Sabtu 25-Feb-2023 02:07 WIB
300
Foto : republikain
brominemedia.com - Dua partai dari Koalisi Indonesia
Bersatu, PAN dan Golkar merespon sindirian Wasekjen DPP Partai Demokrat, Jansen
Sitindaon yang mengatakan kasihan terhadap koalisi lain karena belum memiliki
nama calon presiden (capres). Wakil Ketua Umum DPP PAN, Yandri Susanto meminta
partai lain untuk tidak kasihan dengan KIB.
Menurut dia, meskipun Koalisi Perubahan sudah memiliki
capres, namun faktanya nasibnya belum jelas hingga kini. Karena itu, Yandri
meminta Jansen untuk mengurus dapur masing-masing saja.
"Semua punya strategi, dan koalisi sampai sekarang pun
belum ada koalisi yang didaftarkan ke KPU, belum ada hitam di atas putih.
Menurut saya masih biasa saja, masih bunga-bunga demokrasi aja sekarang, masih
hingar-bingar, belum tahu ujungnya, siapa sama siapa, gitu kan? Jadi enggak
usah kasihan-kasihan," kata Yandri saat dihubungi wartawan di Jakarta,
Jumat (24/2/2023).
Manfaatin gadgetmu untuk dapetin penghasilan tambahan. Cuma modal sosial media sudah bisa cuan!
Gabung bisnis online tanpa modal di http://bit.ly/3HmpDWm
Menurut Yandri, semua koalisi menyambut Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 belum ada yang jelas, termasuk Koalisi Perubahan yang terdiri Demokrat, PKS, dan Nasdem. "Kalau jelas itu kalau sudah daftar ke KPU. Capres siapa, cawapresnya siapa, cukup enggak 20 persen yang ngusung, baru lengkap dan aman. Sekarang masih geger-geger demokrasi saja," kata wakil ketua MPR tersebut.
Yandri pun menghimbau kepada semua partai politik agar menahan diri dan menjaga suasana adem dan damai menjelang 2024. Dia mengajak semua pihak dapat menciptakan situasi kondusif dan demokrasi riang gembira.
"Yang pasti koalisi sekarang itu belum ada yang permanen, segala kemungkinan masih bisa terjadi, siapa bersatu dengan siapa, oleh karena itu situasi kondusif dan komunikasi antaranak bangsa itu tetap harus kita jaga. Kita buat demokrasi itu kegembiraan bukan sebuah ancaman, bagi PAN kita berterima kasih kalau ada anak bangsa yang mau menjadi capres atau cawapres dari partai mana pun," ujarnya.
Ketua DPP Partai Golkar, Dave Laksono menambahkan, KIB tidak akan terburu-buru dalam mengumumkan nama capres. Meskipun Golkar sudah memiliki nama Airlangga, namun pihaknya menegaskan akan mengikuti era Presiden Jokowi yang mengumumkan pada waktu yang tepat.
"Pada pilpres 2014, Presiden Jokowi itu baru menyatakan maju hanya selang beberapa hari sebelum mendaftarkan. Jadi semua akan indah pada waktunya," ujar Dave.
Anggota Komisi I DPR tersebut mengatakan, masih banyak waktu yang dimiliki oleh semua kandidat untuk melakukan sosialisasi. "Ya semua akan pas, dan masih banyak waktu untuk melakukan sosialisasi menuju kemenangan," ucap Dave.
Konten Terkait
Kepala Badan Riset dan Inovasi Strategis (BRAINS) DPP Partai Demokrat, Ahmad Khoirul Umam menyatakan dampak dari fitnah yang dilakukan empat akun media sosial terhadap Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sangat luas.Hal itu diutarakan Umam dalam acara Head to Head With Elvira berjudul Dituding Dalang Kasus Ijazah Jokowi, Demokrat Lapor Polisi dikutip dari kanal YouTube CNN, Rabu malam, 7 Januari 2026.Hubungan Pak Jokowi dengan Pak SBY sangat baik, sangat menghormati, saling support.. Baca selengkapnya di https://rmol.id/politik/read/2026/01/08/693068/demokrat-hubungan-jokowi-dengan-sby-sangat-baik
Kamis 08-Jan-2026 02:22 WIB
Kerusakan terjadi di seluruh bagian rumah warga, akibat hantaman air laut pasang Selasa (6/1/2026) pukul 19.00 Wita.
Kamis 08-Jan-2026 02:00 WIB
LS VINUS menilai wacana pemindahan kewenangan Pilkada ke DPRD sebagai bentuk perampasan kedaulatan rakyat.
Kamis 01-Jan-2026 20:23 WIB
Ketua Fraksi PKB di DPR RI, Jazilul Fawaid atau Gus Jazil melontarkan...
Senin 08-Dec-2025 20:12 WIB
Kebakaran melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah di Desa Heuleut, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Majalengka, Ahad (19/10/2025). Kebakaran cepat meluas akibat tiupan angin kencang.Kabid Pemadam Kebakaran Majalengka.
Minggu 19-Oct-2025 20:54 WIB




