Bromine Media merupakan media online yang menyajikan ragam informasi dan berita di ranah lokal Wonogiri hingga nasional untuk masyarakat umum. Bromine Media bertempat di Brubuh, Ngadirojo Lor, Ngadirojo, Wonogiri, Jawa Tengah.

All Nasional Internasional

KRIMINAL

Jadi DPO, Oknum ASN Ini Diburu Polisi

Kamis 15-Sep-2022 13:44 WIB

420

Jadi DPO, Oknum ASN Ini Diburu Polisi

Foto : jpnn

brominemedia.com – Seorang oknum aparatur sipil negara (ASN) berinisial RY (40) tengah diburu aparat Polresta Mataram, Polda Nusa Tenggara Barat. 

Oknum ASN itu masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) polisi lantaran diduga telah menjadi penadah barang hasil curian. 

Kepala Satreskrim Polresta Mataram Komisaris Polisi Kadek Adi Budi Astawa membenarkan perihal adanya ASN berinisial RY yang kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) kepolisian tersebut.

"Iya, yang bersangkutan (RY) masih kami buru. Dia (RY) ini perannya sebagai penadah barang hasil curian," kata Kadek Adi di Mataram, Kamis (15/9). 

Peran RY terungkap setelah Tim Puma Polresta Mataram menangkap seorang remaja berinisial AU (17) yang diduga terlibat dalam jaringan jambret. 

Remaja yang berasal dari Karang Pule, Kota Mataram, itu ditangkap pada Jumat malam (9/9), di rumahnya.

Sekarang Tim Puma menangkap AU berdasarkan hasil tindak lanjut laporan korban jambret asal Gerung, Kabupaten Lombok Barat.

Aksi penjambretan itu terjadi di Jalan Swasembada, Kota Mataram, pertengahan Maret lalu. Ketika itu, korban sedang berada di pinggir jalan, tepat di depan rumah temannya.

"Posisi korban ini sedang menelepon di pinggir jalan depan rumah temannya. Di situ aksi jambret terjadi, handphone korban jadi sasaran," ungkap dia.

Kadek Adi mengatakan bahwa AU telah mengakui dirinya yang melakukan aksi jambret handphone di Jalan Swasembada.

 Menurut dia, pelaku juga mengaku sudah delapan kali melakukan aksi jambret.

“Dua kali di wilayah Tanjung Karang, lima kali di wilayah Kekalik, dan sekali di wilayah Pagutan. Kota Mataram semua," ujarnya.

Kepada polisi, AU pun mengatakan dirinya tidak sendiri dalam melancarkan aksi kejahatan tersebut.

Melainkan, turut secara bergantian bersama dua rekannya yang kini dipastikan Kadek Adi sudah masuk dalam DPO kepolisian.

"Jadi, yang diburu dalam kasus ini bukan hanya RY, tetapi dua rekan AU yang ikut dalam aksi jambret. Inisialnya LEM dan RS, asal dari Mataram juga," kata Kadek Adi.

Sebelum memasukkan pelaku ke DPO kepolisian, Kadek Adi memastikan bahwa pihaknya sudah menelusuri keberadaan dari tiga orang yang terlibat dalam jaringan jambret di Kota Mataram tersebut.

"Yang jelas, identitas tiga DPO ini sudah kami dapatkan dan sekarang masih dalam pencarian," pungkas Kompol Kadek Adi Budi Astawa. 

Share:

Konten Terkait

PERISTIWA Terseret dalam Kasus Evia, Oknum Dosen DM Resmi Dinonaktifkan, Terancam Dipecat dari ASN

Unima mengambil langkah tegas terhadap oknum dosen berinisial DAM yang diduga terlibat dalam kasus kekerasan seksual.

Selasa 13-Jan-2026 19:06 WIB

Terseret dalam Kasus Evia, Oknum Dosen DM Resmi Dinonaktifkan, Terancam Dipecat dari ASN
PEMERINTAHAN Biaya UKT di PEM Akamigas Cepu 2026: Rincian per Semester dan Fasilitasnya

Biaya UKT PEM Akamigas Cepu 2026per semester bervariasi tergantung program studi dan pilihan boarding atau non-boarding.

Minggu 11-Jan-2026 20:23 WIB

Biaya UKT di PEM Akamigas Cepu 2026: Rincian per Semester dan Fasilitasnya
PERISTIWA Kondisi Drop, Polisi Hentikan Sementara Pemeriksaan Richard Lee

Dokter Richard Lee menghentikan pemeriksaan setelah 8 jam karena kurang enak badan. Kasusnya terkait pelanggaran UU Kesehatan dan Perlindungan Konsumen.

Kamis 08-Jan-2026 01:15 WIB

Kondisi Drop, Polisi Hentikan Sementara Pemeriksaan Richard Lee
PEMERINTAHAN Wali Kota Lantik 71 Penjabat di Lingkungan Pemkot Singkawang, Tegaskan Optimal Layani Masyarakat

Tjhai Chui Mie, secara langsung melantik 71 penjabat administrator, pengawas, fungsional di Lingkungan Pemerintah Kota Singkawang

Kamis 01-Jan-2026 20:23 WIB

Wali Kota Lantik 71 Penjabat di Lingkungan Pemkot Singkawang, Tegaskan Optimal Layani Masyarakat
PEMERINTAHAN Tiga Ribuan PPPK Paruh Waktu Terima SK, Resmi Jadi ASN Pemkab Klaten

3.091 tenaga honorer dari berbagai OPD Pemkab Klaten yang kini resmi diangkat menjadi PPPK Paruh Waktu.

Rabu 24-Dec-2025 21:43 WIB

Tiga Ribuan PPPK Paruh Waktu Terima SK, Resmi Jadi ASN Pemkab Klaten

Tulis Komentar