Bromine Media merupakan media online yang menyajikan ragam informasi dan berita di ranah lokal Wonogiri hingga nasional untuk masyarakat umum. Bromine Media bertempat di Brubuh, Ngadirojo Lor, Ngadirojo, Wonogiri, Jawa Tengah.

All Nasional Internasional

TREND

Viral Isu Siswa SMA Diminta Buka Celana Dalam Buktikan Haid, Pihak Sekolah Buka Suara

Kamis 22-Sep-2022 06:01 WIB

573

Viral Isu Siswa SMA Diminta Buka Celana Dalam Buktikan Haid, Pihak Sekolah Buka Suara

Foto : detik

brominemedia.com – Guru di sekolah negeri di Kabupaten Bogor dikabarkan melakukan pemeriksaan terhadap siswi yang sedang menstruasi. Para siswi disebut-sebut diminta membuka celana dalam untuk membuktikan sedang mengalami 'datang bulan'.

Pihak sekolah membantah telah melakukan pemeriksaan celana dalam tersebut. Namun, pihak sekolah mengakui adanya pemeriksaan dengan cara meraba-raba rok yang dipakai siswi SMA tersebut.

Juru Bicara SMA Negeri I Dramaga, Baitul Harahap, menjelaskan peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (16/9) lalu. Setiap Hari Jumat, SMAN 1 Dramaga memang rutin menggelar salat Duha berjemaah.

Namun, beberapa siswi tidak ikut salat berjemaah. Sehingga, guru bermaksud untuk mengetes kejujuran apakah siswi tersebut betul-betul menstruasi atau hanya alasannya saja.

"Terus ketahuan tuh yang tidak pakai mukena dan seterusnya. Sehingga oleh ibu gurunya mau ngetes kejujuran anak-anak," ujar Baitul saat dihubungi, Rabu (21/9).

Para siswi yang tidak salat kemudian dikumpulkan oleh guru perempuan di sebuah ruangan. Menurut Harahap, guru tersebut hanya menanyakan apakah siswi yang tidak ikut salat ini sedang menstruasi atau tidak.

"Jadi hanya menanyakan begitu aja, 'kamu datang bulan?'. Terus ada juga anak-anak ditanya ibu gurunya, 'kamu sudah selesai datang bulannya, cuma belum mandi wajib' juga dipisahkan lagi," tambahnya.

Harahap mengakui adanya pemeriksaan tersebut, tetapi tidak sampai meminta membuka celana dalam, seperti yang beredar di media sosial. Harahap mengatakan pihaknya 'hanya' meraba bagian rok belakang siswi dan itupun dilakukan oleh sesama murid perempuan.

"Ibu gurunya juga menyampaikan, 'mohon maaf ke kalian, apa kalian misalkan mau menerima seperti begini', istilahnya orang Sunda dicabak (dipegang) sedikit aja, 'oh memang ada pembalut', seperti itu. Jadi di belakang roknya itu kan, kalau dicabak ada pembalut, 'oh benar, sedang datang bulan'," jelas Harahap.

Harahap mengutarakan alasan guru perempuan melakukan pengecekan terhadap siswi haid. Pasalnya, belakangan banyak siswi yang mengaku sedang menstruasi dan tidak ikut peribadatan.

"Dari kesiswaan kan mereka mungkin punya data melihat anak-anak putri semakin bertambah (yang tidak ikut salat Duha) gitu. Oh iya mungkin siklusnya seperti itu, tapi kok ini tambah banyak," ujar Harahap.

Menurutnya, kejadian ini adalah yang pertama kalinya. Aksi tersebut terjadi secara spontan.

"Iya, (sebelumnya) belum ada (pemeriksaan), yang tadi saya bilang tadi (karena) spontan," katanya.

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Kabupaten Bogor turun tangan untuk menyelidiki viral siswi menstruasi diperiksa guru. KPAD Bogor mengaku kedatangannya ke rumah korban hingga melakukan pemeriksaan.

