Minggu 19-Oct-2025 20:53 WIB
Foto : tribunnews
Brominemedia.com - Pemerintah Kota Makassar menetapkan jadwal pelaksanaan pemilihan Ketua Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) secara serentak pada November 2025 mendatang.
Menurut Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, proses demokrasi tingkat lingkungan ini akan digelar tepat setelah perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-418 Kota Makassar yang jatuh pada tanggal 9 November.
Ia menyampaikan tahapan pelaksanaan pemilihan masih dalam proses penyusunan dan akan segera diumumkan secara resmi.
“Mungkin setelah ulang tahun kota (pemilihan Ketua RT/RW),” ujar Munafri usai menghadiri agenda resmi Pemkot, Minggu (19/10/2025).
Kegiatan ini akan melibatkan 15 kecamatan dan 153 kelurahan yang tersebar di seluruh wilayah administratif Kota Makassar.
Untuk mengatur pelaksanaan, Pemkot melalui Bagian Pemberdayaan Masyarakat (BPM) tengah memfinalisasi petunjuk teknis dan pelaksanaan (juknis/juklak) terkait proses pemilihan.
Kepala BPM Makassar, Andi Anshar, menjelaskan pihaknya tengah menyiapkan sosialisasi Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 19 Tahun 2025 yang mengatur tata cara pemilihan Ketua RT dan RW.
“Sosialisasi perwali akan dilaksanakan pekan depan. Nantinya juga akan dibentuk panitia pemilihan di tingkat kelurahan dan tempat pemungutan suara (TPS),” ungkap Anshar.
Ia menambahkan, seluruh tahapan ditargetkan rampung paling lambat akhir Desember 2025. Dengan demikian, hasil pemilihan Ketua RT dan RW yang baru sudah bisa ditetapkan sebelum pergantian tahun.
Pemilihan RT/RW tahun ini akan mengadopsi sistem pemilihan umum (pemilu) seperti pada pemilihan kepala daerah atau legislatif.
Masyarakat akan terlibat aktif dalam setiap proses demokrasi, mulai dari pencalonan, kampanye, hingga pemungutan dan perhitungan suara.
“Mekanisme pemilihan akan sama seperti pemilu lainnya. Masyarakat berpartisipasi langsung dengan sistem satu kepala keluarga (KK) satu suara,” kata Anshar.
Ketua RT akan dipilih langsung oleh warga, sementara Ketua RW akan dipilih oleh para Ketua RT terpilih di masing-masing wilayah.
Secara teknis, pemilihan akan difasilitasi dengan pendirian TPS, penyediaan surat suara, daftar pemilih, kotak suara, serta perlengkapan administratif lainnya.
BPM juga akan bekerja sama dengan perangkat kecamatan dan kelurahan untuk menjamin kelancaran pelaksanaan di lapangan.
Pemilihan RT dan RW ini dianggap sebagai bentuk penguatan demokrasi partisipatif di tingkat akar rumput.
RT/RW sebagai ujung tombak pemerintahan paling dekat dengan masyarakat memiliki peran vital dalam mendata warga, menyalurkan bantuan sosial, serta menyerap aspirasi dan menyampaikan ke pemerintah kota.
Pemkot berharap, pelaksanaan pemilihan kali ini bisa menjadi momentum memperkuat solidaritas warga serta meningkatkan akuntabilitas dan transparansi pemimpin lingkungan.
Sebagai upaya menjaga integritas proses, BPM juga membuka ruang pengawasan oleh lembaga kemasyarakatan, tokoh masyarakat, serta organisasi kepemudaan. Selain itu, hasil dari pemilihan ini akan dievaluasi secara berkala untuk dijadikan dasar penyempurnaan mekanisme pemilihan periode selanjutnya.
Dengan dimulainya tahapan awal dalam waktu dekat, masyarakat diimbau untuk aktif mengikuti perkembangan informasi dari pihak kelurahan dan kecamatan, serta ikut berpartisipasi dalam proses demokrasi lokal ini.
“Harapan kami, semua proses berjalan tertib, jujur, dan demokratis. Ketua RT dan RW terpilih adalah representasi warga yang siap melayani dan membawa perubahan positif di lingkungannya,” tutup Anshar.
HUT ke-418 Bukan Sekadar Pesta
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-418 Kota Makassar tahun ini harus berbeda.
Ia ingin perayaan tidak sekadar seremonial dan panggung megah, melainkan menjadi momentum nyata menunjukkan empati dan keberpihakan kepada masyarakat.
Hal itu ia sampaikan saat memimpin Rapat Koordinasi persiapan HUT di Ruang Sipakalebbi, Balai Kota Makassar, Jumat (17/10/2025).
Mengusung tema “Merajut Harmoni, Membangun Kebersamaan”, Munafri menekankan agar seluruh rangkaian kegiatan HUT memberi manfaat langsung ke warga.
“Ulang tahun kota bukan ajang pesta mewah. Harus jadi hadiah untuk rakyat. Misalnya pengobatan gratis, beasiswa, bantuan rumah, bukan sekadar panggung mahal,” tegasnya.
Ia secara terbuka mengkritik pola lama perayaan yang boros anggaran di sisi event, tapi minim dampak ke masyarakat.
“Jangan ada lagi acara dengan anggaran Rp500 juta, tapi Rp300 juta habis di panggung, Rp100 juta untuk EO, masyarakat cuma kebagian Rp25 juta. Itu tidak boleh terulang,” tegasnya.
Munafri juga memastikan Lapangan Karebosi akan jadi lokasi utama perayaan karena lebih mudah diakses masyarakat dan minim potensi kemacetan.
“Kita ingin masyarakat nyaman, tak perlu bermacet-macetan ke acara. Karebosi itu tengah kota, semua bisa datang,” jelasnya.
Wali Kota meminta seluruh perangkat daerah, camat, dan SKPD kompak dan tidak berjalan sendiri-sendiri.
Seluruh kegiatan HUT harus disatukan dalam satu konsep besar yang kolaboratif.
“Jangan ada ego sektoral. Kalau ada fasilitas di SKPD lain yang bisa dipakai bersama, ya pinjamkan. Ini bukan acara pribadi, ini hajatan kota,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan agar penggunaan anggaran HUT mendorong perputaran ekonomi lokal. Belanja kegiatan sebisa mungkin diarahkan ke pelaku usaha di Makassar.
Selain program sosial, Pemkot juga akan memberikan penghargaan kepada warga atau tokoh yang berkontribusi besar untuk Makassar di berbagai bidang.
Ini dinilai penting untuk menumbuhkan rasa kepemilikan terhadap kota.
Munafri juga menekankan agar kelompok difabel tidak dilupakan dalam perayaan, dan meminta panitia melibatkan mereka secara aktif.
Anak-anak berprestasi di bidang pendidikan pun akan diberi ruang khusus dalam acara.
“Cari anak-anak yang punya prestasi, libatkan difabel. Ini bagian dari wajah inklusif kota kita,” katanya.
Munafri menekankan pentingnya aksi nyata. Ia tak ingin perayaan hanya ramai di pembicaraan, tapi lemah di pelaksanaan.
“Kita tidak butuh konsep yang rumit. Yang kita butuh adalah kerja nyata. Duduk bersama, siapkan teknis, eksekusi dengan cepat,” pungkasnya.
Konten Terkait