Senin 03-Jul-2023 07:30 WIB
703
Foto : detik
Dalih Ortu Kesal Anak Sulit Diajak Bicara
Kemudian diketahui moif ibu kandung berinisial AZ dan ayah tiri berinisial D. Para pelaku melakukan penganiayaan lantaran kesal sang anak lambat dalam hal berbicara.
"Motifnya orang tua kesal, karena anak sulit diajak belajar bicara. Info yang kita dapat diajak belajar bicara sulit, karena menangis timbul lah kekerasan terhadap korban," kata Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Aldo Primananda Putra saat dihubungi, Minggu (2/7).
Aldo mengatakan korban sendiri baru diasuh oleh kedua pelaku selama 3 bulan. Sebelumnya korban diasuh oleh ayah kandungnya.
"Awalnya korban diasuh oleh bapak kandungnya. Baru 3 bulanan ini diasuh oleh ibu kandung dan bapak tirinya," ujar Aldo.
Terpisah, Kasi Humas Polres Tangerang Selatan Ipda Galih mengatakan pelaku mengaku kesal lantaran korban susah saat diminta untuk makan. Alhasil, keduanya dengan tega menganiaya korban hingga akhirnya tewas usai dirawat di rumah sakit.
"Berdasarkan pengakuan kedua tersangka bahwa kejadian kekerasan terhadap anak dilakukan oleh ke dua tersangka karena korban tidak mau nurut terhadap tersangka dalam bentuk ketika diminta makan, serta belum bisa berbicara, yang membuat tersangka emosi dan kesal," jelasnya.
Konten Terkait
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta mengeklaim belum menemukan adanya kasus Superflu di ibu kota. Meski begitu, warga Jakarta tetap diminta waspada terkait penyebaran penyakit yang disebabkan virus Influenza...
Minggu 04-Jan-2026 20:17 WIB
Percikan api dari kabel instalasi listrik di atap Kanopi Jalur VIII Stasiun Bogor, Jawa Barat.
Minggu 04-Jan-2026 20:12 WIB
Adapun sasaran patroli meliputi berbagai potensi gangguan kamtibmas, antara lain aktivitas geng motor dan balap liar, tawuran remaja
Minggu 28-Dec-2025 20:06 WIB
Komisi Yudisial merekomendasikan sanksi nonpalu bagi majelis hakim perkara Tom Lembong terkait pelanggaran kode etik.
Jumat 26-Dec-2025 20:17 WIB
Sudah tiga tahun Aditya Dwi Saputra merintis pertanian hidroponik di kampungnya. Selama ini, hanya sekitar 7 hingga 8 kilogram selada yang diproduksinya dalam setiap kali panen. Namun sejak diminta menjadi pemasok sayuran ke dapur Makan Bergizi Gratis (MBG), omzetnya meningkat 100 persen.
Senin 22-Dec-2025 20:19 WIB




