Barito Utara nanti, bisa menjadi satu di antara faktor yang menentukan kemenangan paslon.

Jika tidak ada politik uang, lanjut Ricky, selisih suara kembali ketat, sama seperti Pilkada Barito Utara 2024 atau sebelum putusan MK.

"Berbeda jika terjadi politik transaksional, maka selisih suara akan signifikan," jelasnya.

Diketahui sebelumnya, Pilkada Barito Utara ini dilaksanakan pasca putusan MK, yang mendiskualifikasi pasangan H Gogo Purman Jaya-Hendro Nakalelo dan Ahmad Gunadi-Sastra Jaya, karena praktik politik uang.

Ricky berharap, Pilkada Barito Utara pasca putusan MK nanti, benar-benar sukses dan tidak ada permasalahan lagi. Sehingga, melahirkan pemimpin yang berkualitas serta memberi manfaat untuk masyarakat.

Oleh karena itu, Ricky menekankan, masyarakat Barito Utara juga harus ikut mengawal jalannya Pilkada.

"Agar para oknum yang ingin melakukan pelanggaran takut untuk melanggar," tegasnya.

Konten Terkait

PEMERINTAHAN Diagnosis Keliru Polemik Pilkada via DPRD

Isu pengembalian pemilihan kepala daerah melalui DPRD kembali mengemuka dan menggelinding cepat.

Selasa 30-Dec-2025 20:16 WIB

PEMERINTAHAN Dana Desa Diprediksi Menyusut, Pelayanan Publik dan Stunting Tetap Jadi Prioritas di Klaten

Camat Gantiwarno menyebut, program lain yang belum mendesak masih bisa disesuaikan melalui perubahan anggaran daerah.

Selasa 30-Dec-2025 20:12 WIB

PERISTIWA Pemprov Sumbar Akan Gunakan Anggaran dari Pemerintah Pusat untuk Perbaikan Infrastruktur dan Hunian

Pemerintah daerah bersama pemerintah pusat tengah menyiapkan hunian sementara dan hunian tetap

Senin 22-Dec-2025 20:20 WIB

RAGAM BREAKING NEWS Gubernur Sumbar Tetapkan UMP 2026 Rp3.182.955., Naik 6,3 Persen

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) resmi menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) Sumbar Tahun 2026

Senin 22-Dec-2025 20:14 WIB

PEMERINTAHAN Harbolnas 2025 Bidik Transaksi Rp35 Triliun

Harbolnas 2025 kembali digelar dengan target transaksi Rp35 triliun. Pemerintah mendorong produk lokal agar belanja daring semakin meningkat.

Jumat 12-Dec-2025 20:15 WIB

Tulis Komentar