Bromine Media merupakan media online yang menyajikan ragam informasi dan berita di ranah lokal Wonogiri hingga nasional untuk masyarakat umum. Bromine Media bertempat di Brubuh, Ngadirojo Lor, Ngadirojo, Wonogiri, Jawa Tengah.

All Nasional Internasional

KRIMINAL

Orang Tua Korban Pelecehan Kapolres Ngada Syok, Baru Tahu Anak Dilecehkan dari Polisi​

Minggu 16-Mar-2025 21:55 WIB

539

Orang Tua Korban Pelecehan Kapolres Ngada Syok, Baru Tahu Anak Dilecehkan dari Polisi​

Foto : wartakota

Brominemedia.com – Orang tua dari anak korban pelecehan seksual mantan Kapolres Ngada AKBP Fajar Widyadharma Lukman syok saat mengetahui anaknya dijual untuk dilecehkan. 

Terlebih pihak yang menjual korban merupakan orang terdekat di keluarga tersebut. 

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) NTT, Veronika Ata mengatakan bahwa orang tua korban pelecehan AKBP Fajar Widyadharma baru mengetahui aksi pelecehan tersebut setelah rumahnya disambangi Polisi dari Polda Nusa Tenggara Timur (NTT).

Saat mengetahui informasi tersebut, orang tua korban syok dan sangat terpukul dengan kenyataan anaknya menjadi korban pelecehan oknum polisi.

"Orang tuanya (korban) sangat terpukul, marah, dan sebenarnya mereka sangat kecewa dengan situasi yang terjadi saat ini," kata Veronika seperti dimuat Tribunnews.com

Orang tua korban juga tidak menyangka bahwa perantara yang menghubungkan korban dengan tersangka adalah orang yang dikenal baik oleh mereka.

"Ibunya sendiri sangat mengecam atas situasi ini, apalagi anaknya masih sangat kecil dan yang menjadi perantara itu juga adalah orang yang dikenal sangat baik, bahkan tinggal di situ," katanya. 

Veronika mengatakan, keluarga korban meminta, agar tersangka dihukum berat. 

"Mereka sangat marah, mereka menuntut untuk hukuman yang seberat-beratnya, hukuman harus maksimal, bahkan harus hukuman seumur hidup atau hukuman mati, mereka berharap seperti itu," tegasnya. 

AKBP Fajar diketahui telah mencabuli empat orang korban, tiga di antaranya adalah anak di bawah umur.

Adapun satu korban yang berusia enam tahun dibawa oleh seorang perempuan inisial F ke kamar hotel yang telah dipesan AKBP Fajar. 

AKBP Fajar menyerahkan uang Rp3 juta kepada F agar bisa mendapatkan anak belia tersebut. 

Saat ini F pun telah ditahan kepolisian atas tindak pidana perdagangan orang.

Veronika mengatakan bahwa modus F adalah dengan mengajak korban bermain. 

F meminta izin langsung kepada orang tua korban untuk mengajak korban. 

"Kalau menurut keluarga korban, awalnya terjadi seperti apa itu tidak tahu sama sekali karena ketahuan ketika mereka didatangi oleh teman-teman dari Polda NTT untuk menginformasikan."

"Dan menurut mamanya setelah kejadian itu baru dia tahu bahwa selama ini si F yang jadi perantara, dia datang ke rumahnya dan kemudian setelah datang dia minta izin secara baik dengan mama dan bapaknya si anak itu," jelas Veronika. 

Alih-alih diajak bermain, korban justru diajak untuk bertemu AKBP Fajar. 

"Mau jalan-jalan, mau pergi untuk bermain, nah diluar dugaan sama sekali bahwa ternyata dia mengajak untuk pergi untuk makan dan bertemu si pelaku," kata Veronika. 

Sebelumnya Publik dihebohkan dengan penangkapan Kapolres Ngada AKBP Fajar Widyadharma Lukman Sumaatmadja.

Pasalnya Fajar Widyadharma ditangkap lantaran terlibat kasus pencabulan anak. Mirisnya lagi, salah satu korban pencabulan Fajar Widyadharma masih berusia 6 tahun. 

Video para korban pencabulan pun disebut dijual di Australia hingga menyebar di negara kanguru tersebut. 

Saat ini Fajar Widyadharma telah ditahan oleh Div Propam Mabes Polri sejak Kamis (20/2/2025).

Konten Terkait

KESEHATAN Pemprov Jakarta Klaim Belum Temukan Warga Terkena Superflu

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta mengeklaim belum menemukan adanya kasus Superflu di ibu kota. Meski begitu, warga Jakarta tetap diminta waspada terkait penyebaran penyakit yang disebabkan virus Influenza...

Minggu 04-Jan-2026 20:17 WIB

Pemprov Jakarta Klaim Belum Temukan Warga Terkena Superflu
OTOMOTIF Muncul Percikan Api di Stasiun Bogor dari Kabel Listrik di Atap Kanopi Jalur VIII

Percikan api dari kabel instalasi listrik di atap Kanopi Jalur VIII Stasiun Bogor, Jawa Barat.

Minggu 04-Jan-2026 20:12 WIB

Muncul Percikan Api di Stasiun Bogor dari Kabel Listrik di Atap Kanopi Jalur VIII
PERISTIWA Satpam Sujud Syukur Diangkat Jadi PPPK Paruh Waktu usai 34 Tahun Mengabdi, Dapat Hadiah Umrah Gratis

Munahir, seorang satpam di NTB sujud syukur diangkat jadi PPPK paruh waktu setelah 34 tahun mengabdi.

Jumat 02-Jan-2026 20:09 WIB

Satpam Sujud Syukur Diangkat Jadi PPPK Paruh Waktu usai 34 Tahun Mengabdi, Dapat Hadiah Umrah Gratis
PEMERINTAHAN Tekan Angka Kriminalitas, Tim Gabungan Polres Sibolga dan BKO Sat Brimob Polda Sumut Gelar Patroli

Adapun sasaran patroli meliputi berbagai potensi gangguan kamtibmas, antara lain aktivitas geng motor dan balap liar, tawuran remaja

Minggu 28-Dec-2025 20:06 WIB

Tekan Angka Kriminalitas, Tim Gabungan Polres Sibolga dan BKO Sat Brimob Polda Sumut Gelar Patroli
PEMERINTAHAN KY Rekomendasikan Sanksi Nonpalu untuk Hakim Perkara Tom Lembong

Komisi Yudisial merekomendasikan sanksi nonpalu bagi majelis hakim perkara Tom Lembong terkait pelanggaran kode etik.

Jumat 26-Dec-2025 20:17 WIB

KY Rekomendasikan Sanksi Nonpalu untuk Hakim Perkara Tom Lembong

Tulis Komentar