"KPAD sudah melakukan kunjungan untuk konfirmasi dan klarifikasi terkait pemberitaan yang beredar di media tentang adanya kasus dugaan pemeriksaan celana dalam siswi yang sedang haid. Mereka mengungkapkan berita yang sudah beredar tersebut tidak sesuai dengan yang terjadi sebenarnya," kata komisioner KPAD Kabupaten Bogor, Heni Rustiani, melalui keterangannya, Rabu (21/9).

Kejadian itu bermula saat kecurigaan guru muncul karena semakin sedikit siswi yang mengikuti salat Duha dengan alasan sedang haid. Kemudian guru mengumpulkan siswi tersebut di satu ruangan.

Dia mengatakan tidak benar bahwa pemeriksaan dilakukan dengan cara membuka celana dalam siswi. Pemeriksaan dilakukan dengan memegang bagian belakang siswi oleh sesama siswi untuk memastikan ada pembalut yang digunakan atau tidak.

"Guru meminta para siswi tersebut saling memeriksa temannya dengan hanya meraba bagian belakang para siswi itu untuk memastikan ada yang mengganjal berupa pembalut atau tidak. Yang dirasa ada pembalut langsung diminta masuk ke kelas. Dan itu tidak semua siswi, baru beberapa saja karena keburu bel masuk berbunyi," paparnya.

Berdasarkan hasil klarifikasi tersebut, KPAD Bogor menyatakan bahwa isu siswi diminta membuka celana dalam untuk membuktikan sedang haid adalah tidak benar.

"Jadi tidak benar adanya pemeriksaan celana dalam para siswi tersebut. Dan berita yang beredar justru bersumber dari siswa yang bahkan tidak termasuk siswi yang dikumpulkan," tambahnya.

Konten Terkait

PERISTIWA Ngeri Angkot Bogor Ugal-ugalan Tabrak Ojol malah Gaspol Lagi

Viral video memperlihatkan angkot melaju ugal-ugalan hingga menabrak driver ojol di Kota Bogor. Namun, bukannya berhenti, sopir angkot tersebut malah kabur.

Jumat 09-Jan-2026 20:02 WIB

Ngeri Angkot Bogor Ugal-ugalan Tabrak Ojol malah Gaspol Lagi
KRIMINAL Pegawai Rumah Sakit Beradegan Ranjang di Kamar Mayat, Videonya Viral Kembali, Bupati Turun Tangan

Kabar terbaru, pria dan wanita yang terekam kamera CCTV tersebut bakal menerima sanksi dari tempat mereka bekerja,

Selasa 06-Jan-2026 20:11 WIB

Pegawai Rumah Sakit Beradegan Ranjang di Kamar Mayat, Videonya Viral Kembali, Bupati Turun Tangan
HIBURAN 7 Cara Gampang Nonton Video Film Jepang Viral Tanpa VPN di Yandex Ru Browser Japan

Berikut ini cara gampang nonton film Jepang viral terjemahan bahasa Indonesia tanpa VPN di Yandex.

Selasa 06-Jan-2026 20:10 WIB

7 Cara Gampang Nonton Video Film Jepang Viral Tanpa VPN di Yandex Ru Browser Japan
OTOMOTIF Muncul Percikan Api di Stasiun Bogor dari Kabel Listrik di Atap Kanopi Jalur VIII

Percikan api dari kabel instalasi listrik di atap Kanopi Jalur VIII Stasiun Bogor, Jawa Barat.

Minggu 04-Jan-2026 20:12 WIB

Muncul Percikan Api di Stasiun Bogor dari Kabel Listrik di Atap Kanopi Jalur VIII
PERISTIWA Gelagat Sopir Angkot di Cileungsi Bogor Panik dapat Penumpang Seorang Kapolsek, Ketahuan Pakai Sabu

Seorang sopir angkot di Cileungsi, Kabupaten Bogor ketahuan Polisi menggunakan narkoba jenis sabu setelah gelagatnya dicurigai saat sedang

Kamis 01-Jan-2026 20:23 WIB

Gelagat Sopir Angkot di Cileungsi Bogor Panik dapat Penumpang Seorang Kapolsek, Ketahuan Pakai Sabu

Tulis Komentar